Ini Strategi Pelaku Usaha Baja Ringan Bertahan di Tengah Pandemi
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Ini Strategi Pelaku Usaha Baja Ringan Bertahan di Tengah Pandemi

Selasa, 24 November 2020 | 21:27 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 memberi pukulan pada sektor konstruksi, dan properti. Tingginya biaya operasional tidak sebanding dengan pemasukan. Namun memasuki masa new normal aktivitas ekonomi di beberapa sektor termasuk properti sudah mulai berjalan kembali. Peran pemerintah secara langsung menjadi salah satu pemicu bangkitnya aktivitas properti Indonesia. Namun para pelaku usaha konstruksi harus tetap jeli melihat peluang. Hal itu disampaikan Direktur Marketing PT Alsun Suksesindo, Nicolas Kesuma, usai menerima penghargaan di ajang Housing Estate Award 2020 yang digelar di Tangerang Selatan, Selasa (24/11/2020).

Dalam keterangan yang diterima disebutkan, PT Alsun Suksesindo diganjar penghargaan dari Housing Estate karena komitmennya memberikan produk unggulan buatan dalam negeri. Salah satu produk unggulan di luar rangka atap baja ringan dalam penghargaan ini adalah produk panel insulated dengan coating anti-bacterial yang digunakan dalam pembangunan fasilitas isolasi dan observasi rumah sakit Covid-19. Sementara rangka atap baja ringan produk PT Alsun tidak hanya digunakan di segmen residensial, tetapi bangunan medis seperti RS Pulau Galang dan RS Adam Malik.

“Strategi mengatasi pandemi adalah melihat dan menganalisis cost. Usahakan semua linier, bisnis itu jangan sampai ada cost yang berlebihan. Kemudian karena pandemi cukup panjang, jadi 2021 itu kita mengharapkan rebound. Kemudian yang terakhir, adalah melihat porsi pasar medical yang lebih besar,” jelas Nicolas kepada wartawan.

Ia menerangkan, saat ini atensi pemerintah lebih besar ke penanganan kesehatan seperti pembangunan tempat isolasi dan observasi pasien Covid-19. Karena itu, semua produk yang berkaitan dengan bangunan diharapkan bisa melihat hal itu sebagai sebuah peluang baru. Dia berharap pelaku usaha konstruksi tidak hanya terpaku di segmen residensial. Segmen lain seperti medical yang kini tumbuh juga harus dilihat sebagai sebuah peluang baru. “Kita melihat growth di sisi medical itu cukup tinggi. Rangka atap baja ringan tidak hanya digunakan di perumahan. Kita lihat Rumah Sakit Pulau Galang (RS Covid-19), RS Adam Malik itu pun menggunakan rangka atap baja ringan kita. Jadi bagaimana strategi kita bisa melebarkan sayap ke segmen lain. Jadi tidak hanya menutup diri di properti saja,” jelasnya.

Nico mengakui, beberapa divisi di perusahaannya selama pandemi mengalami penurunan. Kondisi ini baru mulai menguat di kuartal ke tiga 2020. Namun selama pandemi, divisi medical melonjak tajam. Produk sandwich panel antibacterial yang diproduksi Alsun naik sampai 200%. “Kelebihan produk lapisan sandwich panel atau baja ringannya itu sudah dilapisi coating antibacterial. Jadi untuk virus Covid-19 pencegahannya jauh lebih minim," kata dia.

Sementara perusahaan juga baru saja menyelesaikan projek minggu lalu, yaitu ruang negative pressure hasil kerja sama Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), yakni Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Trisakti. "Itu adalah rumah sakit pendidikan pertama di Indonesia menggunakan fasilitas negative pressure,” kata dia.

Nico menjelaskan, ruang negative pressure atau ruang bertekanan negative adalah ruang dimana aerosol yang terbentuk pada saat tindakan pelayanan gigi akan diserap dan berganti dengan udara bersih. Sehingga risiko penyebaran Covid-19 dapat diminimalisir. Selain itu, udara yang berasal dari ruangan akan disaring dengan HEPA filter berulang kali, sehingga udara yang keluar akan aman dan tidak mencemarkan lingkungan luar gedung.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

ICCN akan Kembali Gelar Creative Cities Festival di Bali

ICCF kali ini direncanakan untuk berlangsung pada tanggal 26-28 Nopember di Bali.

EKONOMI | 24 November 2020

Wall Street Menguat Sambut Transisi Kepemimpinan

Dow Jones Industrial Average futures naik 1%, S&P 500 futures naik 0,8%, Nasdaq 100 futures naik 0,3%.

EKONOMI | 24 November 2020

BRIsyariah Resmi Naik Kelas ke BUKU III

BRIsyariah memperoleh penegasan peningkatan kelas tersebut setelah mencatatkan modal ini pada 30 September 2020 sebesar Rp 5,057 triliun.

EKONOMI | 24 November 2020

Peluang Tarik Investasi dari Luar Negeri Masih Terbuka di 2021

Dampak UU Cipta Kerja tidak akan langsung ketika sudah berlaku pada tahun depan.

EKONOMI | 24 November 2020

Kemristek Dorong Swasta Berinovasi pada Produk Kesehatan

Perangkat ini seperti suplemen, yang potensinya layak untuk diuji lebih lanjut dalam upaya mencegah Covid-19

EKONOMI | 24 November 2020

Pajak dan Ketenagakerjaan Masih Jadi Hambatan Investasi di RI

Ke depan masalah perpajakan dalam berbisnis harus benar-benar diatur secara rapi.

EKONOMI | 24 November 2020

Waskita Pastikan Tol KLBM Akan Segera Diresmikan

Kehadiran jalan tol KLBM akan menjadi tulang punggung jalur logistik di Jawa Timur.

EKONOMI | 24 November 2020

Di Masa Pandemi, AIA dan Gojek Hadirkan Proteksi Mudah dan Terjangkau

Program ini menawarkan premi yang sangat terjangkau untuk mendapatkan perlindungan 4 orang sekaligus dalam satu KK.

EKONOMI | 24 November 2020

UU Ciptaker Jadi Jembatan Penghubung

UU Ciptaker dipandang dunia usaha memberikan manfaat yang jauh lebih besar yang akan menjadi game changer atau great reload dalam mengatasi pandemi Covid-19.

EKONOMI | 24 November 2020

BKPM Yakin UU Cipta Kerja Lahirkan Banyak Pengusaha Baru

Hal itu karena UU ini membuat kompleksitas proses pengajuan izin usaha menjadi jauh lebih singkat dan sederhana.

EKONOMI | 24 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS