Terbesar di 2020, Neraca Perdagangan Oktober Surplus US$ 3,61 Miliar
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-0)   |   COMPOSITE 5970 (-5)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (2)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-0)   |   IDX30 472 (-0)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-5)   |   IDXBUMN20 362 (-1)   |   IDXCYCLIC 737 (0)   |   IDXENERGY 740 (1)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-3)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 960 (-1)   |   IDXINFRA 873 (1)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (0)   |   IDXPROPERT 875 (0)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-0)   |   IDXTECHNO 3345 (-4)   |   IDXTRANS 1045 (-2)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-2)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-0)   |   ISSI 175 (0)   |   JII 573 (0)   |   JII70 204 (-0)   |   KOMPAS100 1132 (-2)   |   LQ45 888 (-1)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-2)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-0)   |   PEFINDO25 291 (1)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-0)   |   SRI-KEHATI 341 (-0)   |   TRADE 872 (0)   |  

Terbesar di 2020, Neraca Perdagangan Oktober Surplus US$ 3,61 Miliar

Senin, 16 November 2020 | 12:24 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Oktober 2020 mencapai US$ 3,61 miliar. Angka itu selisih nilai ekspor mencapai US$ 14,39 miliar dan nilai impor mencapai US$10,77 miliar.

Realisasi tersebut jauh lebih tinggi dari surplus US$ 2,44 miliar pada September 2020 dan surplus US$ 161 juta pada Oktober 2019. Secara total pada Januari-Oktober 2020., neraca perdagangan surplus US$ 17,07 miliar. Realisasi ini lebih baik dari defisit US$2,12 miliar pada Januari-Oktober 2019.

"Ekspor Oktober meningkat 3,09% dibanding September 2020. Sementara dibanding Oktober 2019 menurun 3,29%," kata keterangan BPS yang dipublikasikan, Senin (16/11/2020).

Ekspor nonmigas Oktober 2020 mencapai US$ 13,76 miliar, naik 3,54% dibanding September 2020. Sementara jika dibanding ekspor Oktober 2019, turun 1,84%

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari–Oktober 2020 mencapai US$ 131,54 miliar atau menurun 5,58% dibanding periode yang sama tahun 2019. Demikian juga ekspor nonmigas mencapai US$ 125,00 miliar atau menurun 3,62%.

Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Oktober 2020 terhadap September 2020 terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati sebesar US$ 188,1 juta (10,96 %), sedangkan penurunan terbesar terjadi pada logam mulia, perhiasan/permata sebesar US$ 150,0 juta (20,34%).

Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari– Oktober 2020 naik 0,18% dibanding periode yang sama tahun 2019, demikian juga ekspor hasil pertanian naik 11,38 %,. Sementara ekspor hasil tambang dan lainnya turun 25,01%.

Ekspor nonmigas Oktober 2020 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu US$ 2,86 miliar, disusul Amerika Serikat US$ 1,64 miliar dan Jepang US$ 1,06 miliar, dengan kontribusi etiganya mencapai40,42%. Sementara ekspor ke Uni Eropa (27 negara) sebesar US$ 1,15 miliar.

Menurut provinsi asal barang, ekspor Indonesia terbesar pada Januari–Oktober 2020 berasal dari Jawa Barat dengan nilai US$ 21,54 miliar (16,37%), diikuti Jawa Timur US$ 16,91 miliar (12,86%) dan Riau US$ 10,86 miliar (8,26%).

Impor
Smeentara nilai impor Indonesia Oktober 2020 mencapai US$ 10,78 miliar atau turun 6,79 % dibandingkan September 2020. Demikian pula dibandingkan Oktober 2019 turun 26,93 %. Impor nonmigas Oktober 2020 mencapai US$ 9,70 miliar atau turun 6,65% dibandingkan September 2020 dan turun 25,36% dibandingkan Oktober 2019.

Impor migas Oktober 2020 senilai US$ 1,08 miliar atau turun 8,03% dibandingkan September 2020. Demikian dibandingkan Oktober 2019 turun 38,54%. Penurunan impor nonmigas terbesar Oktober 2020 dibandingkan September 2020 adalah golongan mesin dan perlengkapan elektrik senilai US$ 200,9 juta (11,90%), sedangkan peningkatan terbesar adalah golongan bijih, terak, dan abu logam senilai US$ 36,5 juta (74,28 %).

Tiga negara pemasok barang impor nonmigas terbesar selama Januari–Oktober 2020 adalah Tiongkok senilai US$ 31,02 miliar (30,18%), Jepang US$ 8,81 miliar (8,57%), dan Singapura US$ 6,74 miliar (6,56%). Impor nonmigas dari ASEAN senilai US$ 19,25 miliar (18,73%) dan Uni Eropa senilai US$ 8,17 miliar (7,95%).

Nilai impor seluruh golongan penggunaan barang selama Januari–Oktober 2020 turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan terjadi pada golongan barang konsumsi (11,39%), bahan baku/penolong (19,75%), dan barang modal (20,29%).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IHSG Naik 13 Poin ke 5.474 di Sesi Siang

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 77.009 miliar saham senilai Rp 5,721 triliun.

EKONOMI | 16 November 2020

Kemperin Beri IKM Alat Angkut Pelatihan Pengelasan Komponen Sepeda

Dalam membuat rangka sepeda, diperlukan teknik pengelasan yang benar untuk menjamin keselamatan pengendaranya.

EKONOMI | 16 November 2020

Emas Antam Dibanderol ke Rp 985.000 Per Gram

Untuk pecahan 250 gram: Rp 231,515 juta.

EKONOMI | 16 November 2020

Rupiah Menguat Sejalan Mata Uang Asia di Awal Perdagangan

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.117-Rp 14.130 per dolar AS.

EKONOMI | 16 November 2020

Sosok Pemuda Inspiratif Pahlawan UMKM Indonesia

Menurut Afrig, bekerja merupakan sebuah kehormatan dan meningkatkan kemampuan diri adalah sebuah kewajiban.

EKONOMI | 16 November 2020

Awali Perdagangan, IHSG Terbang ke Zona Positif

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan naik 38,8 poin (0,6%) menjadi 5.499.

EKONOMI | 16 November 2020

Kartu Prakerja Tingkatkan Kualitas SDM

Kartu Prakerja merupakan program yang tepat karena menyasar tantangan terbesar bangsa Indonesia.

NASIONAL | 16 November 2020


Potret Buram Desa yang Tak Jauh dari Ibu Kota

Warga yang beraktivitas mandiri di kawasan Jagabaya dicurigai seolah-olah merongrong pemerintah.

NASIONAL | 16 November 2020

Euforia Biden dan Vaksin Memudar, IHSG Akan Konsolidasi Melemah

Pelaku pasar berhati-hati kerena lonjakan kasus Covid-19 di berbagai negara.

EKONOMI | 16 November 2020


TAG POPULER

# Spesimen Covid-19


# Eucalyptus


# Chelsea


# Soho Global Health


# Vaksinasi Covid-19



TERKINI

Buana Lintas Lautan Incar Dana Rights Issue hingga Rp 616,25 Miliar

EKONOMI | 2 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS