19 Eksportir Terima Penghargaan Primaniyarta
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

19 Eksportir Terima Penghargaan Primaniyarta

Senin, 9 November 2020 | 19:40 WIB
Oleh : Sanya Dinda / HK

Jakarta, Beritasatu.com – Sebanyak 19 eksportir menerima penghargaan Primaniyarta 2020 atas kontribusinya dalam meningkatkan ekspor Indonesia. Penghargaan terhadap eksportir yang dinilai berjasa meningkatkan devisa negara di tengah pandemi Covid-19 ini akan langsung diserahkan oleh Presiden Republik Indonesia dalam Pembukaan Trade Expo Indonesia 2020 secara virtual 10 November 2020.

Para pemenang penghargaan Primaniyarta 2020 kategori eksportir berkinerja adalah PT Pupuk Kalimantan Timur, PT Sekar Bumi Tbk, PT Prima Copper Industri, PT Astari Niagara Internasional, PT Omron Manufacturing of Indonesia, PT Primayudha Mandirijaya, PT Alfo Citra Abadi, PT Ori Ginalnest Indonesia, dan PT Petrokimia Gresik. Sementara itu, untuk pemenang kategori eksportir potensi unggulan yakni PT Bina Niaga Multiusaha, PT Out of Asia, PT Zenith Allmart Precisindo, PT Findora Internusa, CV Omyra Global Resources, PT Indah Desain Indonesia, CV Decorus, PT Selektani Induk Usaha, PT Paradise Island Furniture, dan PT Indoexim International.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada para eksportir yang bertahan serta tetap semangat dalam meningkatkan nilai dan kinerja ekspor. Pandemi dapat menjadi peluang bagi eksportir untuk mengembangkan bisnis dan tetap optimis,” kata Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto dalam keterangan tertulis, Senin (9/11).

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Kasan Muhri mengungkapkan bahwa Primaniyarta merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan pemerintah untuk para eksportir berprestasi dalam meningkatkan nilai ekspornya secara berkesinambungan.

"Penghargaan ini bertujuan mendorong pertumbuhan jumlah pelaku ekspor tangguh dan berdaya saing, sekaligus memberikan inspirasi dan motivasi bagi pelaku ekspor lainnya,” ucap Kasan.

Penghargaan Primaniyarta mulai diselenggarakan pada 1992. Sejak 2008, penghargaan ini diberikan kepada eksportir dalam empat kategori yaitu kategori eksportir berkinerja, eksportir pembangun merek global, eksportir potensi unggulan, dan eksportir pelopor pasar baru.

Karena pandemi Covid-19, pada penyelenggaraan ke-22 tahun 2020 ini, pemerintah hanya membuat dua kategori penghargaan, yaitu kategori eksportir berkinerja dan kategori eksportir potensi unggulan.

Pemerintah menjaring peserta berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan. Peserta diseleksi dengan meninjau segi kepatuhan dalam perpajakan, kepabeanan, ketenagakerjaan, perbankan, pemeliharaan lingkungan, serta tanggung jawab sosial. Proses seleksi dilakukan Tim Evaluasi yang terdiri atas Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Otoritas Jasa Keuangan.

Proses penjurian penghargaan Primaniyarta dilakukan secara virtual. Selain dari pemerintah, tim juri juga termasuk pengamat ekonomi, praktisi bisnis, jurnalis, dan akademisi.

Pada proses tersebut, variabel yang dinilai oleh tim juri adalah kemampuan perusahaan dalam meningkatkan ekspor, diversifikasi produk dan pasar, strategi saat krisis, serta persaingan yang meningkat. Selain itu, terdapat persyaratan khusus yang menjadi nilai tambah, seperti kelengkapan perizinan, tren prositif ekspor minimal tiga tahun terakhir, nilai ekspor lebih besar dibanding nilai impor bahan baku, nilai ekspor lebih besar dari penjualan domestik.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

2025, Jokowi Targetkan Seluruh Bidang Tanah Sudah Bersertifikat

Tidak hanya tanah milik rakyat, namun tanah untuk tempat ibadah.

EKONOMI | 9 November 2020

Tanrise Property Pasarkan Dua Unit Baru Kyo Society

Pemasaran Kyo Society tahap kedua sebanyak 350 unit ini, ditargetkan akan terserap 50 persen sampai akhir tahun.

EKONOMI | 9 November 2020

Kemperin Fokus Akselerasi Pengembangan Kendaraan Listrik

Kemperin kian serius mendorong pengembangan kendaraan berbasis listrik.

EKONOMI | 9 November 2020

Percontohan Korporasi Petani Berbasis Koperasi Operasi Maret 2021

Proyek percontohan program korporasi petani modern berbasis koperasi operasi Maret 2021.

EKONOMI | 9 November 2020

Pabrik Tempe Rumahan Didorong Jadi Modern

Saat ini, FKDB tengah membina 74 pabrik tempe dari Aceh hingga Papua dengan kapasitas produksi 33 ton kacang kedelai per hari.

EKONOMI | 9 November 2020

PMI Harus Miliki Kemampuan Manajemen Keuangan

Benny Rhamdani minta PMI pandai kelola keuangan.

EKONOMI | 9 November 2020

ASDP Siap Operasikan 4 Kapal Perintis Baru Tahun ini

ASDP terus mendukung layanan angkutan penyeberangan perintis untuk menghubungkan daerah satu dengan lainnya.

EKONOMI | 9 November 2020

Kimia Farma Bangkitkan UMKM Lewat Progam Ini

Program ini berbentuk akselerasi bisnis intensif dan pendampingan usaha selama 2 bulan.

EKONOMI | 9 November 2020

Survei BI: Indeks Keyakinan Konsumen Oktober Melemah

Keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini melemah seiring keyakinan konsumen terhadap penghasilan dan ketersediaan lapangan kerja yang menurun.

EKONOMI | 9 November 2020

Mendag: Surplus Neraca Dagang Beri Sinyal Positif Bagi Pelaku Usaha

Komoditas yang memengaruhi kinerja neraca perdagangan Indonesia pada September 2020 antara lain besi dan baja.

EKONOMI | 9 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS