OJK: Penciptaan Lapangan Kerja Kunci Percepat Pemulihan Ekonomi
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-5.79)   |   COMPOSITE 6258.57 (-56.46)   |   DBX 1209.79 (-1.54)   |   I-GRADE 185.201 (-1.44)   |   IDX30 531.719 (-6.43)   |   IDX80 142.034 (-1.29)   |   IDXBUMN20 420.424 (-5.86)   |   IDXESGL 146.593 (-1.21)   |   IDXG30 145.132 (-1.32)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-4.47)   |   IDXQ30 151.699 (-1.64)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-2.95)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-2.49)   |   IDXV30 142.342 (-1.61)   |   INFOBANK15 1078.54 (-18.53)   |   Investor33 455.425 (-4.76)   |   ISSI 183.228 (-0.83)   |   JII 646.305 (-1.31)   |   JII70 225.666 (-0.56)   |   KOMPAS100 1262.11 (-10.58)   |   LQ45 987.949 (-11.42)   |   MBX 1725.55 (-17.65)   |   MNC36 336.055 (-3.58)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.21)   |   SMInfra18 316.891 (-0.91)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-4.55)   |  

OJK: Penciptaan Lapangan Kerja Kunci Percepat Pemulihan Ekonomi

Selasa, 24 November 2020 | 11:58 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Skenario pertumbuhan ekonomi akan berjalan cepat jika didukung penciptaan lapangan kerja di berbagai segmen. Utamanya di sektor unggulan seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan dan pertambangan. Sektor-sektor tersebut diharapkan bisa menyerap tenaga kerja lebih banyak.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, sebagai pemimpin orkestra, presiden harus cepat mendorong pembukaan tenaga kerja, supaya bisa menggairahkan sektor sekunder. "Apalagi, pandemi memukul keras jumlah tenaga kerja sehingga angka pengangguran naik," kata dia dalam Economic Outlook 2021 di sesi I dengan topik “Memacu Pertumbuhan di Tengah Pandemi" yang digelar Beritasatu Media Holdings secara virtual, Selasa (24/11).

Per Agustus 2020, data BPS menyebut 29,12 juta orang (14,28%) penduduk usia kerja terdampak Covid-19, terdiri dari pengangguran karena Covid-19 (2,56 juta orang), Bukan Angkatan Kerja (BAK) karena Covid-19 (0,76 juta orang), sementara tidak bekerja karena Covid-19 (1,77 juta orang), dan penduduk bekerja yang mengalami pengurangan jam kerja karena Covid-19 (24,03 juta orang).

Pemulihan ekonomi sektor sekunder, tambah Wimboh amat penting di tengah kelas menengah atas yang mengerem daya beli. Pasalnya, sektor sekunder saat ini juga menjadi salah satu leading indikator karena memiliki multiplier effect yang besar dalam pemulihan dunia usaha. Meski begitu, penyaluran bantuan sosial (bansos) dinilainya juga tepat membantu masyarakat di tengah pandemi.

Di sisi lain, industri perbankan dan pasar modal saat ini, ungkap Wimboh siap mendukung dunia korporasi dalam pemberian dana untuk bangkit kembali. OJK sendiri menyadari, korporasi memiliki “napas” yang ada batasnya. Untuk itu, stimulasi penting untuk didorong pemerintah.

“Perbankan dan pasar modal siap, suku bunga tinggal masalah waktu. Tapi, suku bunga kredit bukan masalah utama, bagaimana demand produk yang di-generate oleh korporat tadi bisa ada, itu lebih penting. Nah, untuk pengungkitnya orang yang bekerja tadi bisa jadi sumber pertumbuhan di sektor sekunder, sehingga riilnya bisa bangkit. Itu skenario yang harus kita prioritaskan,” ungkapnya.

Wimboh menambahkan, bunga kredit saat ini sudah single digit, bahkan punya potensi untuk turun lagi. Seiring langkah Bank Indonesia (BI) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang akan menurunkan suku bunga acuan dan penjaminan. Namun diakuinya, penyaluran kredit kurang cepat sehingga belum bisa mendongkrak permintaan di kebutuhan sekunder masyarakat.

Di sisi lain, dia meyakini fasilitas pembiayaan saat ini bukan menjadi masalah bagi para pengusaha. Sebab, meski diberi subsidi bunga namun itu ada jangka waktunya. “Untuk menghidupkan usahanya, biayanya lebih mahal daripada return-nya. Jadi, banyak korporasi yang belum mau mengambil pinjaman,” katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sesi Siang, IHSG Naik 35 Poin ke 5.688

Sebanyak 261 saham naik, 159 saham melemah dan 195 saham stagnan.

EKONOMI | 24 November 2020

Digitalisasi UMKM Butuh Kolaborasi Pemerintah dan Swasta

Avrist Assurance berinisiatif menjalankan sebuah program pengembangan UMKM khusus bagi perempuan, yaitu Avrist Warrior Women.

EKONOMI | 24 November 2020

Vaksinasi dan UU Cipta Kerja Jadi Game Changer di 2021

Diperlukan kejelasan dimulainya proses vaksinasi, sebab kepastian ini akan memengaruhi proses pemulihan ekonomi dan dunia usaha.

EKONOMI | 24 November 2020

Emas Antam Turun Rp 16.000 Per Gram

Untuk pecahan 500 gram: Rp 450,820 juta.

EKONOMI | 24 November 2020

Pemerintah Sudah Rampungkan 30 Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Saat ini, sudah ada 30 peraturan pelaksanaan (27 RPP dan 3 RPerpres) yang di-upload di portal UU Cipta Kerja.

EKONOMI | 24 November 2020

Wamenpupera: Rusun TNI Sorong Tingkatkan Produktivitas Bertugas

Rusun TNI-AL Sorong dibangun di atas lahan Komplek Pasukan Marinir 3.

EKONOMI | 24 November 2020

Modernland Cilejit Targetkan Hand Over Unit Mulai Kuartal II 2021

Modernland Realty menargetkan rumah-rumah di Modernland Cilejit akan diserahterimakan secara bertahap pada kuartal 2 tahun 2021 mendatang.

EKONOMI | 24 November 2020

Awal Sesi, Rupiah Menguat di Tengah Bervariasinya Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.150-Rp 14.150 per dolar AS.

EKONOMI | 24 November 2020

Awali Perdagangan, IHSG di Jalur Positif

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan naik 37,8 poin (0,6%) menjadi 5.690.

EKONOMI | 24 November 2020

Harga Minyak Melonjak karena Harapan Vaksin Pulihkan Permintaan

Minyak mentah berjangka Brent pengiriman Januari naik US$ 1,10 atau 2,45% menjadi US$ 46,06 per barel.

EKONOMI | 24 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS