RNI Cetak Laba Rp 68 M
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

RNI Cetak Laba Rp 68 M

Selasa, 3 November 2020 | 16:49 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI mencatatkan laba bersih Rp 68 miliar pada penutupan kuartal III 2020 atau meningkat dibanding pencapaian tahun lalu di periode yang sama dengan rugi sebesar Rp 73 miliar.

Direktur Keuangan RNI Pramusti Indrascaryo mengatakan, pencatatan laba ini ditopang oleh penjualan yang berasal dari sejumlah lini usaha, di mana kontribusi terbesar berasal dari lini farmasi dan alat kesehatan sebesar 43%, disusul agro industri gula sebesar 39%, perdagangan umum sebesar 16% dan perkebunan sebesar 3%.

Dia mengatakan, kinerja positif ini tidak terlepas dari sejumlah strategi yang dijalankan, di antaranya penerapan cost leadership, diferensiasi produk, serta pemberdayaan SDM. Sampai dengan September 2020, tercatat perseroan berhasil menekan biaya usaha hingga sebesar 18% di bawah anggaran dan di bawah realisasi tahun lalu.

“Pengendalian biaya menjadi strategi yang tepat di tengah kondisi pandemi saat ini. Di kuartal ke IV, otomatisasi dan penjualan akan terus ditingkatkan guna mendorong efisiensi biaya,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa (3/11/2020).

Strategi lainnya adalah penerapan diferensiasi produk. Menurut Pramusti, perseroan saat ini tengah gencar meningkatkan nilai tambah produk dengan menyasar pasar ritel melalui pengembangan produk baru dan rebranding produk exisiting. “Dengan penerapan strategi yang tepat, diharapkan penjualan dari sektor ritel dapat terus tumbuh di kuartal ke IV,” ucap Pramusti.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Danone Indonesia Akan Terus Beroperasi

Danone Indonesia tidak memiliki keterkaitan terhadap pandangan politik suatu negara, termasuk Prancis dan hal-hal di luar bisnis perseroan.

EKONOMI | 3 November 2020

PGN Tambah Pelanggan Baru Sektor UMKM Komersial Dorong Ekonomi Daerah

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding gas berkomitmen menyalurkan gas bumi untuk mendorong geliat perekonomian di berbagai daerah

EKONOMI | 3 November 2020

Ikut Program Kartu Prakerja, 13% Pengangguran Dapat Pekerjaan

Saat disurvei pada Agustus hingga Oktober 2020, 13% dari peserta yang tidak bekerja tersebut telah berubah statusnya dari menganggur menjadi bekerja.

EKONOMI | 3 November 2020

Rupiah Menguat ke Kisaran Rp 14.500

Kurs rupiah berada di level Rp 14.570 per dolar AS atau menguat 55 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.625.

EKONOMI | 3 November 2020

Bursa-bursa Dunia Menguat Jelang Pemilu Amerika

Indeks Stoxx600 naik 1,22%, DAX Jerman naik 1,37%, FTSE Inggris naik 1,54%, CAC Prancis naik 1,5%, FTSE MIB Italia naik 1,82%.

EKONOMI | 3 November 2020

Bursa Asia Ditutup Menguat, RBA Pangkas Suku Bunga

Indeks komposit Shanghai naik 1,42%, Hang Seng Hong Kong naik 1,96%, ASX 200 Australia naik 1,93%, dan Kospi Korsel naik 1,88%.

EKONOMI | 3 November 2020

IHSG Ditutup Menguat 0,87%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,87% ke kisaran 5.159,45 pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (3/11/2020).

EKONOMI | 3 November 2020

Pembangunan Infrastruktur Migas Harus Didukung Pasokan dan Pasar Terukur

Aspek teknologi dan komersial akan menjadi faktor penentu.

EKONOMI | 3 November 2020

Volatilitas Pemilu AS, Goldman Sachs Sarankan Investasi di Yen

Yen Jepang akan tetap menjadi instrumen lindung nilai yang dipilih investor dalam mengantisipasi kemungkinan hasil pemilu yang tidak pasti.

EKONOMI | 3 November 2020

Terdampak Pandemi, Unilever Pangkas Capex, Laba Menyusut

Capex difokuskan kepada produk yang sangat berkembang pesat dalam kondisi pandemi.

EKONOMI | 3 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS