Mentan: Stok 11 Bahan Pokok Dasar Aman
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Mentan: Stok 11 Bahan Pokok Dasar Aman

Senin, 9 November 2020 | 17:17 WIB
Oleh : Lona Olavia / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, memastikan stok 11 kebutuhan pokok dasar untuk tahun ini dalam kondisi aman, meski ada kendala dari pandemi virus corona (Covid-19) dan fenomena La Nina. Bahkan, Badan Pangan Dunia atau Food and Agricultural Organization (FAO) menilai Indonesia dalam jalur yang benar dalam menjaga ketahanan pangannya.

Menurut Syahrul, pandemi Covid-19 telah berdampak kepada sejumlah sektor perekonomian, namun tidak begitu ke sektor pertanian. Hal itu, terlihat dari ketersediaan 11 bahan pokok dasar termasuk beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi, daging kerbau, daging ayam ras, telur ayam, gula pasir, dan minyak goreng saat ini cukup memadai untuk menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ancaman fenomena La Nina. Diperkirakan terdapat 3%-4% wilayah pertanaman yang berisiko terimbas curah hujan tinggi akibat La Nina.

“Untuk 11 bahan pokok semua terkendali penuh di 2020 ini. Untuk musim tanam pertama untuk padi, dari tanam pertama dan kedua produksi diperkirakan 30 juta ton dan ini overstock sampai 6-7 juta ton sampai 2021,” kata Syahrul dalam konferensi pers Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), di Jakata, Senin (9/11/2020).

Menurut Syahrul, ketersediaan beras cukup memadai karena potensi produksi beras pada masa tanam periode I yang berlangsung sampai Maret bakal menghasilkan sebanyak 17 juta ton.

Oleh karena itu, pemerintah optimistis kontribusi pertanian akan tetap positif bagi perekonomian. Berdasarkan data Kementerian Pertanian yang dihimpun, kontribusi ekspor pertanian selama Januari-Agustus 2020 pun telah mencapai Rp 251 triliun.

“Seperti kata Menteri Perdagangan, ini menunjukkan tren yang terus positif. Sempat turun pada April tapi setelah itu kinerja membaik,” ujar Syahrul.

Apalagi negara-negara di dunia telah berkomitmen untuk saling mendukung pasokan pangan selama pandemi. Hal itu nampak dari negara-negara di dunia untuk menjaga pasokan lintas negara dalam forum FAO yang diikuti 46 negara belum lama ini.

“Negara di dunia diminta mempersiapkan ketahanan pangan secara kuat karena setelah Covid-19 ada musim kering dan ancaman kekurangan pangan. Dari pendekatan itu, Indonesia mempercepat tanam dan menangani potensi La Nina. Kami juga sepakat tidak ada border untuk pangan, jadi di Asia Tenggara diharapkan dapat saling menunjang,” ujar Syahrul.

Adapun target luas tanam untuk padi yang dipatok pemerintah selama Oktober-Maret yakni seluas 8,2 juta hektare (ha). Jumlah tersebut diperoleh dari 700.000 ha pada Oktober, 900.000 ha pada November, dan 1,9 juta ha sepanjang Desember. Peningkatan luas panen juga akan dimulai pada Januari 2021 dengan luas 2,16 juta ha, pada Februari di lahan seluas 1,2 juta ha, dan pada Maret di lahan seluas 1,01 juta ha.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

MUI: Merger 3 Bank Syariah Ikhtiar Bagus Bagi Indonesia

Penggabungan usaha ini dinilai bakal menjadi model bagi bank-bank lain jika hendak melakukan merger.

EKONOMI | 9 November 2020

Bamsoet Ajak Masyarakat Dukung Realisasi Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional

Kepedulian dan dukungan oleh masyarakat akan mendorong Satgas PEN menyalurkan anggaran tepat sasaran dan tepat guna, sehingga pemulihan ekonomi bisa cepat.

EKONOMI | 9 November 2020

Presiden Bagikan 1 Juta Sertifikat Tanah di Istana Negara

Tahun ini, sebenarnya Jokowi targetkan 10 juta sertifikat, namun karena pandemi diturunkan menjadi 7 juta sertifikat.

EKONOMI | 9 November 2020

Bergerak Fluktuatif, IHSG Ditutup di Zona Hijau

Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia bergerak fluktuatif sepanjang perdagangan awal pekan, Senin (9/11/2020), namun akhirya ditutup di zona hijau

EKONOMI | 9 November 2020

AirAsia Luncurkan Unlimited PassTerbang Sepuasnya Bayar Rp 1,5 Juta

Maskapai AirAsia menawarkan kesempatan terbang sepuasnya ke berbagai destinasi domestik dengan satu kali pembelian pass seharga Rp 1,5 juta.

EKONOMI | 9 November 2020

Pemerintah Harapkan Output Positif dari Dana Desa

Pemerintah berharap ratusan triliun anggaran yang mengalir ke desa mampu menghasilkan output positif pada pembangunan ekonomi dan masyarakat perdesaa

EKONOMI | 9 November 2020

ANTM dan BBRI Saham yang Paling Banyak Ditransaksikan

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan frekuensi 43.005 kali.

EKONOMI | 9 November 2020

Airlangga: Kemenangan Biden Diharapkan Beri Kestabilan Politik dan Ekonomi RI

Kepemimpinan baru Biden diharapkan dapat memberikan ketenangan di Indo Pasifik.

EKONOMI | 9 November 2020

Resesi, Indonesia Masih Berada di Periode Survival

Setelah pandemi bisa diatasi, kegiatan ekonomi mengarah ke normal baru bisa masuk ke tahap pemulihan.

EKONOMI | 9 November 2020

GrabFood Gelar Festival Kuliner Makanthon Berhadiah Rp 1 M

GrabFood menggelar festival kuliner "Makanthon" untuk memberikan apresiasi kepada pelanggan, mitra pengantaran, dan juga mitra merchant.

EKONOMI | 9 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS