Dorong Riset Badan Usaha, Pemerintah Beri Intensif Fiskal
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dorong Riset Badan Usaha, Pemerintah Beri Intensif Fiskal

Selasa, 17 November 2020 | 17:10 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Pemerintah mendorong partisipasi sektor badan usaha dalam melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan atau riset melalui pemberian insentif fiskal. Hal itu disampaikan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro dalam Sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 153 Tahun 2020 secara daring, beberapa waktu lalu.

“Saat ini pemerintah terus mendorong tumbuhnya partisipasi sektor badan usaha dalam melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan agar dapat meningkatkan daya saingnya. Bukti keseriusan pemerintah dalam mendorong kegiatan litbang adalah dengan menyiapkan insentif fiskal bagi industri,” ujar Bambang seperti diberitakan pada laman Sekretariat Kabinet (Setkab), Selasa (17/11/2020).

Disebutkan bahwa pada 9 Oktober 2020, telah dikeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 153 Tahun 2020 tentang Pemberian Pengurangan Penghasilan Bruto atas Kegiatan Penelitian dan Pengembangan Tertentu di Indonesia. “Salah satu tujuannya meningkatkan kontribusi badan usaha agar melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan dalam rangka menghasilkan produk-produk inovasi yang dikerjasamakan dengan beberapa pihak, seperti lembaga penelitian dan perguruan tinggi,” ujarnya.

Bambang menambahkan, swasta diharapkan dapat mengambil peran dalam membangkitkan semangat penelitian dan pengembangan serta mampu meningkatkan kolaborasi antara para pelaku industri dengan peneliti. “Agar kemanfaatan hasil kegiatan penelitian dan pengembangan menjadi penghela produksi industri serta dapat dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Diungkapkan Bambang, hambatan dalam pelaksanaan kegiatan riset badan usaha di Indonesia salah satunya keterbatasan anggaran, di mana sampai saat ini porsi alokasi anggaran penelitian dan pengembangan masih bertumpu pada pemerintah. Permasalahan anggaran yang dinilai terlalu kecil harus diselesaikan bersama.

“Saat ini di Indonesia, sekitar 80% dana penelitian dan pengembangannya berasal dari APBN, sedangkan 20% dari Industri. Berbanding terbalik dengan Singapura dan Korea Selatan di mana 80%-84% berasal dari industri. Perlu dorongan dari pihak swasta untuk dapat berkontribusi lebih besar dalam kegiatan riset dan pengembangan,” ungkapnya.

Berdasarkan PMK Nomor 153 tahun 2020, wajib pajak yang melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan tertentu di Indonesia dapat diberikan pengurangan penghasilan bruto sebesar 100% dari jumlah biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan tersebut. Dari hasil kegiatan yang dilakukan melalui kerja sama dengan lembaga penelitian dan pengembangan pemerintah dan/atau Lembaga Pendidikan Tinggi di Indonesia yang menghasilkan paten atau hak Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) dan komersialisasi, wajib pajak juga memperoleh tambahan pengurangan penghasilan bruto paling tinggi 200% dari akumulasi biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan penelitian dan pengembangan dalam jangka waktu tertentu.

“Dengan insentif fiskal ini, pemerintah mendorong industri agar melakukan penemuan, inovasi, penguasaan teknologi baru, dan/atau alih teknologi bagi pengembangan industri dan mampu meningkatkan daya saing industri nasional. Selain itu, kebijakan pemberian insentif pajak kepada industri yang mengeluarkan anggarannya dalam rangka kegiatan penelitian dan pengembangan yang dilakukan di Indonesia diharapkan mampu meningkatkan invensi dan inovasi dalam negeri,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

OJK Gali Potensi Pembiayaan Ekonomi Hijau

Perubahan iklim telah mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menggali potensi pembiayaan ekonomi hijau (green economy).

EKONOMI | 28 Oktober 2021


Kasad Minta Dekopin Sejahterakan Prajurit Lewat Koperasi

Kasad minta Ketua Dekopin membimbing proses digitalisasi Koperasi Kartika sehingga bisa menghadirkan kesejahteraan untuk prajurit AD di seluruh Indonesia.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

APG Minta Karyawan Solid Dukung Penyelamatan Garuda Indonesia

Pilot Garuda sudah menjalankan pengurangan penghasilan sebesar 50% demi mendukung proses penyelamatan Garuda Indonesia.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Prudential Dorong Literasi Asuransi Jiwa Syariah bagi Perempuan

Pemahaman masyarakat Indonesia mengenai keuangan maupun asuransi masih rendah.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Delapan Varietas Perkebunan Lulus Penilaian Kementan

Sebanyak delapan varietas perkebunan teranyar disetujui untuk dilepas Menteri Pertanian setelah lulus dari Tim Penilai Varietas (TPV) Ditjen Perkebunan.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Dewan Komisaris Pertamina Kunjungi Dockyard Sorong

Dewan Komisaris berkesempatan mengunjungi Pertamina Dockyard Sorong yang merupakan salah satu business unit PT Pertamina.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Menteri Basuki: Infrastruktur Berkelanjutan Ikut Kurangi Emisi Karbon

Pembangunan infrastruktur ramah lingkungan dan berkelanjutan dilakukan sebagai upaya pengurangan emisi karbon dan berketahanan terhadap perubahan iklim.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Ditopang Infrastruktur, ALFI Sebut Biaya Logistik Turun Jadi 21,3%

Berdasarkan perhitungan yang dibuat ALFI, biaya logistik sudah turun ke angka 21,3% dari produk domestik bruto (PDB).

EKONOMI | 27 Oktober 2021


TAG POPULER

# Upah Minimum


# Anies Baswedan


# Timnas U-23


# Cuti Bersama


# Tabrakan Bus Transjakarta



TERKINI
Bursa Eropa Melemah, Investor Pantau Pembaruan Anggaran Inggris

Bursa Eropa Melemah, Investor Pantau Pembaruan Anggaran Inggris

EKONOMI | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings