Produsen Pipa Belanda Bangun Pabrik Rp 1,7 Triliun di KIT Batang
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.108 (0.21)   |   COMPOSITE 6251.05 (38.59)   |   DBX 1329.86 (16.32)   |   I-GRADE 180.794 (0.41)   |   IDX30 506.396 (0.9)   |   IDX80 136.709 (0.42)   |   IDXBUMN20 403.084 (1.37)   |   IDXESGL 140.339 (-0.42)   |   IDXG30 143.133 (0.8)   |   IDXHIDIV20 446.039 (0.87)   |   IDXQ30 145.232 (0.1)   |   IDXSMC-COM 293.729 (3.96)   |   IDXSMC-LIQ 360.142 (3.07)   |   IDXV30 135.556 (1.53)   |   INFOBANK15 1043.56 (-2.24)   |   Investor33 435.417 (-0.04)   |   ISSI 183.035 (1.64)   |   JII 629.726 (4.78)   |   JII70 221.943 (2.13)   |   KOMPAS100 1220.71 (4.09)   |   LQ45 950.717 (1.82)   |   MBX 1696.63 (8.69)   |   MNC36 322.327 (0.16)   |   PEFINDO25 325.87 (0.1)   |   SMInfra18 306.901 (3.47)   |   SRI-KEHATI 370.644 (-0.59)   |  

Produsen Pipa Belanda Bangun Pabrik Rp 1,7 Triliun di KIT Batang

Senin, 23 November 2020 | 16:42 WIB
Oleh : Lona Olavia / JAI

Den Haag, Beritasatu.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, produsen pipa global Wavin BV (Wavin) di Den Haag akan berinvestasi di Indonesia senilai US$ 125 juta atau Rp 1,7 triliun.

“Kami menawarkan Wavin bisa membangun pabriknya di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang. KIT Batang menawarkan harga tanah yang sangat kompetitif, fasilitas dan infrastruktur juga sangat memadai,” ujar Bahlil dalam siaran pers, Senin (23/11/2020).

Menurut Bahlil, Wavin berencana akan membangun pabriknya di salah satu lokasi di Pulau Jawa. Namun, berdasarkan kalkulasi logistik dan transportasi, wilayah tersebut kurang efisien. Sementara itu KIT Batang siap menyediakan lahan seluas 20 hektare (Ha) untuk dijadikan lokasi investasi.

"Bila anda memasok bahan baku dari Cilegon, Banten, maka Batang bisa dijangkau dengan transportasi kereta api, karena di Batang sudah tersedia jalur stasiun kereta sehingga akan menunjang biaya logistik yang lebih murah,” kata Bahlil.

Rencananya Wavin akan berinvestasi di Indonesia sampai US$ 125 juta atau Rp1,7 triliun di Indonesia dengan target produksi pada tahun 2022.

Diharapkan pabrik baru tersebut dapat menyerap sebanyak 400-500 tenaga kerja secara langsung. Bahlil mengatakan, dengan masifnya pembangunan infrastruktur di Indonesia, Wavin dapat berperan sebagai pemasok kebutuhan pipa dan dapat memenuhi kebutuhan pipa nasional.

Di sisi lain, dengan adanya kebijakan pemerintah memperketat impor untuk kebutuhan material pembangunan infrastruktur, Wavin telah mengambil langkah yang tepat dengan rencana pembangunan pabriknya di Indonesia.

Sepak terjang Wavin yang telah beroperasi di 25 negara di Asia, Australia, Afrika, Amerika Latin, Timur Tengah, dan Amerika Utara mendorong perusahaan untuk memperkuat kehadirannya di pasar Asia Pasifik. Wavin menjatuhkan pilihannya ke Indonesia untuk dijadikan hub di Asia Pasifik.

Sebelumnya, Wavin sudah bekerja sama dengan perusahaan lokal untuk memproduksi pipa plastik dengan merek Wavin, namun kerja sama itu telah berakhir 2 tahun lalu. "Namun Wavin ingin hadir secara independen dengan entitas baru, yaitu proyek diversifikasi pertama Wavin di Indonesia,” kata Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Ikmal Lukman.

Wavin merupakan produsen pipa plastik dunia berbasis di Zwolle, Belanda dan telah berdiri sejak 1955. Perusahaan ini mampu mengembangkan berbagai produk pipa yang ramah lingkungan untuk kepentingan fasilitas drainase dan suplai air.

Kunjungan Kepala BKPM kali ini untuk memenuhi undangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Den Haag dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dalam mensosialisasikan Undang-Undang Cipta Kerja kepada pelaku usaha di Belanda, terutama bagi investor yang serius untuk mengembangkan usahanya di Indonesia.

Jika melihat performa investasi Belanda di Indonesia sejak tahun 2015 hingga September 2020, Belanda berada di peringkat ke-6 dengan nilai total US$ 8,8 miliar.

Dalam periode itu, Belanda merupakan negara Eropa pertama dalam peringkat 10 besar investasi Indonesia. Berdasarkan sektor, minat investasi Belanda di Indonesia tercatat pada sektor listrik, gas, dan air (35,1%), transportasi gudang dan telekomunikasi (22,5%), pertambangan (17,3%), industri kimia dan farmasi (6,5%), industri makanan (4,7%) serta sektor lainnya (13,8%).

KIT Batang adalah kawasan industri percontohan kerja sama antara pemerintah dengan BUMN, dengan konsep infrastruktur dasar dan pendukung disediakan oleh pemerintah. Pembangunan KIT Batang dibagi ke dalam 2 tahap pengembangan. Tahap 1 adalah pengembangan 450 Ha lahan, kemudian tahap selanjutnya meliputi keseluruhan wilayah seluas 4.300 Ha.

Pemerintah agresif mengejar pembangunan KIT Batang agar segera siap menerima investasi-investasi yang akan masuk ke Indonesia. Saat ini, pembukaan lahan telah mencapai 71 Ha dan pembangunan kantor galeri pemasaran telah selesai 100%.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemtan Ajak Milenial Kelola Sektor Pertanian

Kementerian Pertanian (Kemtan) mengajak kaum milenial untuk turut mengelola sektor pertanian dalam negeri.

EKONOMI | 23 November 2020

Pemulihan Ekonomi harus Selaras dengan SDGs

Pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19 mengharuskan pemerintah dan korporasi untuk mengedepankan perbaikan yang selaras dengan SDGs.

EKONOMI | 23 November 2020

3,43 Juta Orang Terselamatkan dari Kemiskinan Berkat PEN

Program Perlindungan Sosial yang menjadi bagian dari program besar Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mampu menekan laju kemiskinan di Indonesia.

EKONOMI | 23 November 2020

Indef Proyeksikan Ekonomi Indonesia di 2021 Tumbuh 3%

Proyeksi Indef untuk pertumbuhan ekonomi tahun 2021, lebih rendah dari target pemerintah yang sebesar 5 persen.

EKONOMI | 23 November 2020

Kompetisi MOFP 2020 Cetak Desainer Fesyen Muslim Berbakat

Kemperin terus berupaya mengembangkan potensi besar industri fesyen muslim di Indonesia dengan menggelar Modest Fashion Project (MOFP) 2020.

EKONOMI | 23 November 2020

Pemerintah Ajak Masyarakat Prioritaskan Produk dalam Negeri Penuhi Kebutuhan

Pemerintah terus berjuang pulihkan ekonomi masyarakat.

EKONOMI | 23 November 2020

Infrastruktur Jalan Tol Gairahkan Pasar Properti Bali

Infrastruktur jalan tol yang diperluas, turut mendorong angka penjualan proyek properti di Bali.

EKONOMI | 23 November 2020

Melantai di Bursa, Panca Mitra Bidik Dana IPO Rp 300 Miliar

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi IPO adalah PT Sinarmas Sekuritas dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

EKONOMI | 23 November 2020

Investor Asing Borong Saham BRI, BCA, dan Telkom

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat beli bersih investor asing sebesar Rp 88 miliar. Saham BBRI naik 1,24% ke Rp 4.070.

EKONOMI | 23 November 2020

Siang Ini, Kurs Rupiah Belum Beranjak dari Rp 14.140

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Senin (23/11/2020), terpantau menguat ke kisaran Rp 14.140.

EKONOMI | 23 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS