Infrastruktur Jalan Tol Gairahkan Pasar Properti Bali
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (0.63)   |   COMPOSITE 6290.8 (1.14)   |   DBX 1362.34 (3.92)   |   I-GRADE 180.342 (-0.04)   |   IDX30 506.102 (-1.07)   |   IDX80 136.192 (-0.57)   |   IDXBUMN20 397.025 (-1.74)   |   IDXESGL 139.555 (0.11)   |   IDXG30 142.425 (-0.91)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-0.92)   |   IDXQ30 145.469 (-0.09)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-0.8)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-3.73)   |   IDXV30 134.488 (-0.85)   |   INFOBANK15 1048.13 (6.74)   |   Investor33 435.467 (0.45)   |   ISSI 181.572 (-0.71)   |   JII 618.362 (-4.97)   |   JII70 218.204 (-1.68)   |   KOMPAS100 1215.76 (-2.34)   |   LQ45 948.468 (-2.19)   |   MBX 1702.13 (-0.52)   |   MNC36 323.237 (0.36)   |   PEFINDO25 323.55 (-0.65)   |   SMInfra18 308.555 (-3.34)   |   SRI-KEHATI 369.754 (0.97)   |  

Infrastruktur Jalan Tol Gairahkan Pasar Properti Bali

Senin, 23 November 2020 | 15:53 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Denpasar, Beritasatu.com - Tingginya minat investor untuk memiliki properti di Bali, tidak terlepas dari campur tangan pemerintah melalui Kempupera (Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) yang terus meningkatkan konektivitas antar wilayah di Bali. Salah satunya, rencana pembangunan Jalan Tol Gilimanuk-Denpasar.

Tujuan utama pembangunan jalan tol yang akan menjadi ruas kedua di Bali setelah Tol Bali Mandara tersebut adalah untuk pengembangan wilayah di Bali bagian Barat, utamanya peningkatan konektivitas dari Pelabuhan Gilimanuk hingga ke Metropolitan Sarbagita yang kerap mengalami kemacetan.

Pembangunan ruas tol kedua di Bali ini sangat diperlukan untuk meningkatkan logistik dan juga sebagai jalur jalan wisata. Pembangunan ruas tol Gilimanuk-Mengwi yang mencapai 95 kilometer ini dalam tahap pertama akan menghubungkan kawasan Pekutatan-Soka dengan panjang jalan mencapai 20 kilometer.

Tahap kedua akan dilanjutkan dari Soka-Mengwi lalu tahap ketiga dari Gilimanuk-Pekutatan. Pembangunan direncanakan dimulai pada kuartal ketiga tahun 2021 dan selesai pada kuartal keempat tahun 2022.

General Manager Marketing Ciputra Group, Andreas Raditya menegaskan, infrastruktur jalan tol yang diperluas, turut mendorong angka penjualan proyek properti di Bali. Terbukti, memasuki kuartal terakhir pada tahun ini, proyek Ciputra Beach Resort yang dikembangkan Ciputra Group mencatatkan penjualan positif, bahkan sudah melebihi target.

"Sudah 105 persen progres penjualannya dan angka ini akan terus bergerak naik karena masih ada waktu menuju akhir tahun,” tegas Raditya saat memberikan keterangan kepada media, Senin (23/11/2020).

Raditya sendiri tidak menampik, tingkat penjualan sempat terganggu di awal merebaknya pandemi Covid-19. ”Namun, cukup mengejutkan pada Juni hingga saat ini, penjualan Ciputra Beach Resort mencatatakan penjualan positif,” imbuhnya.

Menariknya, lanjut Raditya, komposisi penjualan lebih banyak dibukukan oleh produk kavling dibanding rumah atau vila. “Investor saat ini sangat jeli dalam berinvestasi dan mereka ingin investasinya di kawasan yang memiliki konsep, bernilai seperti di Ciputra Beach Resort,” tandasnya.

Saat ini, dua klaster yang sudah dipasarkan yaitu Nivata dan Sadana. Untuk Nivata stok produknya menipis dan Sadana saat ini sudah sold out. “Nivata, produk hunian dengan harga mulai Rp 4,8 miliar ini, hanya tersisa 8 unit dari total 90 unit,” tegasnya.

Menurut Raditya, konsumen dalam melakukan investasi properti kebanyakan karena faktor lokasi. Para investor memilih produk yang bernilai dan tepat, maka produk yang dibeli biasanya produk yang berada di kota yang mereka sudah kenal.

“Tujuan utama investasi properti mereka pasti ada di kota kelahiran dan kemudian Bali, ini karena nilai propertinya selalu menjanjikan. Bali merupakan kawasan wisata tingkat dunia, ada kebanggaan membeli properti di Bali,” jelas Raditya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Melantai di Bursa, Panca Mitra Bidik Dana IPO Rp 300 Miliar

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi IPO adalah PT Sinarmas Sekuritas dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

EKONOMI | 23 November 2020

Investor Asing Borong Saham BRI, BCA, dan Telkom

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat beli bersih investor asing sebesar Rp 88 miliar. Saham BBRI naik 1,24% ke Rp 4.070.

EKONOMI | 23 November 2020

Siang Ini, Kurs Rupiah Belum Beranjak dari Rp 14.140

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Senin (23/11/2020), terpantau menguat ke kisaran Rp 14.140.

EKONOMI | 23 November 2020

Sesi I, IHSG Semakin Kokoh di 5.600-an

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,89% ke kisaran 5.621,2 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (23/11/2020).

EKONOMI | 23 November 2020

BCA Dukung UMKM Bidang Fashion

BCA mencanangkan program kampanye Bangga Lokal.

EKONOMI | 23 November 2020

Tugu Insurance Perkenalkan Susunan Direksi Baru

Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna berharap formasi baru ini akan membawa semangat baru serta optimisme dalam meningkatkan kinerja perseroan.

EKONOMI | 23 November 2020

Jokowi Minta KPCPEN Beri Perhatian Khusus pada Pembukaan Lapangan Kerja

Yang paling dibutuhkan saat ini adalah meningkatkan konsumsi rumah tangga dengan mendorong UMKM dan besar untuk mulai bergerak.

EKONOMI | 23 November 2020

Banpres Produktif untuk Usaha Mikro Perkuat Ekonomi Korban Gempa Maluku

Banpres bantu warga korban gempa di Ambon.

EKONOMI | 23 November 2020

Kempupera Bangun Jembatan Gantung Mekar Baru di Banten

Kempupera juga membangun infrastruktur kerakyatan, salah satunya adalah Jembatan Gantung Mekar Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten.

EKONOMI | 23 November 2020

Harga Emas Antam Stagnan di Rp 977.000

Harga emas Comex hari ini untuk kontrak Februari 2021 turun 0,09% ke US$ 1.876,5 per troy ons pagi ini, menurut data Bloomberg.

EKONOMI | 23 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS