Bulan Depan, Pelabuhan Patimban Layani Ekspor Impor Mobil
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.203 (8.82)   |   COMPOSITE 6241.8 (68.04)   |   DBX 1333.51 (-12.01)   |   I-GRADE 179.858 (2.67)   |   IDX30 503.524 (8.74)   |   IDX80 135.789 (2.24)   |   IDXBUMN20 398.467 (7.89)   |   IDXESGL 139.553 (2.49)   |   IDXG30 143.497 (2.3)   |   IDXHIDIV20 443.737 (8.28)   |   IDXQ30 144.387 (2.5)   |   IDXSMC-COM 295.459 (3.14)   |   IDXSMC-LIQ 360.139 (6.72)   |   IDXV30 133.969 (2.16)   |   INFOBANK15 1035.98 (29.12)   |   Investor33 433.033 (8.8)   |   ISSI 183.362 (0)   |   JII 631.454 (-2.55)   |   JII70 222.641 (-0.26)   |   KOMPAS100 1216.23 (16.51)   |   LQ45 944.747 (16.83)   |   MBX 1692.89 (24.29)   |   MNC36 320.866 (5.9)   |   PEFINDO25 330.28 (-1.71)   |   SMInfra18 307.272 (6.78)   |   SRI-KEHATI 367.359 (7.96)   |  

Bulan Depan, Pelabuhan Patimban Layani Ekspor Impor Mobil

Selasa, 17 November 2020 | 16:29 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan bahwa mulai Desember 2020 aktivitas ekspor – impor bisa dimulai di Pelabuhan Patimban Subang, Jawa Barat.

“Kami tetap berkomitmen menyelesaikan pembangunan infrastruktur transportasi, salah satunya Pelabuhan Patimban, sehingga ini dapat segera dimanfaatkan untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Harapannya bulan Desember kita akan gunakan pertama kali sebagai car terminal yang digunakan untuk ekspor dan impor mobil. Sambil kami juga terus melanjutkan pembangunan tahap berikutnya,” kata Menhub seperti dilansir dari laman Sekretaris Kabinet (Setkab), pada Selasa (17/11/2020).

Menhub mengatakan, saat ini tim pelaksana masih terus melakukan penyelesaian sejumlah pekerjaan agar bisa dioperasikan secara terbatas di Desember 2020.

Saat ini, Pelabuhan Patimban dalam proses penyelesaian tahap 1 yaitu penyelesaian Terminal Peti Kemas seluas 35 hektara dengan kapasitas 250.000 TEUs dan Terminal Kendaraan seluas 25 hektare dengan kapasitas 218.000 CBU. Sementara, yang sudah siap dimanfaatkan adalah Dermaga Kendaraan seluas 350 m x 33 m dengan kapasitas 218.000 CBU.

Dari sisi akses jalan, sudah siap dioperasikan jalan sepanjang 8,2 kilometer dari jalan raya Pantura yang telah diselesaikan pembangunannya oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera).

Menurut Menhub, mulai 2021 segera dimulai pembangunan selanjutnya yaitu pengerjaan Terminal Peti Kemas seluas 66 hektare dengan kapasitas kumulatif 3,75 juta TEus dan Terminal Kendaraan dengan kapasitas kumulatif 600.000 CBU serta Terminal RoRo seluas 200 meter.

“Secara jangka panjang, tahun 2027 diharapkan Patimban akan menjadi pelabuhan besar yang difungsikan untuk kegiatan ekspor industri otomotif dan logistik dari Indonesia ke luar negeri yang tentunya tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat, namun juga secara nasional dan meningkatkan data saing Indonesia dalam perekonomian global,” ungkapnya.

Menhub mengapresiasi dukungan berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat terhadap dukungan yang sangat besar dalam pembangunan Pelabuhan Patimban.

“Dukungan dari berbagai pihak sangat penting bagi kami untuk membantu mengawal dan menjadi kontrol sosial dan memberikan kajian dan masukan sehingga infrastruktur yang dibangun dapat digunakan secara optimal,” katanya.

Selain pembangunan fisik pelabuhan, Kemhub juga melakukan beberapa program pendukung keselamatan dan kelancaran, baik di sisi laut maupun darat, di antaranya pemasangan sarana alat bantu navigasi pelayaran, pengkajian dan pengesahan ISPS (International Ship and Port Facility Security), dan penyediaan CIQP (Customs Immigration Quarantine Procedure).

Kemudian, optimalisasi penerapan manajemen & rekayasa lalu lintas, pengaturan ulang fase Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), pembangunan dan pemasangan serta pemeliharaan fasilitas perlengkapan jalan sepanjang jalan nasional menuju akses Pelabuhan Patimban, re-routing jaringan trayek angkutan umum khususnya angkutan perkotaan/perdesaan dengan memasukan Pelabuhan Patimban sebagai salah satu asal/tujuan angkutan umum, dan pembangunan fasilitas pendukung angkutan umum seperti halte untuk mengurangi kemacetan akibat angkutan umum yang berhenti di sembarang tempat.

Kemhub juga fokus pada aspek sosial yaitu dampak dari pembangunan pelabuhan ini terhadap mata pencaharian masyarakat dan nelayan di sekitar Patimban. Beberapa program yang telah dilakukan yaitu berupa pemberian bantuan kapal yang muatannya lebih dari 15 GT agar bisa untuk melaut dengan kapasitas besar dan jarak yang lebih jauh dan pembentukan koperasi usaha bersama untuk nelayan agar dapat memperluas kerja sama dan usaha.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lumbung Dana dan PT Jasa Sarana Teken Kontrak Rp 10 T untuk Permodalan UMKM

Fintech P2P Lending Lumbung Dana Indonesia menandatangani kontrak dengan PT Jasa Sarana senilai Rp 10 triliun.

EKONOMI | 17 November 2020

PasarPolis Demokratisasi Asuransi

Kehadiran Insuretech PasarPolis memiliki peran penting dalam mengikis anggapan tersebut melalui produk asuransi yang sederhana.

EKONOMI | 17 November 2020

TLKM dan ADHI Jadi Jawara Daftar Saham Teraktif

PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) dengan frekuensi 53.915 kali.

EKONOMI | 17 November 2020

Sejalan Uang Asia, Rupiah Ditutup Menguat di Rp 14.055 Per Dolar AS

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.040- Rp 14.065 per dolar AS.

EKONOMI | 17 November 2020

IHSG Ditutup Bertambah 35 Poin Tembus 5.529

Indeks LQ-45 naik 8,3 poin (0,95%) ke level 881,8.

EKONOMI | 17 November 2020

BCI Asia Dukung Industri Konstruksi Secara Digital

Aplikasi FuturArc dan Construction+ menghadirkan pengalaman membaca bagi pelaku industri melalui akses mudah mencakup konten, teknologi, dan topik terbaru.

EKONOMI | 17 November 2020

Bursa Eropa Dibuka Melemah Meski Berita Vaksin Positif

FTSE London dibuka 24 poin lebih rendah ke 6.406.

EKONOMI | 17 November 2020

Pelabuhan dan Terminal Sehat Raih Penghargaan dari Kemenkes

Kegiatan ini bisa menjadi momentum mengajak seluruh komponen anak bangsa agar berperilaku hidup sehat serta menerapkan protokol di fasilitas umum.

EKONOMI | 17 November 2020

Industri Asuransi Perlu Berinovasi dalam Ekosistem Digital

Pelaku industri asuransi diminta untuk lebih jeli melihat kebutuhan konsumen melalui inovasi produk yang ditawarkan, serta memanfaatkan ekosistem digital.

EKONOMI | 17 November 2020

Jokowi Tambah Jabatan Wakil Menteri Perindustrian

Wakil Menteri mempunyai tugas membantu Menteri dalam memimpin pelaksanaan tugas Kementerian Perindustrian.

EKONOMI | 17 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS