Hyundai Proyeksikan Produksi Mobil Listrik di Jabar Tahun 2022
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.108 (0.21)   |   COMPOSITE 6251.05 (38.59)   |   DBX 1329.86 (16.32)   |   I-GRADE 180.794 (0.41)   |   IDX30 506.396 (0.9)   |   IDX80 136.709 (0.42)   |   IDXBUMN20 403.084 (1.37)   |   IDXESGL 140.339 (-0.42)   |   IDXG30 143.133 (0.8)   |   IDXHIDIV20 446.039 (0.87)   |   IDXQ30 145.232 (0.1)   |   IDXSMC-COM 293.729 (3.96)   |   IDXSMC-LIQ 360.142 (3.07)   |   IDXV30 135.556 (1.53)   |   INFOBANK15 1043.56 (-2.24)   |   Investor33 435.417 (-0.04)   |   ISSI 183.035 (1.64)   |   JII 629.726 (4.78)   |   JII70 221.943 (2.13)   |   KOMPAS100 1220.71 (4.09)   |   LQ45 950.717 (1.82)   |   MBX 1696.63 (8.69)   |   MNC36 322.327 (0.16)   |   PEFINDO25 325.87 (0.1)   |   SMInfra18 306.901 (3.47)   |   SRI-KEHATI 370.644 (-0.59)   |  

Hyundai Proyeksikan Produksi Mobil Listrik di Jabar Tahun 2022

Senin, 16 November 2020 | 17:37 WIB
Oleh : Adi Marsiela / LES

Bandung, Beritasatu.com - Vice President sekaligus Chief Operation Officer Hyundai Motor Asia Pasicif Head Quarter, Lee Kang Hyun menyatakan, pembangunan pusat manufaktur pertama Hyundai yang berbasis di kawasan ASEAN sudah mencapai 65 persen.

“Hyundai sudah mulai bagun pabrik di Delta Mas, Cikarang walau dalam pandemi Covid-19, dengan dukungan penuh gubernur dan menteri-menteri bersangkutan, 65 persen sudah selesai,” kata Kang Hyun dalam konferensi pers West Java Investment Summit 2020 di Savoy Homann, Bandung, Senin (16/11/2020).

Kang Hyun menargetkan, pabrik itu sudah mulai memproduksi mobil Hyundai pada akhir 2021. Realisasi pembangunan pabrik di atas lahan seluas 77,6 hektare itu menelan investasi US$1,55 miliar, termasuk biaya operasional dan pengembangan produk.

Pabrik yang sama, ungkap Kang Hyun, bakal memproduksi mobil listrik pada tahun 2022 mendatang. Kapasitas produksi komersial pabrik itu diproyeksikan pada paruh kedua 2021 mencapai 150 ribu unit dari kapasitas penuh 250 ribu unit per tahun.

Menyoal produksi mobil listrik, Kang Hyun mengapresiasi dukungan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang sudah memesannya untuk keperluan mobill dinas. Dia juga menjelaskan, pengembangan produksi mobil listrik itu juga mendapat dukungan dari pemerintah Indonesia.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dalam keterangan resminya pada Rabu, 14 Oktober 2020 menyatakan, Indonesia memliki tambang berlimpah untuk dihilirisasi industri mineral dan batu bara langsung mendapat respon bagus investor asing. Cadangan nikel, bahan utama pembuatan baterai kendaraan listrik, melimpah di Indonesia.

“Pemerintah (Indonesia) mengundang CATL, LG Chemical biar cepat membangun pabrik baterai dan baterai cell. Itu sesuai kebijakan pemerintah (agar) secepatnya di Indonesia ada industri utuhnya (untuk mobil listrik). Sebelumnya mau tidak mau harus import baterai, tapi dalam waktu dekat ada investasi dan bisa pakai lokal baterai,” kata Kang Hyun menjawab pertanyaan wartawan terkait penggunaan komponen lokal dalam produksi mobil listrik Hyundai.

CATL atau Contemporary Amperex Technology Co. Ltd merupakan pabrikan pembuat baterai kendaraan listrik terbesar dari Tiongkok. Sementara LG Chemical berasal dari Korea Selatan.

Kang Hyun menjelaskan kandungan lokal untuk produksi mobil Hyundai di pabrik tersebut sudah melebihi 40 persen sehingga produknya bisa diekspor ke luar negeri seperti Thailand.

Pada kesempatan itu, Ridwan Kamil juga meluncurkan proyek pembangunan kawasan ekonomi khusus Rebana Metropolitan, sebagai metropolitan ketiga di Jawa Barat setelah Metropolitan Bogor-Depok-Bekasi dan Metropolitan Bandung Raya. “Metropolitan Rebana ini didesain sangat futuristic, tertata baik sebagai kawasan metropolitan berkelanjutan di Indonesia,” ungkap Ridwan.

Kawasan yang membentang hingga 43.913 hektare itu meliputi tujuh kawasan mulai dari Kabupaten Cirebon, Majalengka, Indramayu, Kuningan, Sumedang, dan Kota Cirebon. Termasuk di dalamnya Bandara Internasional Jawa Barat di Majalengka, serta Pelabuhan Patimban di Subang, yang dijadwalkan diresmikan Presiden Joko Widodo bulan Desember 2020 mendatang.

Pembangunan Rebana Metropolitan, kata Ridwan, bisa menyerap lima juta tenaga kerja hingga akhir 2030 mendatang. Pengembangan kawasan ini juga jadi andalan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi sebesar empat persen. “Kalau itu terjadi, kita bakal kontribusi ke pertumbuhan nasional dalam 10 tahun maka Rebana harus sukses, tanpa itu Jawa Barat akan berkembang sangat pelan,” tutur Ridwan.

Badan Pusat Statistik melansir provinsi yang dihuni setidaknya 49,3 juta jiwa ini memiliki 38,9 jiwa angkatan kerja pada 2019 lalu.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Barat, Noneng Komara menawarkan investasi senilai Rp 32,1 triliun dalam West Java Investment Summit 2020 yang berlangsung pada 16-19 November 2020 mendatang.

Mayoritas dari total investasi itu berada di kawasan Segitiga Rebana yang melingkupi daerah Subang, Majalengka, Cirebon, Indramayu, dan Kuningan. Noneng memaparkan, total investasi di Segitiga Rebana mencapai Rp 28,5 triliun. “WJIS jadi ajang tahunan kami dalam mempromosikan investasi di Jabar,” ujar Noneng.

Dia juga sudah menyiapkan 27 proyek untuk market sounding dalam WJIS 2020 ini. Proyek-proyek itu, antara lain, cargo village, integrated building, dan theme park di aerocity yang merupakan satu hamparan bersama Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati, Majalengka, proyek Subang Smartpolitan dengan nilai investasi Rp9 triliun, Kertajati Industrial Estate Majalengka senilai Rp 1,25 triliun, serta Kawasan Terpadu Industri Subang senilai Rp 10 triliun.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Awal Pekan, IHSG Menguat 0,62%

Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan awal pekan Senin (16/11/20), ditutup di zona hijau, setelah menguat 33,814 poin.

EKONOMI | 16 November 2020

Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Masih Belum Sehat

Menurut ekonom, surplus neraca perdagangan Indonesia masih belum sehat, sebab lebih disebabkan oleh penurunan impor yang cukup tajam.

EKONOMI | 16 November 2020

Wapres Harapkan BMT Dorong UMKM Gerakkan Ekonomi Nasional

Wakil Presiden (Wapres), KH Ma'ruf Amin, berharap ribuan lembaga keuangan Baitu Al-Maal Wa Al-Tamil (BMT) dapat menjadi pendorong UMKM.

EKONOMI | 16 November 2020

Jaminan Kehilangan Pekerjaan Diatur di PP UU Cipta Kerja

Pemerintah memastikan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) bagi pekerja diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) turunan dari Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

EKONOMI | 16 November 2020

Kuartal IV, Pasar Modal Indonesia Makin Menarik

Secara fundamental pasar saham Indonesia semakin menarik pada kuartal IV 2020, ditopang oleh pemulihan earnings, stabilitas makro ekonomi, dan valuasi.

EKONOMI | 16 November 2020

Aturan Turunan UU Cipta Kerja Ditargetkan Rampung Pekan Ini

Pemerintah menargetkan peraturan pelaksanaan turunan Undang-Undang Cipta Kerja selesai pada pekan ini atau paling lambat 20 November 2020.

EKONOMI | 16 November 2020

Kapitalisasi Saham Syariah Tembus Rp 3.061 Triliun

Nilai kapitalisasi saham syariah berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 27 Oktober 2020 telah mencapai Rp 3.061,6 triliun.

EKONOMI | 16 November 2020

Siang Ini Rupiah Terapresiasi Sejalan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.117-Rp 14.130 per dolar AS.

EKONOMI | 16 November 2020

Oktober, Upah Nominal Harian Buruh Tani Naik 0,09%

Upah nominal buruh/pekerja adalah rata-rata upah harian yang diterima buruh sebagai balas jasa pekerjaan yang telah dilakukan.

EKONOMI | 16 November 2020

Mayoritas Bursa Asia Siang Ini di Zona Positif

Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 110,9 (0,42%) mencapai 26.267.

EKONOMI | 16 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS