Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Perlu Lebih Dipacu
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Perlu Lebih Dipacu

Jumat, 13 November 2020 | 16:46 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Koordinator Kampanye Iklim dan Energi Greenpeace Asia Tenggara Tata Mustasya menilai, satu tahun pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin belum menunjukkan transformasi nyata untuk merealisasikan pembangunan ekonomi berkelanjutan. Bila melihat hubungan ekonomi dan lingkungan, Greenpeace menilai terdapat pergeseran dari periode pertama Jokowi, di mana saat ini aspek lingkungan cenderung diabaikan ketika harus dihadapkan pada prioritas pertumbuhan ekonomi.

“Kita melihat ada sebuah kebutuhan bagi pemerintah, terutama menuju 2024 untuk mengubah haluan agar kita bisa menuju pembangunan ekonomi berkelanjutan,” kata Tata Mustasya dalam diskusi daring bertajuk "Evaluasi Setahun Jokowi Bidang Ekonomi dan Lingkungan: Transformasi atau Kemunduran?" yang diadakan Indef bersama Greenpeace Indonesia, Jumat (13/11/2020).

Menurut Tata, berbagai sasaran dan strategi pembangunan berkelanjutan sebetulnya sudah ada di dalam beberapa kebijakan kunci, seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 yang mencantumkan pembangunan lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim sebagai satu dari tujuh prioritas. Menurutnya, yang diperlukan kini adalah aksi nyata dan segera.

“Terdapat gap yang besar antara strategi besar pembangunan dengan turunan kebijakan dan implementasinya. Pada sektor energi terlihat pemerintah masih memprioritaskan energi kotor dari batu bara padahal sektor energi merupakan sumber emisi terbesar sehingga transisi energi menjadi kunci untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” ujar dia.

Tata menegaskan, ekonomi tidak bisa berjalan tanpa daya dukung alam. People, profit, planet harus berjalan bersama.

Sementara bila mengacu pada Rencana Strategis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 2020-2024, produksi batu bara akan terus meningkat. Pada 2019, porsi batu bara dalam bauran energi primer pembangkit listrik mencapai 62,2%.

“Rendahnya alokasi APBN untuk aktivitas Pembangunan Rendah Karbon (LCD) selama 2018-2020 baik secara nominal (Rp 34,5 triliun, Rp 23,8 triliun dan Rp 23,4 triliun) dan proporsi ke APBN (1,6%, 1,4% dan 0,9%) adalah indikasi kuat bahwa semangat transformasi hijau belum jadi bagian penting resep merespons pandemi dan build back better seperti dilakukan banyak negara lain,” kata Direktur Riset Indef, Berly Martawardaya.

Menurut Berly, pengkajian lebih lanjut menunjukkan sekitar 60% dari dana LCD dialokasikan untuk transportasi yang didominasi oleh subsidi tarif transportasi publik. Transformasi sektor energi yang vital untuk mencapai target 23% EBT (energi baru terbarukan) di bauran energi mendapat porsi lebih kecil dan masih belum didukung feed-in-tarif yang sesuai dengan karakteristik EBT.

Dalam kesempatan sebelumnya, Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jisman Hutajulu mengatakan bahwa saat ini bauran EBT sudah mencapai sekitar 14%. Pemerintah saat ini juga tengah fokus mengupayakan berbagai langkah untuk mencapai target bauran EBT sebesar 23% pada 2025, antara lain dengan menyiapkan Rancangan Peraturan Presiden yang mengatur tentang EBT.

“Permen 50/2017 mengenai pengaturan EBT tentang harga (listrik EBT), mungkin terlihat belum atraktif, sehingga kurang mendorong swasta untuk masuk. Jadi kita mau revisi dan kita tingkatkan menjadi Rancangan Peraturan Presiden. Ini sudah siap dan kita tunggu bulan depan barangkali sudah bisa ditandatangani. Yang bisa kami sampaikan, nanti (di Perpres) harganya pun akan lebih atraktif untuk pengembangnya, tidak seperti dulu. Sehingga kita berharap kondisi ini akan mendorong EBT bisa masuk lebih besar lagi,” kata Jisman.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Fokus Pasar : Koreksi Turun Proyeksi Ekonomi Asia

Asian Development Bank (ADB) memangkas proyeksi pertumbuhan di Asia pada tahun ini menjadi 7,1% dari sebelumnya 7,3%.

EKONOMI | 24 September 2021

Dua Anak Usaha Archi Raih Penghargaan ISDA 2021

PT MSM dan PT TTN berhasil mendapatkan Platinum, penghargaan tertinggi atas pencapaian program-program SDGs.

EKONOMI | 24 September 2021

Elnusa Petrofin-Bank Mandiri Jalin Kerja Sama Pembiayaan

Kerja sama dalam fasilitas layanan pembiayaan diharapkan mampu menunjang dan memperkuat pertumbuhan bisnis Elnusa Petrofin.

EKONOMI | 24 September 2021

Perbaikan Tata Kelola Sawit Belum Selesai, Moratorium Dinilai Perlu Dilanjutkan

Jika moratorium sawit dihentikan atau tidak dilanjutkan maka akan berpotensi meningkatkan jumlah lahan sawit.

EKONOMI | 24 September 2021

Dorong Penjualan, Megariamas Luncurkan Website Baru Feelancy

PT Megariamas Sentosa meluncurkan website baru untuk Felancy guna mendorong transaksi penjualan produsen pakaian dalam wanita itu.

EKONOMI | 24 September 2021

Puan: Transformasi Digital UMKM Bantu Tingkatkan Perekonomian Rakyat

Ketua DPR Puan Maharani mendukung akselerasi transformasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)karena membantu perekonomian rakyat

EKONOMI | 23 September 2021

Investasi Data Center Terkendala Infrastruktur Jaringan dan Pasokan Listrik

Kurangnya infrastruktur jaringan dan pasokan listrik yang tidak stabil, menjadi faktor penghambat masuknya investasi data center di Indonesia.

EKONOMI | 23 September 2021

Ananta Wahana: ASDP Menyulap Pelabuhan Merak Secara Revolusioner

Ananta Wahana menyebut PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyulap Pelabuhan Merak secara revolusioner.

EKONOMI | 23 September 2021

GNA Group Kembangkan Hunian Sehat Golden Flower di Legok Banten

Golden Flower merupakan hunian premium yang dikembangan GNA Group dengan mengusung konsep kawasan sehat, bernuansa hijau, asri dan modern.

EKONOMI | 23 September 2021

BI Ingatkan 156 Money Changer di Jakarta Segera Urus Izin Sebelum 7 Oktober

Bank Indonesia (BI) memperingatkan 156 usaha money changer di Jakarta untuk mengurus izin sebelum tenggat 7 Oktober 2021.

EKONOMI | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Setengah Populasinya Divaksin Covid-19, Panama Menuju Kekebalan Kelompok

Setengah Populasinya Divaksin Covid-19, Panama Menuju Kekebalan Kelompok

DUNIA | 15 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings