Nilai Kapitalisasi BBCA Rp 798,8 T
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Nilai Kapitalisasi BBCA Rp 798,8 T

Selasa, 10 November 2020 | 22:29 WIB
Oleh : Primus Dorimulu, Ely Rahmawati / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Sentimen positif di pasar modal Indonesia mendongkrak harga saham PT BCA Tbk (BBCA) ke level Rp 32.400 dengan nilai kapitalisasi saham Rp 798,8 triliun. Dari nilai kapitalisasi sebesar itu, kepemilikan Robert Budi Hartono mencapai Rp 223,7 triliun.

Pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (10/11), hampir semua harga saham bluechips yang tergabung dalam LQ-45 mencatat lonjakan harga. IHSG melesat 1,99% ke level 5.462. Harga saham BBCA terkerek 3,1% ke level Rp 32.400 dengan nilai kapitalisasi Rp 798,8 triliun. Sebesar 54,94% saham BBCA dimiliki PT Dwimuria Investama Andalan. Sisanya, 45,06% saham BBCA dimiliki masyarakat.

Saat go public dan listing saham, Bank BCA dimiliki Farindo Investama Ltd dan perusahaan milik Grup Djarum. Pada Desember 2016, BCA milik Farindo beralih ke PT Dwimuria Andalan. Pemegang saham Dwimuria Investama Andalan adalah Robert Budi Hartono sebesar 51% dan adiknya, Michael Bambang Hartono sebesar 49%. Anthony Salim masih memegang 94 juta saham.

Dengan porsi kepemilikan 54,94%, kekayaan Dwimuria di BBCA sebesar Rp 438,8 triliun. Budi Hartono memiliki Rp 223,7 triliun dan adiknya, Michael Hartono sebesar Rp 215 triliun.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Eka Savitri sebelumnya mengungkapkan, BCA sedang menghadapi pertumbuhan kredit yang stagnan dengan perkiraan kredit yang direstrukturisasi berkisar 30% dari total kredit yang disalurkan sepanjang tahun ini. Margin bunga bersih (net interest margin/NIM) perseroan diperkirakan mencapai 5,8% tahun ini, yang didukung oleh peningkatan kontribusi CASA terhadap total pendanaan perseroan.

Performa perseroan juga ditunjukkan oleh realisasi laba bersih hingga Agustus tahun ini sebesar Rp 18,5 triliun, sedangkan belanja operasional turun 7,5% menjadi Rp 18,1 triliun, karena dipicu oleh penurunan cost to income ratio (CIR) sekitar 38,3%.

Adapun pertumbuhan kredit perseroan rendah sebesar 1,3% dan pertumbuhan simpanan nasabah mencapai 13,9%, sedangkan LDR turun menjadi 70,9%.

Meskipun pandemi Covid-19 masih melanda dan berimbas terhadap pelemahan perekonomian dalam dan luar negeri, BCA masih berhasil mempertahankan NIM sebesar 6,1%. Perseroan juga berhasil memangkas tingkat bunga deposito berjangka untuk menekan cost of fund. Hal ini menjadi sentimen positif bagi perseroan.

“Kami meyakini bahwa target penurunan biaya pendanaan bisa tercapai karena didukung oleh besarnya simpanan nasabah. Kami memperkirakan bahwa sebanyak 75,3% simpanan CASA berkontribusi terhadap total simpanan perseroan hingga akhir tahun ini,” tulis Eka dalam risetnya.

Mengenai restrukturisasi, dia menyebutkan bahwa hal itu bakal didominasi oleh kredit pembiayaan kendaraan bermotor roda dua dan mobil dengan skema perpanjangan tenor. Sejumlah fakta itu berpotensi membuat rasio kredit bermasalah (NPL) kotor perseroan mencapai 2,3% sampai akhir tahun ini dengan biaya kredit mencapai 215 bps.

Berbagai faktor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas merevisi naik rekomendasi saham BBCA menjadi beli dengan target harga Rp 33.000. Target harga tersebut mengimplikasikan perkiraan PBV 2021 sekitar 4,2 kali.

Laba operasional sebelum provisi BCA diperkirakan turun menjadi Rp 39,12 triliun tahun ini dibandingkan raihan tahun lalu Rp 40,88 triliun. Laba bersih perseroan juga diproyeksi turun dari Rp 28,56 triliun menjadi Rp 21,52 triliun. Lonjakan DPK

Sebelumnya, Wakil Direktur Utama BCA Suwignyo Budiman mengatakan, BCA mencatat peningkatan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 13,9%, menjadi Rp 769 triliun hingga Agustus 2020, karena nasabah kaya belum yakin untuk spending akibat pandemi Covid-19. Karena itu, BCA memberikan solusi kepada nasabah untuk melakukan iivestasi melalui aplikasi Welma.

Dia mengatakan, terjadi pergeseran spending masyarakat kelas atas di tengah pandemi yang mengerem konsumsi. Hal tersebut membuat kekayaan masyarakat menjadi terakumulasi. Kecenderungannya kelas atas menggunakan uang untuk investasi, seperti produk investasi maupun investasi kesehatan melalui asuransi yang ditawarkan melalui kanal bank (bancassurance). Sementara, pemilik dana tersebut yang merupakan pengusaha tidak membutuhkan kredit perbankan, karena situasi yang tidak pasti.

Menurut Suwignyo, hal ini membuat pertumbuhan kredit perbankan menurun karena dari sisi permintaan yang juga lemah.

"Data mengenai akumulasi wealth juga kelihatan di perbankan, data DPK bank itu meningkat dari Januari sampai Juli meningkat tinggi lebih, juga data BCA, DPK naik tajam sampai Agustus, ini menyebabkan likuiditas di bank cukup," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Resmikan Galeri Investasi Terbanyak secara Virtual, MNC Sekuritas Raih Muri

Rekor ini dilakukan secara serentak dengan melibatkan 13 Galeri Investasi dari sembilan kota yang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

EKONOMI | 10 November 2020

Rizieq Datang, AP II Catat 118 Penerbangan di Soetta Delay

Jumlah tersebut terbagi atas 110 rute domestik dan delapan rute internasional.

EKONOMI | 10 November 2020

Oktober, Pengajuan Nomor Induk Berusaha di BKPM Cetak Rekor

Pengajuan NIB di bulan Oktober 2020 memecahkan rekor tertinggi tahun ini yaitu mencapai 377.540 permohonan.

EKONOMI | 10 November 2020

Kinerja Ekspor Naik, Sekar Bumi Kembali Raih Primaniyarta

Sekar Bumi kembali terpilih sebagai pemenang Primaniyarta Award, untuk kategori eksportir berkinerja (extraordinary performance).

EKONOMI | 10 November 2020

Pengamat Minta Rahayu Saraswati Selesaikan Masalah dengan Musyawarah

Calon Wali Kota Tangsel, Rahayu Saraswati diimbau selesaikan masalah hukum dengan musyawarah.

EKONOMI | 10 November 2020

BP2MI Gandeng Damri Fasilitasi Pemberangkatan dan Pemulangan PMI

BP2MI gandeng Perum Damri dalam memberikan pelindungan kepada Pekerja Migran Indonesia.

EKONOMI | 10 November 2020

LinkAja Raih Pendanaan US$ 100 Juta dari Grab Hingga Telkomsel

Ini adalah pertama kalinya LinkAja menerima investasi dari perusahaan swasta yang merupakan perusahaan teknologi besar.

EKONOMI | 10 November 2020

Naik 3,1%, BBCA Pimpin Saham Kapitalisasi Terbesar

BBCA yang naik Rp 975 (3,1%) mencapai Rp 32.400 dengan kapitalisasi pasar Rp 790,8 triliun.

EKONOMI | 10 November 2020

99 Group Akuisisi Singapore Real Estate Exchange

Bergabungnya SRX dengan 99.co dan iproperty.com.sg, kian menambah kekuatan dari segi kumpulan listing, informasi, dan berbagai perangkat.

EKONOMI | 10 November 2020

Perkuat Kegiatan UMKM, PGN Adakan Pelatihan UMKM di Desa Binaan Panaran Kepulauan Riau

Dalam rangka membantu meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasi, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) melaksanakan program pembinaan

EKONOMI | 10 November 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS