Ini Strategi Kemdag Pacu Pemulihan Ekonomi
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Ini Strategi Kemdag Pacu Pemulihan Ekonomi

Minggu, 29 November 2020 | 12:10 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Di pengujung 2020 ini, Kementerian Perdagangan (Kemdag) terus menyusun strategi perdagangan yang lebih untuk tahun mendatang. Guna memulihkan perekonomian, Kemdag fokus menjaga konsumsi dalam negeri dengan terus bangga dengan buatan Indonesia, serta meningkatkan keterlibatan Indonesia dalam rantai pasok global.

“Pengujung 2020 ini menjadi momentum tepat untuk kita belajar dan bersama-sama menyusun strategi perdagangan yang lebih baik di tahun mendatang. Sebagai negara besar, maka menjaga konsumsi dan pasar di dalam negeri adalah salah satu langkah tepat mendukung pemulihan ekonomi Indonesia. Di sisi lain, keterbukaan dan keterlibatan Indonesia dalam rantai pasok global juga menjadi keharusan,” kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam keterangan resminya, Minggu (29/11/2020).

Mendag Agus melanjutkan, menjaga pasar utama dan terus membuka akses pasar baru di negara-negara nontradisional adalah langkah yang akan terus dilakukan agar produk-produk Indonesia semakin berdaya saing dan mendunia. Beberapa hal tersebut penting dilakukan agar Indonesia siap berpacu dalam perdagangan dunia, terutama dalam menghadapi ketidakpastian yang diakibatkan pandemi Covid-19.

Sebagai implikasi dari kondisi pandemi tersebut, perdagangan dunia juga mengalami perlambatan. IMF mengungkapkan, perdagangan dunia pada 2020 diperkirakan terkontraksi 10,4%. Namun pada 2021, perdagangan dunia diperkirakan akan lebih baik dan tumbuh 8,3% dengan kontribusi terbesar dari negara-negara berkembang.

Untuk itu, Menurut Mendag Agus, situasi normal baru saat ini ialah sebuah proses transisi yang menuntut semua negara cepat beradaptasi dan berinovasi. Pandemi Covid-19 telah mengubah berbagai tatanan, termasuk dalam perdagangan dunia dan bisnis, mulai dari sistem produksi, komoditas unggulan, hingga sistem logistik. “Kita harus dapat mengubah momentum krisis ini menjadi lompatan kesempatan dan kemajuan. Untuk itu, Kemdag telah melakukan pemetaan tantangan dan peluang di sektor perdagangan selama dan pascapandemi Covid-19,” ujar Mendag Agus.

Tantangan perdagangan yang saat ini dihadapi antara lain terkait perubahan perilaku konsumen dan pola perdagangan global, proteksionisme perdagangan dan meningkatnya hambatan perdagangan, kerja sama perdagangan antaranegara, serta potensi defisit neraca perdagangan dan resesi ekonomi.

Sedangkan, peluang perdagangan yang harus segera dimanfaatkan adalah pertumbuhan nilai perdagangan produk potensial baru, relokasi pusat-pusat industri dan investasi global, transformasi digital dan perkembangan teknologi informasi yang kian masif, serta pemanfaatan potensi pasar di kawasan potensial.

“Dengan melihat berbagai tantangan dan peluang, Kemendag telah dan akan terus melakukan berbagai langkah strategis dan evaluasi secara berkala untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional,” lanjut Mendag.

Mendag Agus menjabarkan, beberapa respons kebijakan strategis Kemdag, antara lain larangan sementara impor binatang hidup dari Tiongkok yang dilakukan sejak Februari 2020; realokasi dan refocusing anggaran, termasuk program bantuan untuk pasar rakyat dan UMKM; stimulus ekonomi nonfiskal; pengamanan ketersediaan alat kesehatan, seperti masker dan alat pelindung diri (APD); dan stabilisasi harga dan jaminan stok barang kebutuhan pokok.

Selain itu juga menjalankan strategi pengawasan barang beredar dan/atau jasa dalam perdagangan dalam jaringan (e-commerce); peningkatan fasilitasi ekspor; pengamanan bahan baku industri, termasuk impor bahan baku seperti gula yang banyak dibutuhkan UMKM pangan; pengaturan impor barang konsumsi; pemanfaatan forum kerja sama perdagangan internasional; serta pembukaan fasilitas perdagangan secara bertahap di era adaptasi kebiasaan baru.

Kemdag juga telah menyusun strategi akselerasi pertumbuhan perdagangan untuk pasar domestik dan pasar global. Secara khusus terkait upaya peningkatan ekspor nonmigas, Kemdag juga telah menyusun strategi jangka pendek dan jangka menengah. Strategi jangka pendek berorientasi pada pendekatan produk dan pendekatan pasar, sedangkan strategi jangka menengah dilakukan melalui pemetaan produk Indonesia di negara akreditasi yang telah mempunyai kekuatan.

Selain itu, pemerintah pun terus mengupayakan kesepakatan perdagangan melalui perjanjian kerja sama perdagangan internasional. Sampai saat ini, Indonesia telah menyelesaikan 21 perundingan perdagangan, baik secara bilateral maupun multilateral dan regional, termasuk RCEP yang baru ditandatangani pada 15 November 2020.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ayub Basalamah Kembali terpilih sebagai Ketum Apjati

Apjati harus bekerja keras agar PMI bersaing secara global.

EKONOMI | 29 November 2020

ACIS 2020 Bantu Perusahaan di Asia Pulihkan Kinerja Lewat Inovasi

ACIS 2020 yang digelar tahunan ini diikuti 1.541 peserta dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, India, Pakistan, Sudan, Australia, Italia, Jerman, Inggris

EKONOMI | 29 November 2020

Barata Gandeng Kemtan Kembangkan Reaktor Biodiesel B100

Pengembangan Biodiesel B100 memiliki banyak dampak positif terhadap pemanfaatan bahan bakar nabati (BBN).

EKONOMI | 28 November 2020

UU Cipta Kerja Harus Dibarengi Peningkatan Keahlian Angkatan Kerja

Rendahnya keterampilan angkatan kerja Indonesia kerap menjadi keluhan para investor.

EKONOMI | 28 November 2020

IUIGA Resmikan Gerai Kedua di ASHTA District 8

Melihat respons yang sangat positif akan gerai pertama dan menjawab permintaan para konsumen, IUIGA meresmikan gerai kedua di ASHTA District 8.

EKONOMI | 28 November 2020

Tutup Tahun 2020, Summareccon Serpong Pasarkan Klaster Baru

Sebanyak 76 unit rumah akan mulai dijual perdana pada tanggal 5 Desember 2020 mendatang dengan sistem penjualan online untuk menjaga kenyamanan calon konsumen.

EKONOMI | 28 November 2020

Behaestex Kembangkan Platform Digital Sarung Indonesia

Platform digital yang dikembangkan Behaestex tidak hanya menyediakan sistem dropship, juga tersedia sistem reseller.

EKONOMI | 28 November 2020

Tampilkan Wajah Industri Nasional di Mata Global, Hannover Messe 2021 Siap Digelar

Kemperin menyatakan pelaksanaan Hannover Messe akan kembali diselenggarakan pada April 2021.

EKONOMI | 28 November 2020

Anggota DPR: Harus Ubah Mindset Masyarakat dalam Menilai Koperasi

Masyarakat harus ubah cara pandang menilai koperasi.

EKONOMI | 28 November 2020

Maksimalkan Transaksi Berlimpah di Festival Belanja

Pada 2020 terdapat lebih dari 250 platform online yang mendaftar dalam festival belanja online Harbolnas yang dikawal oleh Asosiasi E-Commerce Indonesia.

EKONOMI | 28 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS