Indef Proyeksikan Ekonomi Indonesia di 2021 Tumbuh 3%
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Indef Proyeksikan Ekonomi Indonesia di 2021 Tumbuh 3%

Senin, 23 November 2020 | 16:17 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Indef (Istitute for Development of Economics and Finance) memproyeksikan ekonomi Indonesia pada 2021 akan tumbuh 3 persen, lebih baik dari proyeksi pertumbuhan ekonomi di 2020 yang minus 1,35 persen. Namun proyeksi Indef untuk tahun 2021 ini lebih rendah dari target pemerintah yang sebesar 5 persen.

Direktur Eksekutif Indef, Tauhid Ahmad menyampaikan, proyeksi ini dilatarbelakangi beberapa hal, antara lain efektivitas penyerapan program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) yang pada tahun ini masih belum maksimal.

Program perlindungan sosial sejauh ini juga dilihatnya belum dapat menggerakan permintaan domestik. Apalagi jumlah bantuan perlindungan sosial berkurang separuh di tahun depan. Selain ini, belanja kelas menengah juga masih belum akan meningkat ketika Pandemi Covid-19 belum mereda.

"Indef memprediksi laju kredit perbankan sebagai sumber utama likuiditas perekonomian masih akan tertekan, sehingga pemulihan ekonomi secara keseluruhan juga akan berjalan pelan,” kata Tauhid Ahmad dalam acara webinar yang digelar Indef, Senin (23/11/2020).

Menurut Tauhid, upaya melakukan ekspansi moneter melalui penurunan bunga acuan juga mengalami keterbatasan seiring menjaga stabilitas kurs juga bagian penting dalam pemulihan ekonomi

Selain itu, Tauhid melihat perkiraan pemerintah untuk memulai proses vaksinasi pada semester I-2021 juga masih akan menghadapi banyak hambatan dan tantangan.

"Ketersediaan vaksin pada tahun depan juga masih terbatas. Sungguh pun vaksin sudah tersedia hingga 70% dari populasi, tentunya proses distribusi dan vaksinasi akan memerlukan waktu, dan selama proses tersebut pembatasan aktivitas dan protokol kesehatan masih akan berlanjut,” ujar Tauhid.

Nilai Tukar Rupiah
Untuk nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), Indef memproyeksikan nilainya pada 2021 sebesar Rp 14.800. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain tingkat credit default swap (CDS) masih bergerak tinggi dan cenderung fluktuatif dibandingkan dengan pasar negara ASEAN lainnya.

Menurut Tauhid, ketika tingkat CDS tinggi, besarnya dana yang dikeluarkan investor untuk melindungi portofolio pun masih tinggi. Investor akan berhati-hati untuk masuk ke pasar Indonesia.

"Optimisme ekonomi Amerika Serikat pasca Pemilu justru bisa menjadi berita buruk untuk pasar uang Indonesia yang dinamikanya sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal atau asing. Dolar AS akan menguat seiring membaiknya perekonomian AS, sementara rupiah lebih berpeluang tertekan,” papar Tauhid.

Selain itu, pasar uang di Indonesia Yang masih dangkal membuat investor lebih tertarik untuk perdagangan jangka pendek dan bukan untuk investasi jangka panjang, akibatnya rupiah cenderung fluktuatif dibanding beberapa mata uang negara lain.

Untuk tingkat inflasi, proyeksi Indef sebesar 2,5 persen lantaran daya beli masyarakat yang masih tertahan dan aktivitas ekonomi yang belum pulih seperti kondisi sebelum pandemi, sehingga membuat tingkat inflasi masih terpatok rendah. Selanjutnya untuk Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) diproyeksikan Indef sebesar 7,8 persen (10,4 juta jiwa), dan Tingkat kemiskinan 10,5 persen.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kompetisi MOFP 2020 Cetak Desainer Fesyen Muslim Berbakat

Kemperin terus berupaya mengembangkan potensi besar industri fesyen muslim di Indonesia dengan menggelar Modest Fashion Project (MOFP) 2020.

EKONOMI | 23 November 2020

Pemerintah Ajak Masyarakat Prioritaskan Produk dalam Negeri Penuhi Kebutuhan

Pemerintah terus berjuang pulihkan ekonomi masyarakat.

EKONOMI | 23 November 2020

Infrastruktur Jalan Tol Gairahkan Pasar Properti Bali

Infrastruktur jalan tol yang diperluas, turut mendorong angka penjualan proyek properti di Bali.

EKONOMI | 23 November 2020

Melantai di Bursa, Panca Mitra Bidik Dana IPO Rp 300 Miliar

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi IPO adalah PT Sinarmas Sekuritas dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

EKONOMI | 23 November 2020

Investor Asing Borong Saham BRI, BCA, dan Telkom

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat beli bersih investor asing sebesar Rp 88 miliar. Saham BBRI naik 1,24% ke Rp 4.070.

EKONOMI | 23 November 2020

Siang Ini, Kurs Rupiah Belum Beranjak dari Rp 14.140

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Senin (23/11/2020), terpantau menguat ke kisaran Rp 14.140.

EKONOMI | 23 November 2020

Sesi I, IHSG Semakin Kokoh di 5.600-an

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,89% ke kisaran 5.621,2 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Senin (23/11/2020).

EKONOMI | 23 November 2020

BCA Dukung UMKM Bidang Fashion

BCA mencanangkan program kampanye Bangga Lokal.

EKONOMI | 23 November 2020

Tugu Insurance Perkenalkan Susunan Direksi Baru

Presiden Direktur Tugu Insurance Indra Baruna berharap formasi baru ini akan membawa semangat baru serta optimisme dalam meningkatkan kinerja perseroan.

EKONOMI | 23 November 2020

Jokowi Minta KPCPEN Beri Perhatian Khusus pada Pembukaan Lapangan Kerja

Yang paling dibutuhkan saat ini adalah meningkatkan konsumsi rumah tangga dengan mendorong UMKM dan besar untuk mulai bergerak.

EKONOMI | 23 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS