BKPM Yakin UU Cipta Kerja Lahirkan Banyak Pengusaha Baru
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Economic Outlook 2021

BKPM Yakin UU Cipta Kerja Lahirkan Banyak Pengusaha Baru

Selasa, 24 November 2020 | 17:50 WIB
Oleh : Lona Olavia / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) meyakini bahwa Undang-Undang Cipta Kerja akan melahirkan banyaknya pengusaha baru. Hal itu karena UU ini membuat kompleksitas proses pengajuan izin usaha menjadi jauh lebih singkat dan sederhana. Salah satu bukti nyatanya adalah dengan penerapan Online Single Submission (OSS) yang berbasis risiko alih-alih peraturan seperti selama ini.

Deputi Bidang Kerja Sama Penanaman Modal BKPM Riyatno mengatakan, di dalam UU Cipta Kerja, kemudahan yang paling sering disoroti adalah kemudahan untuk mengurus izin berusaha. “Kami optimistis Undang-Undang Cipta Kerja akan berikan multiplier effect bagi perekonomian, juga akan mendorong pembentukan lapangan kerja di Indonesia dan pengusaha-pengusaha baru karena dimudahkan usahanya dalam hal perizinan,” ujarnya dalam Economic Outlook 2021 di sesi III dengan topik “Manfaat UU Cipta Kerja Bagi Dunia Usaha” yang digelar Berita Satu Media Holdings secara virtual, Selasa (24/11/2020).

Dengan mudahnya pengurusan izin usaha, maka diharapkan iklim investasi di Indonesia akan membaik. Investor baik lokal maupun asing akan tertarik untuk menanamkan modalnya di Tanah Air. Peluang terbukanya lapangan kerja baru pun semakin terbuka untuk berbagai sektor.

“Secara spesifik untuk investasi kami juga optimis undang-undang ini akan mendorong investasi dalam negeri. Jadi, mari kita kawal peraturan pelaksanaannya yang terdiri dari rancangan peraturan pemerintah (RPP) dan rancangan Perpresnya. Agar manfaatnya dapat dirasakan secara keseluruhan,” imbuh Riyatno.

Berdasarkan UU Cipta Kerja, jelasnya kemudian bisnis dibagi dalam tiga skala, yaitu risiko rendah, menengah, dan tinggi. Pada bisnis risiko rendah, izin yang dibutuhkan hanya satu yaitu Nomor Induk Berusaha (NIB). Sementara untuk bisnis risiko menengah, izinnya hanya dua yaitu NIB dan pernyataan sertifikat standar. Artinya, hanya butuh pernyataan pelaku usaha bahwa bisnisnya telah memenuhi standar.

Sedangkan, pada bisnis risiko tinggi, izinnya tetap dua yaitu NIB dan izin alias persetujuan dari pemerintah pusat untuk memulai usaha. “Untuk yang resiko tinggi, misalnya untuk industri dibutuhkan waktu dua tahun mulai dari bangun pabrik sampai produksi komersial baru izinnya keluar, karena perlu Amdal. Tapi, jangan khawatir selama comply dengan persyaratannya maka izinnya akan keluar,” jelasnya.

Lebih lanjut, BKPM membantah anggapan jika UU Cipta Kerja hanya untuk kepentingan investor asing. Justru menurutnya UU ini dilahirkan untuk mendorong dan melindungi para UMKM.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sesuai Namanya, UU Cipta Kerja Meningkatkan Lapangan Kerja

Sejak tahun 2013-2019, pergerakan investasi terus mengalami kenaikan, namun sayangnya tidak sejalan dengan penyerapan di sisi tenaga kerja.

EKONOMI | 24 November 2020

Serap Aspirasi Aturan Pelaksana UU Cipta Kerja, Pemerintah Siapkan 3 Kanal

Tiga kanal tersebut adalah Portal UU Cipta Kerja, tim independen penyerap aspirasi, dan sosialisasi UU Cipta Kerja.

EKONOMI | 24 November 2020

UMKM Paling Diuntungkan Hadirnya UU Cipta Kerja

Dukungan yang diberikan untuk UMKM antara lain dalam bentuk kemudahan dan kepastian dalam proses perizinan melalui OSS.

EKONOMI | 24 November 2020

Dukung Ketahanan Pangan, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Sebagai komitmen dalam meningkatkan ketahanan energi dan pangan nasional, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai subholding gas PT Pertamina (Persero)

EKONOMI | 24 November 2020

Kempupera Sudah Lelang Dini 1.900 Paket Kegiatan

Basuki menekankan, pihaknya berkomitmen mempercepat belanja modal dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional.

EKONOMI | 24 November 2020

Saham BRI dan Telkom Diborong Investor Asing

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat beli bersih investor asing sebesar Rp 203,9 miliar. Saham BBRI naik 2,94% ke Rp 4.200.

EKONOMI | 24 November 2020

Kurs Rupiah Stabil di Kisaran Rp 14.140

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Selasa (24/11/2020), terpantau melemah ke kisaran Rp 14.140.

EKONOMI | 24 November 2020

Kebutuhan SDM Bidang Geologi Makin Diperlukan

Menurut Imam, banyak ahli geologi Indonesia yang mampu bersaing di kancah Internasional.

EKONOMI | 24 November 2020

3 Jurus Erick Lewati Pandemi: Bertahan, Restart, dan Inovasi

Strategi jangka pendek dibutuhkan untuk bertahan di masa pandemi, jangka menengah untuk restart, dan jangka panjang untuk inovasi.

EKONOMI | 24 November 2020

Ikuti Pergerakan Asia, Bursa Eropa Dibuka Menguat

Stoxx600 Eropa naik 0,81%, FTSE Inggris naik 0,91%, CAC Prancis naik 1,05%, FTSE MIB Italia naik 1,35%.

EKONOMI | 24 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS