UMKM Papua Bisa Fokus pada Komoditas Unggulan

UMKM Papua Bisa Fokus pada Komoditas Unggulan

Kamis, 26 November 2020 | 18:04 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 memberikan pembelajaran bahwa dalam pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ke depan harus berbasis kearifan lokal dan menghubungkan UMKM ke dalam ekosistem digital.

Hal itu dikatakan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pada acara Talkshow Virtual “Festival Bajual Digital Papua 2020” bertema Mengangkat Potensi Kearifan Lokal Menjadi Komoditas Global, Kamis (26/11). "UMKM Papua diharapkan dapat menghasilkan produk lokal dengan nilai tambah dan ekonomis tinggi," tandas Teten.

Menurut Teten, kekayaan alam khususnya migas akan habis. Tetapi, kekayaan alam seperti pertanian, perkebunan, dan perikanan, dapat bernilai tambah dan ekonomis tinggi.

"Papua merupakan penghasil sagu terbaik dan terkenal memiliki keunggulan kadar gula yang rendah yang bisa menjadi nilai tambah," ucap Teten.

Teten berharap, UMKM Papua bisa fokus kepada komoditas unggul yang memiliki pangsa pasar tersendiri. Misalnya, rempah-rempah (cengkeh, pala, vanilla), kelor, nilam. Termasuk esenssial oil massoia atau masoi yang bernilai tinggi bisa mencapai Rp10 juta perkilogram dan merupakan bahan baku salah satu parfum terkenal, gaharu, cendana, dan lain-lain.

"Belum lagi potensi ikannya, seperti ikan mas, tuna, kerapu, dan sebagainya. Ada juga kelapa, dan potensi pariwisata," imbuh Teten.

Hanya saja, Teten berharap pengelolaan potensi-potensi tersebut harus berkelompok dalam skala ekonomis, dan dipercepat dengan digitalisasi, sesuai dengan arah kebijakan transformasi UMKM ke depan.

Diantaranya, transformasi ke sektor formal, hingga transformasi ke digital dan pemanfaatan teknologi. "97% wilayah Indonesia telah terhubung dengan internet, termasuk Papua," kata Teten.

Catatan lain, tren ekonomi digital tumbuh positif, dimana 38% pengguna internet baru, 93% konsumen tetap memanfaatkan digital pasca pandemi dan rerata waktu online per harinya 4,3-4,7 jam/orang (Google, Temasek, BainResearch).

Bagi Teten, isu utama dalam mendorong UMKM go-digital adalah kapasitas usaha, kualitas produk, dan literasi digital. "Upaya pemerintah melalui pengembangan inkubasi bisnis UMKM yang terintegrasi dengan Perguruan Tinggi. Kolaborasi program dengan pilar pentahelix," jelas Teten.

Selain itu, Teten juga akan mengoptimalkan agregator dan enabler dalam proses bisnis UMKM. "Enabler yang menghadirkan layanan untuk menyederhanakan proses bisnis yang ditempuh UMKM," tukas Teten.

Sedangkan peran agregator adalah mengkonsolidasikan proses bisnis, seperti konsolidator produksi (factory sharing), rumah pengemasan bersama, dan lain-lain.

"UMKM kita juga harus bertransformasi ke rantai nilai (value chain) berdasarkan klaster, kawasan dan komoditi unggulan," kata Teten. Apalagi, rasio partisipasi rantai pasok global UKM Indonesia masih rendah 4,1% (ADB Institute,2020).

Salah satunya dengan program korporatisasi petani/nelayan. Sirkuit ekonomi melalui kelembagaan koperasi, usaha skala kecil-kecil secara kolektif menjadi skala bisnis/ekonomis, integrasi hulu ke hilir baik pembiayaan, sampai dengan akses pasar melibatkan K/L terkait, BUMN, BUMD, maupun swasta. “Piloting ada di komoditas ikan, garam, kelapa sawit, beras, dan lain-lain," kata Teten.

Untuk mewujudkan itu, Teten menegaskan bahwa pemerintah membutuhkan kolaborasi stakeholders dalam pengembangan UMKM dan koperasi di daerah. Salah satunya adalah dengan Perwakilan Bank Indonesia di seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BI Provinsi Papua Naek Tigor Sinaga mengatakan, pandemi Covid-19 berdampak pada penurunan omzet pelaku UMKM hingga 84%. "UMKM harus mampu berpikir kreatif untuk bertahan hingga tetap eksis," kata Naek.

Salah satunya, dengan memanfaatkan teknologi informasi sebagai strategi UMKM di era digital seperti sekarang ini. "Dengan memasuki digitalisasi ekonomi, tentu saja akan melahirkan efisiensi usaha dan perluasan pasar," pungkas Naek.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PGN Raih Juara 3 The Asset Manager 2020 Melalui Creative dan Market Hub UKM Ekonomi Kreatif di Terras Kota Tua

Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai subholding gas dan bagian dari Holding Migas PT Pertamina (Persero) kembali meraih prestasi dengan meraih Juara III

EKONOMI | 26 November 2020

Transformasi Bangka Belitung, dari Tambang Timah ke Pariwisata

Pemprov Kepulauan Bangka Belitung mengembangkan pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan.

EKONOMI | 26 November 2020

Program Kita Muda Kreatif Dukung Terciptanya Ratusan Wirausaha Muda Lokal

Program Kita Muda Kreatif ini menyasar 400 wirausaha muda yang berada kawasan di kawasan situs warisan dunia atau destinasi wisata terkenal/

EKONOMI | 26 November 2020

Dukung Kebangkitan Pariwisata, Garuda Siap Buka Rute Internasional

Ada beberapa kota di dunia yang tengah dikaji Garuda untuk terbang langsung, seperti Paris, New Delhi, dan Istanbul.

EKONOMI | 26 November 2020

Astra Infra Tuntaskan Akuisisi Saham Jakarta Marga Jaya

Jalan Tol JORR I W2N yang dikelola MLJ memiliki panjang 7,67 kilometer (km) dan telah beroperasi mulai 2014.

EKONOMI | 26 November 2020

Kemnaker Diminta Tinjau Ulang MoU dengan Malaysia

Kepala BP2MI kutuh penyiksaan PMI di Malaysia.

EKONOMI | 26 November 2020

Intiland Bidik Pasar Hunian Tapak di Bawah Rp 1 Miliar

Intiland meluncurkan konsep pengembangan baru di kawasan perumahan Talaga Bestari, Tangerang.

EKONOMI | 26 November 2020

Wapres Sebut UMKM Pendorong Utama Pemulihan Ekonomi Nasional

Sektor UMKM memberikan kontribusi 97 persen penyerapan tenaga kerja dan 60 persen terhadap PDB. nasional,

EKONOMI | 26 November 2020

Kempupera Terapkan Sistem E-FLPP 2.0 di 2021

Sistem e-FLPP merupakan fasilitas layanan penyaluran FLPP kepada bank pelaksana secara elektronik.

EKONOMI | 26 November 2020

Tingkat Kepercayaan Pengguna Pesawat Berangsur Pulih

Liburan akhir tahun, penerbangan Garuda Indonesia sudah dipesan 75.000 calon penumpang.

EKONOMI | 26 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS