Dow Ambles Akibat Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Ketidakjelasan Stimulus
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-2.05)   |   COMPOSITE 6429.76 (0.29)   |   DBX 1210.46 (12.07)   |   I-GRADE 190.638 (-1.34)   |   IDX30 545.485 (-1.51)   |   IDX80 146.318 (-0.07)   |   IDXBUMN20 442.834 (-1.24)   |   IDXESGL 150.48 (0.29)   |   IDXG30 147.901 (0.37)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-0.73)   |   IDXQ30 155.036 (-0.96)   |   IDXSMC-COM 294.681 (0.4)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-0.55)   |   IDXV30 149.629 (0.56)   |   INFOBANK15 1097.88 (-12.35)   |   Investor33 466.613 (-1.1)   |   ISSI 189.631 (-0.01)   |   JII 670.82 (0.69)   |   JII70 234.975 (-0.16)   |   KOMPAS100 1301.99 (-2.17)   |   LQ45 1014.85 (-1.65)   |   MBX 1779.94 (-2.58)   |   MNC36 344.694 (-0.95)   |   PEFINDO25 341.155 (-2.53)   |   SMInfra18 331.858 (2.19)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.15)   |  

Dow Ambles Akibat Meningkatnya Kasus Covid-19 dan Ketidakjelasan Stimulus

Sabtu, 21 November 2020 | 05:45 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Street jatuh pada perdagangan Jumat (21/11/2020) karena meningkatnya kasus Covid-19 ditambah pertanyaan pendanaan bank sentral untuk program darurat sehingga menimbulkan keraguan pemulihan ekonomi.

Dow Jones Industrial Average turun 219,75 poin atau 0,8% menjadi 29.263,48. S&P 500 merosot 0,7% menjadi 3.557,54. Nasdaq Composite mundur 0,4% untuk mengakhiri hari di 11.854,97.

Boeing dan Salesforce yang menjadi saham berkinerja terburuk di Dow, masing-masing turun 2,9% dan 2,5%. Semenara sektor teknologi dan industri terkoreksi 1,1% dan 0,9%, memimpin penurunan S&P 500.

Rata-rata dalam tujuh hari terakhir, infeksi Covid-19 di AS per hari mencapai 165.029, menurut analisis CNBC dari data John Hopkins. Angka ini 24% lebih tinggi dari seminggu lalu. Pada Kamis saja, tercatat 187.833 kasus. Banyak negara bagian membatalkan rencana pembukaan kembali dan menerapkan pembatasan baru untuk menekan penyebaran.

Gubernur California Gavin Newsom pada Kamis (19/11/2020) mengeluarkan perintah pada warganya agar tinggal di rumah. Pekerjaan dan pertemuan yang tidak penting tidak diperbolehkan antara pukul 10 malam dan 5 pagi.

Sementara Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit menyarankan warga Amerika tidak bepergian pada acara Thanksgiving.

Ekonom JP Morgan menulis dalam sebuah catatan bahwa pembatasan akibat Covid-19 akan membuat ekonomi negatif pada kuartal pertama 2021. JP Morgan menurunkan prospek PDB kuartal pertama menjadi terkontraksi minus 1%. Hal ini membuat JP Morgan, ekonom Wall Street pertama yang memperkirakan PDB negatif di awal tahun depan.

Pelemahan perdagangan Jumat menyebabkan Dow dan S&P 500 turun secara mingguan pertama kalinya dalam tiga minggu. Dow turun 0,7% minggu ini dan S&P 500 kehilangan 0,8%.

“Pasar dapat melihat cahaya di ujung terowongan,” kata Manajer Portofolio GW&K Investment Management, Aaron Clark. “Di sisi lain kasus melonjak dan ada langkah-langkah penutupan. Pasar sedang bergulat dengan itu."

Sentimen yang membebani pasar Jumat adalah ketidaksepakatan antara Departemen Keuangan dan Federal Reserve atas kelanjutan pendanaan untuk beberapa program darurat yang dilaksanakan selama resesi.

Menteri Keuangan Steven Mnuchin berusaha mengakhiri beberapa fasilitas The Fed yang membeli obligasi korporasi serta program pinjaman untuk bisnis kecil dan menengah. Padahal menurut bank sentral, program tersebut berperan penting mendukung ekonomi.

Sementara investor mendapat kabar baik tentang vaksin. Pfizer dan BioNTech mengajukan izin penggunaan darurat vaksin Covid-19 kepada BPOM AS (Food and Drug Administration/FDA). Perusahaan menyatakan siap mengirimkan vaksin dalam beberapa jam setelah FDA menyetujui otorisasi.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bursa Eropa Menguat Abaikan Stimulus AS dan Kekhawatiran Covid-19

Pan-European Stoxx 600 ditutup naik hampir 0,5%. Sektor minyak dan gas menguat 1,5%.

EKONOMI | 21 November 2020

Jokowi Sebut Bogor Goals Masih Relevan Perkokoh Pasar Terbuka

Fondasi kebersamaan yang dibangun di tahun 1994 silam d Bogor kini cenderung melemah.

EKONOMI | 21 November 2020

Pelindo III dan KAI Kerja Sama Pengoptimalan Aset

Kedua BUMN sepakat memperbaiki infrastruktur dan integrasi antarmoda laut dan darat melalui inovasi bisnis proses bersama.

EKONOMI | 20 November 2020

Pet Shop, Bisnis yang Tidak Terdampak Covid-19

Pada era pandemi ini, pengunjung yang datang ke tokonya jauh lebih meningkat.

EKONOMI | 20 November 2020

Ekosistem Digital Bantu Percepatan Penanganan Covid-19

BNI sudah menerbitkan hampir 8 juta kartu TapCash di seluruh Indonesia.

EKONOMI | 20 November 2020

Menkop dan UKM: Indonesia Digital Trade Show Dorong UMKM Go Online

Menurut Teten, pemerintah terus mendorong pengusaha lokal dan UMKM di seluruh Indonesia bisa menembus pasar digital.

EKONOMI | 20 November 2020

Survei: Usaha Mikro Terbantu dengan Program PEN

Sebanyak 83% pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merasa terbantu atas berbagai program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diberikan oleh pemerintah

EKONOMI | 20 November 2020

Kekhawatiran Covid-19 Meningkat, Wall Street Terindikasi Melemah

Dow Jones futures turun 0,22%, S&P 500 futures turun 0,18%, dan Nasdaq futures naik 0,01%.

EKONOMI | 20 November 2020

Serikat Pekerja RTMM Minta Cukai SKT Tak Naik

Disayangkan jika pemerintah tetap bersikukuh berencana untuk menaikkan tarif cukai 2021 terutama untuk segmen padat karya SKT.

EKONOMI | 20 November 2020

IKPI Usulkan Denda Administrasi Pajak Mengacu Suku Bunga BI

Sebaiknya suku bunga acuan yang digunakan mengacu pada suku bunga yang terpublikasi dan bisa diakses oleh publik seperti BI 7DRRR.

EKONOMI | 20 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS