Waskita Pastikan Tol KLBM Akan Segera Diresmikan
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Waskita Pastikan Tol KLBM Akan Segera Diresmikan

Selasa, 24 November 2020 | 19:14 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) tak lama lagi akan segera meresmikan proyek ruas Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) sepanjang 38,29 kilometer (km) dengan nilai investasi Rp 12,22 triliun dan terbuka untuk umum.

Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soewardjono, mengatakan pembangunan Jalan Tol KLBM akan memberikan aksesibilitas atau mobilisasi yang sangat baik bagi kendaraan logistik ke kawasan industri Java Integrated and Ports Estate (JIIPE), yang merupakan kawasan industri terintegrasi pertama di Indonesia dan terbesar di Jawa Timur.

"Tol KLBM ini akan segera diresmikan sehingga bisa dibuka untuk umum. Tol ini akan menjadi tulang punggung atau backbone jalur logistik di Jawa Timur,” kata Destiawan di sela kunjungan ke lokasi proyek tol KLBM, Selasa (24/11/2020).

Destiawan menjelaskan, pembangunan tol KLBM terdiri atas empat seksi. Untuk seksi 1 Krian-Kademean-Mengganti sepanjang 9,77 km dengan progres konstruksi telah mencapai 100 persen. Demikian halnya dengan seksi 2, yakni Kademean Mengganti-Boboh sepanjang 8,83 km dan seksi 3, yaitu Boboh-Bunder sepanjang 10,40 km progres konstruksinya sama-sama telah mencapai 100 persen.

"Adapun untuk seksi 4 ruas Bunder-Manyar belum bisa dipastikan kapan proyeknya akan rampung lantaran terhambat pandemi Covid-19, sehingga alokasi anggaran untuk melanjutkan pengerjaannya terkena refocusing,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Destiawan juga menyinggung proyek infrastruktur Waskita Karya lainnya di Jatim. Selain ruas Tol KLBM, pihaknya juga mengerjakan ruas Tol Pasuruan-Probolinggo sepanjang 43,75 km dengan nilai investasi Rp 6,36 triliun dan ruas Tol Probolinggo-Banyuwangi dengan nilai kontrak mencapai Rp 1,05 triliun.

Untuk perkembangan proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi lama pengerjaan akan dilakukan 730 hari kalender. Ruas ini nantinya akan dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dimana Waskita hanya sebagai kontraktor pada paket I yang ber-JO dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. "Untuk kontrak paket ini sudah dapat, namun Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) masih menunggu dari Jasa Marga," kata Destiawan.

Destiawan menyatakan, sinergisitas yang dilakukan Waskita dalam proyek ini merupakan upaya perseroan bersinergi dengan pemerintah setempat untuk meningkatkan keterlibatan pengusaha atau mitra setempat atau lokal khususnya UMKM dengan mempekerjakan masyarakat sekitar sebagai karyawan kontrak proyek dengan kemampuan dan kompetensi sesuai bidang. Waskita juga mengakomodir UMKM melalui program PaDI (Pasar Digital UMKM Indonesia).

"Strategi yang digunakan Waskita antara lain memastikan pekerjaan yang dilakukan di lapangan sesuai spesifikasi yang telah diisyaratkan. Menerapkan GKM (Gugus Kendali Mutu) pada setiap pekerjaan dengan tujuan hasil pekerjaan terukursesuai dengan spesifikasi. Diperbanyaknya pemasangan rambu-rambu batas kecepatan maximal dalam berkendara. Mengedepankan QHSE (Quality Health Safety Environment) sebagai kebutuhan utama dalam melaksanakan pekerjaan,” papar Destiawan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, Waskita akan terus menjaga kerberlanjutan usahanya. Pada tahun ini, Waskita memproyeksikan potensi pengembangan bisnis dalam beberapa tahun ke depan mencapai kurang lebih Rp 92 triliun. Potensi pengembangan bisnis dalam lima tahun ke depan tersebut meliputi proyek di Jawa yakni infrastruktur, konektivitas, dan pipanisasi senilai Rp 49 triliun.

Selanjutnya, potensi proyek di Kalimantan Timur dan Sulawesi untuk infrastruktur konektivitas dan EPC senilai Rp 20 triliun. Serta, nilai proyek yang dikembangkan oleh entitas anak usaha, PT Waskita Realty yakni Waskita Modern Realti (Jawa Barat). Dalam hal ini Waskita Realty bermitra dengan Grup Modern Land akan mengembangkan kawasan seluas 600 hektare yang akan diperuntukan sebagai hunian dan commercial center.

Waskita yang tergabung dalam konsorsium bersama dengan BUMN lain yaitu Jasa Marga, Adhi Karya, Pembangunan Perumahan, dan Brantas Abipraya telah melakukan penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen pada 13 November 2020 lalu. "Proyek tol sepanjang 75,8 km tersebut memiliki nilai investasi sebesar kurang lebih Rp14 triliun," terang Destiawan.

Sementara potensi ekspansi ke pasar luar negeri diproyeksikan senilai kurang lebih Rp 71 triliun, antara lain ke Timur Tengah, Afrika serta, potensi pasar Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Adapun untuk tahun ini, Waskita menargetkan nilai kontrak baru sebesar Rp 26,8 triliun. Hingga Oktober raihan kontrak baru mencapai Rp 15 triliun. Raihan nilai kontrak baru paling besar berasal dari pembangunan tol, bendungan, irigasi, perkuatan pantai di DKI, Sewerage di Jambi dan gedung.

Dalam proses pengerjaan beberapa proyek tersebut, Waskita melakukan sinergi dengan anak perusahaan yaitu Waskita Precast, yang merupakan salah satu manufaktur terbesar di Indonesia dalam menyuplai produk precast dan readymix berkualitas.

“Sinergisitas ini didukung dengan lokasi 9 plant dan batching plant Waskita Precast yang tersebar di Sumatera, Jawa, hingga Sulawesi sehingga proses pengiriman produk lebih mudah dan cepat,” kata Destiawan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Di Masa Pandemi, AIA dan Gojek Hadirkan Proteksi Mudah dan Terjangkau

Program ini menawarkan premi yang sangat terjangkau untuk mendapatkan perlindungan 4 orang sekaligus dalam satu KK.

EKONOMI | 24 November 2020

UU Ciptaker Jadi Jembatan Penghubung

UU Ciptaker dipandang dunia usaha memberikan manfaat yang jauh lebih besar yang akan menjadi game changer atau great reload dalam mengatasi pandemi Covid-19.

EKONOMI | 24 November 2020

BKPM Yakin UU Cipta Kerja Lahirkan Banyak Pengusaha Baru

Hal itu karena UU ini membuat kompleksitas proses pengajuan izin usaha menjadi jauh lebih singkat dan sederhana.

EKONOMI | 24 November 2020

Sesuai Namanya, UU Cipta Kerja Meningkatkan Lapangan Kerja

Sejak tahun 2013-2019, pergerakan investasi terus mengalami kenaikan, namun sayangnya tidak sejalan dengan penyerapan di sisi tenaga kerja.

EKONOMI | 24 November 2020

Serap Aspirasi Aturan Pelaksana UU Cipta Kerja, Pemerintah Siapkan 3 Kanal

Tiga kanal tersebut adalah Portal UU Cipta Kerja, tim independen penyerap aspirasi, dan sosialisasi UU Cipta Kerja.

EKONOMI | 24 November 2020

UMKM Paling Diuntungkan Hadirnya UU Cipta Kerja

Dukungan yang diberikan untuk UMKM antara lain dalam bentuk kemudahan dan kepastian dalam proses perizinan melalui OSS.

EKONOMI | 24 November 2020

Dukung Ketahanan Pangan, PGN Salurkan Gas ke PT Pupuk Kujang Cikampek

Sebagai komitmen dalam meningkatkan ketahanan energi dan pangan nasional, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai subholding gas PT Pertamina (Persero)

EKONOMI | 24 November 2020

Kempupera Sudah Lelang Dini 1.900 Paket Kegiatan

Basuki menekankan, pihaknya berkomitmen mempercepat belanja modal dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional.

EKONOMI | 24 November 2020

Saham BRI dan Telkom Diborong Investor Asing

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat beli bersih investor asing sebesar Rp 203,9 miliar. Saham BBRI naik 2,94% ke Rp 4.200.

EKONOMI | 24 November 2020

Kurs Rupiah Stabil di Kisaran Rp 14.140

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Selasa (24/11/2020), terpantau melemah ke kisaran Rp 14.140.

EKONOMI | 24 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS