IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru
INDEX

BISNIS-27 548.602 (-3.13)   |   COMPOSITE 6429.76 (-15.87)   |   DBX 1210.46 (11.26)   |   I-GRADE 190.638 (-1.65)   |   IDX30 545.485 (-2.49)   |   IDX80 146.318 (-0.39)   |   IDXBUMN20 442.834 (-4.13)   |   IDXESGL 150.48 (-0.37)   |   IDXG30 147.901 (0.18)   |   IDXHIDIV20 478.779 (-1.35)   |   IDXQ30 155.036 (-1.18)   |   IDXSMC-COM 294.681 (-0.93)   |   IDXSMC-LIQ 376.202 (-2.63)   |   IDXV30 149.629 (-0.27)   |   INFOBANK15 1097.88 (-13.34)   |   Investor33 466.613 (-2.11)   |   ISSI 189.631 (-0.56)   |   JII 670.82 (-2.11)   |   JII70 234.975 (-1.14)   |   KOMPAS100 1301.99 (-5.65)   |   LQ45 1014.85 (-3.65)   |   MBX 1779.94 (-7.55)   |   MNC36 344.694 (-1.75)   |   PEFINDO25 341.155 (-4.29)   |   SMInfra18 331.858 (0.18)   |   SRI-KEHATI 398.709 (-1.89)   |  

IPC Lanjutkan Pembangunan Terminal Kalibaru

Rabu, 25 November 2020 | 17:51 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC memastikan akan melanjutkan pembangunan proyek Terminal Kalibaru. Proyek Kalibaru tahap berikutnya mencakup pembangunan New Priok Container Terminal Two (CT2) dan New Priok Container Terminal Three (CT3) serta area untuk Product Terminal 1 (PT1) dan Product Terminal 2 (PT2).

“Pembangunan Terminal Kalibaru tahap selanjutnya meliputi area reklamasi dan breakwater seluas total 178 hektar untuk CT2, CT3, PT1, PT2 serta area pendukung. Pengerjaan proyek rencananya dilanjutkan pada triwulan I tahun 2021. IPC juga telah melakukan perjanjian konsesi Terminal Kalibaru dengan pemerintah pada tahun 2015 terkait pengoperasian (Commercial Operation) CT2 dan PT1 untuk mulai beroperasi pada 2023,” kata Direktur Utama IPC, Arif Suhartono, dalam keterangan resmi, Rabu (25/11/2020).

Saat ini, lanjut dia, IPC tengah menyelesaikan desain ulang pembangunan Terminal Kalibaru yang ditargetkan selesai pada Januari 2021. Selanjutnya, IPC akan melakukan proses lelang untuk kontraktor baru sekaligus rencana pemilihan mitra kerja sama khususnya untuk operator CT2.

Seperti halnya CT1 yang kini sudah beroperasi, CT2 dan CT3 juga diproyeksikan memiliki kapasitas peti kemas masing-masing sebanyak 1,5 juta TEUs per tahun. "Kedua terminal peti kemas ini ke depannya juga akan dibangun dengan kedalaman minus 16 sampai 20 meter dari permukaan laut, sehingga bisa memfasilitasi masuknya kapal peti kemas generasi baru dengan kapasitas di atas 10 ribu TEUs," imbuh Arif.

Dia menambahkan, keberlanjutan pembangunan Terminal Kalibaru merupakan bagian dari pengembangan hard infrastructure yang terus dilakukan IPC. Kemudian, untuk kemudahan akses operasional Terminal Kalibaru, IPC akan mengembangkan New Priok East Access (NPEA) sebagai akses masuk melalui pintu timur. Akses NPEA akan tersambung dengan Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC) yang menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok dengan kawasan industri di timur Jakarta.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penjualan Rumah Subsidi Diperkirakan Hanya 60% dari Target

Dari target 210.000 unit rumah yang dibangun pada tahun ini, diperkirakan yang akan terserap hanya sekitar 60%.

EKONOMI | 25 November 2020

Minat Pembeli Rumah Masih Tinggi Meski Pandemi

Managing Director Lamudi.co.id Mart Polman menyatakan, masih banyak minat pembeli properti, namun trennya bergeser dari pencarian offline ke online.

EKONOMI | 25 November 2020

UU Cipta Kerja Dorong Investasi dan Pemanfaatan Ruang yang Berkelanjutan

Terdapat terobosan kebijakan penataan ruang yang ditargetkan untuk mendorong kemudahan berinvestasi dan pemanfaatan ruang yang berkelanjutan.

EKONOMI | 25 November 2020

Per November, Penyaluran Kredit PEN BTN Tembus Rp 22 Triliun

BTN berharap pengembang mampu memenuhi target pembangunan 300.000 rumah tiap tahunnya.

EKONOMI | 25 November 2020

Ini Saham-saham Pilihan Investor Asing Hari Ini

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencatat beli bersih investor asing sebesar Rp 524,3 miliar. Saham BBRI naik 2,86% ke Rp 4.320.

EKONOMI | 25 November 2020

Kurs Rupiah Relatif Stabil di Kisaran Rp 14.130

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Rabu (25/11/2020), terpantau menguat ke kisaran Rp 14.130.

EKONOMI | 25 November 2020

2021, Industri Properti Diproyeksi Tumbuh 20%-30%

Pada 2021, industri properti diperkirakan tumbuh 20% sampai 30%.

EKONOMI | 25 November 2020

Bursa Eropa Menguat Ditopang Sentimen Vaksin dan Politik AS

Indeks Stoxx600 datar, DAX Jerman naik 0,9%, FTSE Inggris naik 0,09%, CAC Prancis naik 0,27%, FTSE MIB Italia naik 0,04%.

EKONOMI | 25 November 2020

Bursa Asia Ditutup Beragam

Nikkei 225 Tokyo naik 0,5%, indeks komposit Shanghai turun 1,19%, Hang Seng Hong Kong naik 0,19%, ASX 200 Australia naik 0,59%, Kospi turun 0,62%.

EKONOMI | 25 November 2020

BRI Ventures Raih Rp 150 Miliar untuk Dana Ventura Sembrani Nusantara

Investasi yang diperoleh berasal dari beberapa investor, termasuk Grab Holdings Inc, Celebes Capital, Investree, Fazz Financial Group dan Pandu Patria Sjahrir.

EKONOMI | 25 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS