Banpres Produktif untuk Usaha Mikro Perkuat Ekonomi Korban Gempa Maluku
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-9.74)   |   COMPOSITE 6258.57 (-118.4)   |   DBX 1209.79 (-7.56)   |   I-GRADE 185.201 (-3.15)   |   IDX30 531.719 (-11.49)   |   IDX80 142.034 (-2.79)   |   IDXBUMN20 420.424 (-11.55)   |   IDXESGL 146.593 (-2.74)   |   IDXG30 145.132 (-2.95)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-8.07)   |   IDXQ30 151.699 (-2.74)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-6.96)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-8.98)   |   IDXV30 142.342 (-4.12)   |   INFOBANK15 1078.54 (-23.31)   |   Investor33 455.425 (-8.95)   |   ISSI 183.228 (-3.1)   |   JII 646.305 (-9.76)   |   JII70 225.666 (-3.53)   |   KOMPAS100 1262.11 (-23.67)   |   LQ45 987.949 (-21.07)   |   MBX 1725.55 (-36.04)   |   MNC36 336.055 (-6.76)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.72)   |   SMInfra18 316.891 (-5.9)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-8.04)   |  

Banpres Produktif untuk Usaha Mikro Perkuat Ekonomi Korban Gempa Maluku

Senin, 23 November 2020 | 10:34 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Ambon, Beritasatu.com - Gempa Bumi Maluku yang terjadi pada tahun 2019 lalu masih menyisahkan masalah bagi warga yang terdampak. Kehidupan ekonomi mereka belum benar-benar pulih apalagi hal ini diperparah dengan mewabahnya pandemi Covid-19.

Beruntung pemerintah menggulirkan program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro yang diarahkan untuk membangkitkan kemampuan pelaku usaha mikro untuk kembali melakukan aktivitas usaha setelah terhenti akibat pandemi Covid-19.

Sebagian Korban gempa bumi Maluku khususnya di Desa Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah merupakan pelaku usaha mikro di mana mereka ikut merasakan dampak akibat adanya pandemi Covid-19.

“Pasca gempa masyarakat betul-betul kesulitan ekonomi, makanya saya punya inisiatif untuk membuka warung kecil-kecilan sekedar memenuhi kebutuhan kami,” ungkap Dalahaji Tuasikal, salah seorang penerima Banpres Produktif Untuk Usaha Mikro dari Desa Pelauw saat diwawancara sebagaimana dalam siaran persnya yang diterima Senin (23/11/2020).

Dalahaji bersama istrinya membuka usaha warung sembako. Setiap bulan keuntungan yang didapat berkisar Rp 2-3 juta. Memang tidak besar pendapatan tersebut, namun bagi keluarga Dahalaji penghasilan itulah yang membuat mereka bisa survive di tengah kesulitan yang ada.

“Bantuan ini sangat membantu kami, walaupun jumlahnya tidak seberapa tapi saya dan istri bisa memanfaatkan untuk menambah modal usaha. Alhamdulillah sampai sekarang usaha kami masih berjalan lancar,” kata Dalahaji.

Warung sembako Dalahaji terletak di pusat keramaian Desa Pelauw sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat setempat. Kebutuhan sembako yang tersedia di warung sederhana ini antara lain beras, indomie, kopi, gula, dan aneka jajanan anak.

“Kalau suplai barang kami tidak sulit, namun karena pandemi ini aktivitas kami sedikit terganggu karena mau ke kota kita harus menyiapkan persyaratan seperti surat jalan. Tapi kami bersyukur pandemi sudah mulai pulih,” ujar Dalahaji.

Mudah dapat Banpres

Dalahaji mengungkapkan, dirinya sangat mudah mendapatkan Banpres Produktif Untuk Usaha Mikro. Awalnya dia dihubungi oleh Dinas terkait untuk menyiapkan berkas persyaratan seperti KTP, Kartu Keluarga dan Surat Rekomendasi dari Desa setempat.

“Setelah data saya siapkan, bulan September akhir langsung cair dari Bank BRI. Dan saya pastikan tidak ada potongan apapun, kami menerima utuh Rp2,4 juta,” terang Dalahaji.

Dianggap sangat membantu ekonomi masyarakat, Dalahaji berharap program Banpres Produktif Untuk Usaha Mikro dari pemerintah tersebut dilanjutkan hingga tahun 2021. Apalagi menurut dia, pandemi Covid-19 belum dapat dipastikan kapan akan berakhir.

“Bagaimana pun juga kami berharap program ini tetap dilanjutkan supaya ekonomi masyarakat bisa kembali pulih. Bayangkan kalau tahun depan dihentikan tapi pandemi masih tetap ada, maka saya yakin situasinya akan semakin parah,” lanjut dia.

Di tempat terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Maluku, Muhammad Nasir Kilkoda mengungkapkan bahwa pencairan dana Banpres Produktif Untuk Usaha Mikro di Provinsi Maluku sudah dilakukan sejak bulan September 2020. Tetapi belum semua yang diusulkan telah menerima.

“Yang sudah menerima itu dari bank tidak memberikan datanya secara mendetail, karena mereka yang eksekusi bukan dari kita,” papar Kilkoda.

Dia mengatakan, pencairan dana Banpres Produktif Untuk Usaha Mikro dilakukan secara bertahap. Tahap awal bagi peserta yang datanya sudah lengkap dan terverifikasi, sementara yang belum masih perlu waktu untuk dilakukan verifikasi oleh pemerintah pusat.

“Kita berharap yang dapat adalah betul-betul usaha mikro bukan sembarangan. Oleh karena itu, diminta data-data lengkap seperti KTP, KK, keterangan desa untuk memperkuat bahwa data ini benar,” katanya.

Banpres Produktif Untuk Usaha Mikro merupakan bagian dari Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang bertujuan memberikan stimulus modal bagi para pelaku usaha mikro agar usaha dan bisnis terus berjalan di tengah pandemi dan membantu mengurangi angka kemiskinan maupun pengangguran.

Program ini cepat terserap dengan dukungan perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Negara (Himbara), koperasi, pemda, dan Kementerian/Lembaga (K/L) yang melakukan pendampingan.

Pemerintah mencatat realisasi program Banpres Produktif Untuk Usaha Mikro mencapai 79,61 persen. Pemerintah optimistis Program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro tahap satu dan dua dapat menjangkau 12 juta pelaku usaha.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kempupera Bangun Jembatan Gantung Mekar Baru di Banten

Kempupera juga membangun infrastruktur kerakyatan, salah satunya adalah Jembatan Gantung Mekar Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten.

EKONOMI | 23 November 2020

Harga Emas Antam Stagnan di Rp 977.000

Harga emas Comex hari ini untuk kontrak Februari 2021 turun 0,09% ke US$ 1.876,5 per troy ons pagi ini, menurut data Bloomberg.

EKONOMI | 23 November 2020

Kurs Rupiah Stabil di Rp 14.140

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Senin (23/11/2020), terpantau menguat ke kisaran Rp 14.140.

EKONOMI | 23 November 2020

Ini Rekomendasi Saham Valbury Hari Ini

Valbury merekomendasikan saham TLKM, PGAS, SMGR, BMRI, LSIP, CTRA.

EKONOMI | 23 November 2020

Menguat, IHSG Tembus Level Psikologis 5.600

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,65% ke kisaran 5.607,8 pada awal perdagangan hari ini, Senin (23/11/2020).

EKONOMI | 23 November 2020

PDB Singapura Terkontraksi 4,8%, Bursa Asia Menguat

Singapura mengalami kontraksi 4,8% di triwulan ketiga 2020. Angka ini lebih baik dari estimasi sebelumnya yaitu kontraksi 7%.

EKONOMI | 23 November 2020

Beri Insentif, Distributor Aluminium Tingkatkan Kemitraan dengan UMKM

Sebagian besar mitra pengrajin umumnya skala usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

MEGAPOLITAN | 23 November 2020

Indeks Berjangka Wall Street Melemah, Investor Berharap Stimulus

Dow Jones futures turun 0,2%, S&P 500 futures turun 0,1%, dan Nasdaq futures 100 datar.

EKONOMI | 23 November 2020

Asensi Dukung Pengusaha Merek Lokal Melalui "Indonesia Local Brands Expo 2020"

Mendag Agus Suparmanto menilai pameran Indonesia Local Brands Expo 2020 akan sangat membantu para pelaku UMKM, lisensi dan waralaba menuju digitalisasi.

EKONOMI | 23 November 2020

Sri Mulyani Ingatkan Kelanjutan Konsolidasi Fiskal-Moneter di 2021

Salah satu kebijakan fiskal yang akan dilakukan Indonesia adalah melanjutkan kebijakan pelebaran defisit anggaran.

EKONOMI | 22 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS