UMKM Paling Diuntungkan Hadirnya UU Cipta Kerja
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Economic Outlook 2021

UMKM Paling Diuntungkan Hadirnya UU Cipta Kerja

Selasa, 24 November 2020 | 16:59 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengungkapkan, keberadaan Undang-Undang Cipta Kerja akan memberi manfaat yang besar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Pelaku UMKM juga disebut yang paling diuntungkan dengan hadirnya UU ini.

“Penerima manfaat utama dari Undang-Undang Cipta Kerja adalah UMKM. Tinggal kita buktikan apakah memang dengan Undang-Undang Cipta Kerja ini, kita bisa melakukan scaling-up yang kecil dan menengah menjadi semakin banyak dan semakin besar, supaya yang mikro yang dikategorikan sebagai ekonomi subsistem makin lama makin berkurang,” kata Teten Masduki dalam acara Economic Outlook 2021 sesi “Manfaat UU Cipta Kerja bagi Dunia Usaha” yang terselenggara atas kerja sama Berita Satu Media Holdings dengan PT PLN (Persero), Selasa (24/11/2020).

Di dalam UU Cipta Kerja, beberapa dukungan yang diberikan untuk UMKM antara lain dalam bentuk kemudahan dan kepastian dalam proses perizinan melalui OSS (Online Single Submission), kemudahan dalam mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), kemudahan mendirikan Perseroan Terbuka (PT) perseorangan dan juga biaya yang murah, serta kepastian legalitas bagi pelaku UMKM.

Untuk koperasi, kemudahan diberikan dalam pendirian koperasi dengan penetapan minimal jumlah pendirian hanya sembilan orang. Koperasi juga diberikan dasar hukum yang kuat untuk melaksanakan prinsip usaha syariah, selain juga kemudahan dalam pemanfaatan teknologi.

“Melalui UU Cipta Kerja, kita juga ingin memperkuat posisi UMKM dan koperasi dalam rantai pasok industri. Ini sangat penting, karena rasio partisipasi UMKM kita dalam rantai pasok global masih 4,1%. Saya kira ini penting ke depan, bagaimana UMKM dan usaha besar bermitra, tetapi dalam rantai pasok,” kata Teten.

Melalui UU Cipta kerja, lanjut Teten, akselerasi digitalisasi UMKM dan koperasi juga akan terus dipercepat. Saat ini baru 10,25 juta pelaku UMKM yang terhubung ke dalam platform digital, semementara koperasi baru 2,73%.

Selain itu, UU Cipta Kerja juga ingin mendorong koperasi sebagai pilihan rasional untuk kegiatan usaha masyarakat. Pasalnya persentase penduduk Indonesia yang berkoperasi baru 8,41%, lebih rendah dari rata-rata dunia yang sebesar 16,31%.

Akses terhadap pembiayaan juga akan dipermudah. Tidak lagi menggunakan pendekatan lama yang memakai aset sebagai agunan, tetapi kegiatan usaha juga bisa dijadikan sebagai “agunan” untuk memperoleh pembiayaan.

“Melalui UU Cipta Kerja, kita juga ingin memberikan pembiayaan yang mudah dan murah bagi usaha menengah dan kecil. Apalagi saat ini UMKM yang terhubung dengan lembaga pembiayaan baru 11%. Saya kira ini disebabkan karena kurangnya literasi pelaku UMKM, dan juga masih adanya keengganan perbankan untuk membiayai sektor ini yang dianggap berisiko tinggi melahirkan kredit macet,” kata Teten.

Hal lainnya, UU Cipta Kerja juga memberikan prioritas kepada produk UMKM untuk banyak diserap, di mana 40% belanja kementerian/lembaga akan dialokasikan untuk menyerap produk UMKM.

“Dengan pendekatan ini, barangkali akan mendorong kegiatan UMKM dan koperasi semakin bergairah, sehingga lembaga pembiayaan pun tidak ragu-ragu lagi membiayai UMKM,” kata Teten.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dukung Ketahanan Pangan, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Sebagai komitmen dalam meningkatkan ketahanan energi dan pangan nasional, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai subholding gas PT Pertamina (Persero)

EKONOMI | 24 November 2020

Kempupera Sudah Lelang Dini 1.900 Paket Kegiatan

Basuki menekankan, pihaknya berkomitmen mempercepat belanja modal dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional.

EKONOMI | 24 November 2020

Saham BRI dan Telkom Diborong Investor Asing

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat beli bersih investor asing sebesar Rp 203,9 miliar. Saham BBRI naik 2,94% ke Rp 4.200.

EKONOMI | 24 November 2020

Kurs Rupiah Stabil di Kisaran Rp 14.140

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Selasa (24/11/2020), terpantau melemah ke kisaran Rp 14.140.

EKONOMI | 24 November 2020

Kebutuhan SDM Bidang Geologi Makin Diperlukan

Menurut Imam, banyak ahli geologi Indonesia yang mampu bersaing di kancah Internasional.

EKONOMI | 24 November 2020

3 Jurus Erick Lewati Pandemi: Bertahan, Restart, dan Inovasi

Strategi jangka pendek dibutuhkan untuk bertahan di masa pandemi, jangka menengah untuk restart, dan jangka panjang untuk inovasi.

EKONOMI | 24 November 2020

Ikuti Pergerakan Asia, Bursa Eropa Dibuka Menguat

Stoxx600 Eropa naik 0,81%, FTSE Inggris naik 0,91%, CAC Prancis naik 1,05%, FTSE MIB Italia naik 1,35%.

EKONOMI | 24 November 2020

Transaksi Belanja Online Produk Kosmetik Naik 80%

Pelaku IKM dituntut untuk bisa mencari peluang usaha di tengah kondisi pandemi Covid-19.

EKONOMI | 24 November 2020

Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 1 Siap Dukung Arus Mudik Lebaran 2021

Kempupera terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Serang- Panimbang sepanjang 83,67 km yang berada Provinsi Banten.

EKONOMI | 24 November 2020

Mayoritas Bursa Asia Menguat Dipimpin Jepang

Nikkei 25 Tokyo naik 2,5%, indeks komposit Shanghai turun 0,34%, Hang Seng Hong Kong naik 0,39%, S&P/ASX 200 Australia naik 1,26%, Kospi Korsel naik 0,58%.

EKONOMI | 24 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS