Wapres: Sempurnakan Aspek Keamanan dalam Tekfin
INDEX

BISNIS-27 555.695 (12.56)   |   COMPOSITE 6537.09 (82.91)   |   DBX 1185.45 (4.25)   |   I-GRADE 192.346 (4.58)   |   IDX30 559.887 (14.06)   |   IDX80 149.821 (2.81)   |   IDXBUMN20 454.506 (9.99)   |   IDXESGL 154.417 (2.37)   |   IDXG30 151.04 (3.24)   |   IDXHIDIV20 490.586 (12.63)   |   IDXQ30 156.252 (4.15)   |   IDXSMC-COM 301.613 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 382.211 (0.35)   |   IDXV30 157.186 (1.27)   |   INFOBANK15 1083.88 (30.87)   |   Investor33 472.674 (10.59)   |   ISSI 194.508 (1.25)   |   JII 694.836 (6.78)   |   JII70 242.811 (1.92)   |   KOMPAS100 1324.28 (21.59)   |   LQ45 1037.35 (23.63)   |   MBX 1819.69 (25.48)   |   MNC36 350.082 (7.57)   |   PEFINDO25 343.337 (-0.23)   |   SMInfra18 332.762 (3.61)   |   SRI-KEHATI 404.998 (10)   |  

Wapres: Sempurnakan Aspek Keamanan dalam Tekfin

Rabu, 25 November 2020 | 14:21 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin meminta agar pelaku bisnis teknologi finansial (tekfin) atau financial technology (fintech) menjalankan prinsip keamanan masyarakat adalah prioritas. Untuk itu, diperlukan mitigasi risiko keamanan layanan keuangan fintech.

“Karena itu pelaku fintech juga harus memperkuat tata kelola penyelenggaraan layanan. Aspek keamanan teknologi perlu terus disempurnakan. Selain itu edukasi pemanfaatan layanan secara prudent dan rasional kepada masyarakat juga harus dilakukan,” kata Wapres Ma'ruf Amin.

Hal itu diungkapkannya pada acara Penutupan Pekan Indonesia Fintech Summit 2020 dan Pekan Fintech Nasional 2020 melalui konferensi video, Rabu (25/11/2020).

Baginya, perlindungan terhadap masyarakat harus diprioritaskan dengan menekankan pentingnya peran regulator seperti Bank Indonesia dan Otoritas Jasa keuangan (OJK). Kedua lembaga itu diharapkan secara optimal memastikan penyelenggaraan layanan teknologi keuangan dengan baik, adaptif dan proaktif, serta menyediakan regulasi yang memadai.

“Regulasi harus mampu menjadi katalisator terhadap berkembangnya teknologi dan tidak seharusnya menjadi penghambat perkembangannya,” ujarnya.

Wapres menuturkan pengembangan fintech dalam perekonomian, saat ini dan pascapandemi nanti, akan sangat krusial. Karena itu, semua harus secara serius mendukung pengembangannya. "Bukan hanya untuk fintech itu sendri. Juga bukan hanya untuk memperkuat layanan keuangan. Tetapi lebih dari itu, sebagai sarana untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," tuturnya.

Wapres menjelaskan bahwa secara keseluruhan, pengembangan fintech di Indonesia sudah cukup baik. Hal ini dapat dilihat diantaranya dalam empat tahun terakhir, terdapat 500 penyelenggara fintech dalam berbagai bentuk dan layanan. Sebagai perbandingan, pada tahun 2016, hanya terdapat sekitar 24 penyelenggara fintech berbadan hukum yang terdaftar.

Selain itu, dari sisi model bisnis dan solusi teknologi keuangan, juga terdapat banyak variasi. Oleh karena itu, wapres menilai perkembangan tersebut juga harus dapat diaplikasikan pada fintech berbasis syariah.

Wapres menyampaikan apresiasi atas hasil yang dicapai dalam Pekan Fintech Nasional 2020 ini. Yaitu peluncuran rekomendasi kebijakan yang disiapkan bersama oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) bersama dengan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH). Mereka merekomendasikan pemanfaatan fintech dengan otentifikasi biometric wajah sebagai solusi penyaluran bantuan dan subsidi pemerintah.

"Sehingga, acara ini tidak saja berupa acara seremonial saja namun juga sebuah forum yang menghasilkan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara," pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wapres Sampaikan Apresiasi kepada Pelaku Industri Tekfin

Ma'ruf Amin mengapresiasi model bisnis baru digital lending atau pinjaman online yang mampu menjadi alternatif bagi masyarakat untuk mendapatkan dana.

EKONOMI | 25 November 2020

Kempupera Teken Kontrak Paket Pekerjaan Tol Serang-Panimbang Seksi 3

Pemerintah tidak memiliki agenda khusus melakukan groundbreaking sebagai tanda dimulainya pembangunan jalan tol tersebut.

EKONOMI | 25 November 2020

Tingkatkan Daya Saing, Suku Bunga Bank Harus Lebih Kompetitif

“Dengan bunga bank yang kompetitif, 1-2% saja di sana-sini, ini akan menajamkan pisau kita," kata Ketua Apindo Bidang Pasar Modal Gunawan Tjokro.

EKONOMI | 25 November 2020

Pandemi Membuat Dana Rp 1.200 T Terjebak di Perbankan

Bagi BRI saat ini yang terpenting adalah bertahan ketimbang memupuk keuntungan yang sebesar-besarnya.

EKONOMI | 25 November 2020

Dorong Kredit, Anggaran Perlindungan Sosial 2021 Jangan Diturunkan

Kalau tidak ada bisnis dan perdagangan, bagaimana bank bisa menyalurkan kredit?

EKONOMI | 25 November 2020

Terbesar Sepanjang Sejarah, Restrukturisasi di Perbankan Capai Rp 934,8 T

OJK menilai banyak para debitur yang membutuhkan waktu untuk bangkit kembali.

EKONOMI | 25 November 2020

Progres Pembangunan Jalan Sirkuit Mandalika Capai 32,50%

PTPP menggarap sirkuit jalan raya Mandalika dengan nilai kontrak Rp 899 miliar dan ditargetkan rampung pertengahan tahun 2021

EKONOMI | 25 November 2020

Mayoritas Bursa Asia Siang Ini di Menguat

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 274,0 (1,05%) mencapai 26.439 poin.

EKONOMI | 25 November 2020

Belanja Pemerintah Jadi Roda Penggerak Ekonomi 2021

Lakukan lelang sedini mungkin di bulan Desember ini.

EKONOMI | 25 November 2020

Sesi Siang, IHSG Naik 13 Poin ke Posisi 5.714

Sebanyak 219 saham naik, 211 saham melemah dan 178 saham stagnan.

EKONOMI | 25 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS