Perkuat Daya Saing Industri, Pemerintah Percepat Penerapan Industri 4.0
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Perkuat Daya Saing Industri, Pemerintah Percepat Penerapan Industri 4.0

Rabu, 11 November 2020 | 21:38 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Sektor industri di Indonesia dinilai mempunyai daya saing yang kuat dengan berbagai produknya yang kompetitif terhadap barang impor. Hal ini tidak terlepas dari peran pemerintah yang mendorong penggunaan teknologi digital sesuai implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0.

“Strategi dan kebijakan Kementerian Perindustrian (Kemperin) dalam meningkatkan daya saing sektor manufaktur nasional, di antaranya adalah melalui akselerasi pada penerapan industri 4.0,” kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII), Dody Widodo di Jakarta, Rabu (11/11/2020).

Dody menjelaskan, pemanfaatan teknologi modern di sektor industri diyakini dapat menurunkan biaya faktor produksi, mendorong penggunaan produksi dalam negeri, meningkatkan kualitas dan produktivitas SDM industri, serta memperbaiki standar kualitas produk-produk industri kecil menengah (IKM). “Hal ini yang membawa dampak terdongkraknya daya saing industri di Indonesia,” ujarnya.

Dody mengemukakan, berdasarkan Industrial Development Report 2020 yang dirilis United Nations Industrial Development Organization (Unido), bahwa Indonesia berada di urutan ke-38 dari total 150 negara dalam peringkat Competitive Industrial Performance (CIP) Index pada tahun 2019. Artinya, posisi Indonesia berhasil naik dibanding tahun 2018 yang menempati peringkat ke-39.

“Terkait hal tersebut, Indonesia masuk ke dalam kategori Upper Middle Quintile dan memiliki peringkat lebih tinggi daripada India (peringkat ke-39), Filipina (peringkat ke-41), dan Vietnam (peringkat ke-43),” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjut Dody, pihaknya aktif memfasilitasi perluasan pasar industri nasional di kancah internasional melalui kerangka kerja sama yang komprehensif dengan negara-negara potensial.

“Upaya peningkatan daya saing industri kita salah satunya dapat dilakukan melalui pemanfaatan kerja sama internasional baik bilateral maupun multilateral, termasuk juga kerja sama Indonesia dengan Unido,” tandasnya.

Saat ini, kerja sama Indonesia-Unido yang diterapkan melalui dokumen Indonesia-Unido Country Programme 2016-2020 telah membantu Indonesia dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional serta perkembangan industri dalam negeri.

“Proyek-proyek kerja sama baik itu yang telah selesai maupun sedang berjalan, mampu memberikan dampak positif bagi industri di tanah air untuk mencapai kegiatan produksi yang lebih efisien dan berkelanjutan,” tegas Dody.

Selanjutnya, proyek-proyek kerja sama yang mengakomodasi kepentingan dan kebutuhan industri dalam negeri tersebut membantu peningkatan kualitas dan kapasitas sehingga daya saingnya semakin meningkat.

“Salah satu proyek kerja sama Indonesia-Unido yang kami nilai cukup berhasil adalah program SMART Fish yang saat ini sedang dilanjutkan kepada tahap kedua,” sebut Dody.

Program SMART Fish 2 tersebut fokus pada penguatan standarisasi produk perikanan serta rumput laut. Seperti yang diketahui, produk perikanan dan rumput laut merupakan basis bahan baku bagi industri makanan, minuman, kosmetik dan farmasi.

“Melalui program SMART Fish, kekhawatiran akan kurangnya suplai dan kekhawatiran terhadap kualitas bahan baku dapat diatasi di masa yang akan datang,” imbuhnya.

Dody berharap, keberhasilan program kerja sama Indonesia-Unido dapat segera diikuti oleh basis input industri lain seperti sektor kehutanan, tambang, dan peternakan, termasuk basis sektor jasa yang dapat mendukung proses industrialisasi dan penguatan ekspor.

“Dokumen Indonesia - Unido Country Programme 2016-2020 akan berakhir bulan Desember ini. Hal ini memberikan peluang bagi Indonesia untuk menyusun proyek-proyek yang lebih strategis, tepat sasaran, dan bermanfaat bagi industri dan perekonomian Indonesia,” tutur Dody.

Apalagi, seiring perkembangan revolusi industri 4.0, Indonesia akan membutuhkan proyek-proyek kerja sama yang dapat mengakselerasi penerapan teknologi industri 4.0.

Selain itu, sesuai dengan strategi dan kebijakan Kemenperin, proyek-proyek tersebut diharapkan dapat berfokus pada pengembangan kualitas sektor IKM agar dapat menghasilkan produk berdaya saing tinggi sesuai kebutuhan di era industri 4.0.

“Kerja sama Indonesia-Unido bisa menjadi sarana industri dalam negeri untuk dapat mengakselerasi implementasi Industri 4.0. Oleh karena itu, sangat penting untuk kita, pemerintah, asosiasi, akademisi serta kalangan industri merumuskan bersama kebutuhan dan kepentingan industri untuk kemudian dapat diterapkan melalui proyek kerja sama Indonesia-Unido yang nantinya dapat meningkatkan daya saing industri dalam negeri,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Terintegrasi Tol Layang, Tarif Tol Jakarta-Cikampek Naik

Tol Japek II Elevated yang dioperasikan tanpa tarif sejak 15 Desember 2019 lalu, akan mulai beroperasi penuh atau diberlakukan tarif sebelum 12 Desember 2020.

EKONOMI | 11 November 2020

Pemberdayaan Ekonomi Umat Jadi Prioritas Pemerintah

Teten Masduki ditugaskan memperkuat ekonomi umat dan ekonomi rakyat.

EKONOMI | 11 November 2020

Niam Dzikri Pimpin TelkomMetra dengan Gebrakan dan Inisiatif Baru

Sebagai Direktur Utama TelkomMetra, Niam Dzikri menghadapi tantangan yang berbeda dengan kebanyakan pimpinan perusahaan pada umu

EKONOMI | 11 November 2020

14 Eksportir Indonesia Dipamerkan dalam Webinar Perikanan KBRI Singapura

Impor komoditas perikanan ke Singapura dari Indonesia mencapai 22% dari total impor seafood keseluruhan.

EKONOMI | 11 November 2020

Fintech Diharapkan Jawab Tantangan Pengangguran Terbuka

Fintech juga memiliki andil besar dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional.

EKONOMI | 11 November 2020

Kekayaan Budi Hartono di BCA Rp 225,7 Triliun

Budi Hartono adalah orang terkaya di Indonesia.

EKONOMI | 11 November 2020

Asensi dan Kadin Luncurkan Gerakan Beli Dari Kawan

Ini sebuah gerakan masif yang mempertemukan antara pembeli dan penjual, serta menciptakan lapangan kerja baru melalui penyedian fasilitas reseller.

EKONOMI | 11 November 2020

Gubernur BI: Digitalisasi Kunci Sumber Ekonomi ke Depan

Gubernur BI menilai bahwa digitalisasi merupakan kunci sumber perekonomian Indonesia di masa yang akan datang.

EKONOMI | 11 November 2020

Inuki Perluas Pasar Hingga ke Meksiko

Dalam upaya melakukan ekspansi pasar penjualan, Inuki melakukan penjajakan pada pasar Amerika Latin

EKONOMI | 11 November 2020

PTPP Sabet Tiga Penghargaan di Sektor Kelistrikan

Asian Power Awards 2020 sering dijuluki sebagai ajang Oscar industri tenaga listrik.

EKONOMI | 11 November 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS