Jokowi: RCEP, Langkah Bersejarah bagi Indonesia dan Multilateralisme Asia
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-2.19)   |   COMPOSITE 6389.83 (-67.98)   |   DBX 1207.48 (-6.95)   |   I-GRADE 186.044 (-1.8)   |   IDX30 536.499 (-4.06)   |   IDX80 144.214 (-1.63)   |   IDXBUMN20 435.358 (-10.84)   |   IDXESGL 149.259 (-0.62)   |   IDXG30 145.988 (-1.78)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-3.45)   |   IDXQ30 152.642 (-1.01)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-4.87)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-7.32)   |   IDXV30 148.997 (-3.22)   |   INFOBANK15 1075.9 (-4.86)   |   Investor33 460.647 (-2.84)   |   ISSI 189.211 (-2.58)   |   JII 668.85 (-10.91)   |   JII70 234.095 (-3.95)   |   KOMPAS100 1287.09 (-14.11)   |   LQ45 998.257 (-9.21)   |   MBX 1767.88 (-20.12)   |   MNC36 340.661 (-2.42)   |   PEFINDO25 338.558 (0.19)   |   SMInfra18 329.085 (-4.86)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-2.17)   |  

Jokowi: RCEP, Langkah Bersejarah bagi Indonesia dan Multilateralisme Asia

Minggu, 15 November 2020 | 14:19 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun, Novy Lumanauw / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Perjanjian Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) hari ini resmi ditandatangani. Hal itu menjadi bagian historis tersendiri bagi Indonesia yang menginisiasi kerja sama tersebut saat bertindak selaku Ketua ASEAN pada 2011 silam.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan setelah melalui proses panjang, hampir satu dekade, perundingan kerja sama tersebut akhirnya dapat diselesaikan. Semua negara merasakan proses perundingan RCEP ini bukanlah sesuatu yang mudah.

Namun, pada akhirnya RCEP tetap dapat diselesaikan berkat komitmen yang kuat terhadap multilateralisme atau kerja sama antarnegara dari negara-negara di kawasan.

"Penandatanganan ini menandai masih kuatnya komitmen kita terhadap multilateralisme. Hari ini merupakan hari yang bersejarah. Hari ini kita menandatangani Perjanjian Regional Comprehensive Economic Partnership atau RCEP," kata Jokowi dalam pidatonya secara virtual di KTT keempat RCEP dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/11/2020).

Tercapainya perundingan RCEP tersebut juga menandai komitmen negara-negara terhadap prinsip perdagangan multilateral yang terbuka, adil, dan menguntungkan semua pihak. Lebih penting lagi, hal ini memberikan harapan dan optimisme baru bagi pemulihan ekonomi pascapandemi di kawasan.

Dalam KTT tersebut, lanjut Jokowi, negara-negara RCEP menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan Indonesia selama proses perundingan. Kepala Negara dalam kesempatan tersebut sekaligus menyampaikan ucapan terima kasihnya atas dukungan konstruktif banyak pihak yang terlibat dalam perundingan ini.

"Sebuah kehormatan bagi Indonesia menjadi negara koordinator dalam proses panjang ini. Dalam kesempatan ini, saya ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan atas dukungan dan kontribusi konstruktif semua negara tanpa terkecuali dalam proses perundingan ini," jelas Jokowi.

RCEP merupakan simbol komitmen pemimpin negara di kawasan terhadap paradigma win-win yang mengutamakan kepentingan bersama. Komitmen atas perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan di kawasan tersebut akan menjadi bagian penting bagi komitmen kawasan terhadap sentralitas ASEAN di kawasan Indo-Pasifik.

Namun, Presiden Joko Widodo justru menyebut bahwa penandatanganan perjanjian kerja sama ini hanyalah sebuah permulaan. Setelahnya, negara-negara yang terlibat masih harus berupaya untuk mengimplementasikannya.

"Ini juga membutuhkan komitmen politik pada tingkat tertinggi. Bagi Indonesia, kami masih membuka peluang negara di kawasan untuk bergabung dalam RCEP ini," tegas Jokowi.

Di akhir KTT, acara kemudian berlanjut dengan upacara penandatanganan RCEP yang disaksikan masing-masing pemimpin ASEAN dan negara mitra yaitu Australia, Selandia Baru, Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam KTT keempat RCEP dan dalam acara penandatanganan RCEP yaitu Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.





Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

RCEP, Blok Perdagangan Terbesar Dunia, Dibentuk

Ironisnya, blok ini diprakarsai oleh mantan Presiden AS Barack Obama tetapi Presiden AS berikutnya, Donald Trump, memutuskan untuk keluar dari blok itu.

EKONOMI | 15 November 2020

Menpupera Perintahkan Bangun Terowongan Ambarawa-Temanggung

Tunnel tersebut diperlukan karena ia tidak ingin merusak kawasan Banaran yang merupakan kawasan kopi yang sejuk.

EKONOMI | 13 November 2020

Ekonomi Kreatif Akan Jadi Penggerak Ekonomi Nasional

Selain berkontribusi besar pada PDB, jumlah tenaga kerja yang bekerja di sektor ini juga semakin bertambah, tumbuh berkisar 5,95% setiap tahunnya.

EKONOMI | 15 November 2020

Pemprov Kalteng Konsultasi Publik Studi Amdal Food Estate

Food estate menjadi salah satu proyek strategis nasional 2020-2024

NASIONAL | 15 November 2020

Parkiran Liar Kolong Tol Becakayu Jadi Areal Berkebun

Jadi deretan kendaraan yang parkir secara liar.

MEGAPOLITAN | 15 November 2020

Terkontaminasi Covid-19, Tiongkok Hentikan Impor Makanan Beku dari 109 Negara

Penangguhan impor ikan sotong dari perusahaan asal India

DUNIA | 15 November 2020

Ini Strategi MNC Bank Perkuat Kepercayaan Konsumen

Miliaran rupiah hadiah ini dapat dinikmati dengan membuka rekening baru, maupun meningkatkan saldo rekening.

EKONOMI | 15 November 2020

Konsep Baru Kyo Society Penuhi Kebutuhan End User dan Investor

Menurut Hermanto Tanoko, Kyo Society memberi peluang masyarakat untuk berinvestasi di sektor properti.

EKONOMI | 14 November 2020

Tanrise Property Optimistis Dua Unit Baru Kyo Society Diserap Pasar

Belinda meyakini, dua unit baru apartemen Kyo Society mampu mencapai target penjualan 80 persen sampai akhir tahun ini.

EKONOMI | 14 November 2020

Ratnamaya Home Resort Ditargetkan Rampung Akhir 2021

Nuansa Permata Bali meluncurkan satu-satunya luxury unit di proyek vila kelas premium, Ratnamaya Home Resort.

EKONOMI | 14 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS