Komisi VII DPR Dukung Proyek TPPI Rp 50 Triliun
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-9.74)   |   COMPOSITE 6258.57 (-118.4)   |   DBX 1209.79 (-7.56)   |   I-GRADE 185.201 (-3.15)   |   IDX30 531.719 (-11.49)   |   IDX80 142.034 (-2.79)   |   IDXBUMN20 420.424 (-11.55)   |   IDXESGL 146.593 (-2.74)   |   IDXG30 145.132 (-2.95)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-8.07)   |   IDXQ30 151.699 (-2.74)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-6.96)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-8.98)   |   IDXV30 142.342 (-4.12)   |   INFOBANK15 1078.54 (-23.31)   |   Investor33 455.425 (-8.95)   |   ISSI 183.228 (-3.1)   |   JII 646.305 (-9.76)   |   JII70 225.666 (-3.53)   |   KOMPAS100 1262.11 (-23.67)   |   LQ45 987.949 (-21.07)   |   MBX 1725.55 (-36.04)   |   MNC36 336.055 (-6.76)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.72)   |   SMInfra18 316.891 (-5.9)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-8.04)   |  

Komisi VII DPR Dukung Proyek TPPI Rp 50 Triliun

Senin, 30 November 2020 | 06:15 WIB
Oleh : Harso Kurniawan / HK

Jakarta, Beritasatu.com - Sebagaimana permintaan Presiden Joko Widodo, proyek revamping aromatik dan olefin PT Pertamina melalui PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) yang menelan investasi Rp 50 triliun harus tetap dilanjutkan.

Untuk itu, sebagai bentuk dukungan dan perhatian, Komisi VII DPR juga melakukan identifikasi baik dari sisi teknis, ekonomi, dan aspek lain. Terkait itu, Komisi VII DPR melakukan kunjungan kerja spesifik ke proyek tersebut akhir pekan lalu. Demikian disampaikan Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto.

“Betul apa yang diperintahkan Presiden, proyek ini harus jalan, setelah melalui analisis mendalam perihal berbagai aspek keekonomian dan strategis lainnya, antara lain mengurangi ketergantungan impor terhadap bahan baku tertentu. Bijih plastik dan produk turunan lain dari olefin bisa menambah devisa secara signifikan,” kata Sugeng di Jakarta, Minggu (30/11/2020).

Terkait kunjungan kerja spesifik ke proyek strategis nasional tersebut, menurut Sugeng, adalah dalam rangka meantau perkembangan TPPI. Dalam kunjungan spesifik tersebut, Komisi VII DPR RI didampingi Dirjen Migas Kementerian ESDM Tutuka Ariadji, Sekretaris SKK Migas Murdo Gantoro, Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Ignatius Tallulembang, dan Direktur Utama TPPI Yulian Dekri.

“Kami Komisi VII melihat strategisnya proyek TPPI. Dalam kunjungan kerja di proyek tersebut, kami juga membedah bersama-sama manajemen TPPI, Pertamina, dan Kementrian ESDM,” sambung Sugeng.

Dari hasil pemaparan KPI dan TPPI, lanjut Sugeng, Komisi VII DPR RI menyimpulkan, proyek yang sifatnya sangat strategis tersebut sangat feasible dan terbukti baik dari sisi teknis, keekonomian, ataupun dari sisi strategis lain, memiliki efek berantai yang sangat besar untuk kepentingan nasional dan masyarakat luas, termasuk masyarakat Tuban dan Jawa Timur.

“Dari penjelasan TPPI, Komisi VII mendapat pemahaman secara komprehensif tentang perkembangan proyek revamping aromatik dan olefin, hampir semua on track. Komisi VII DPR RI sangat setuju agar pembangunan proyek di TPPI, khususnya olefin dapat tuntas, serta mendukung penuh langkah–langkah percepatan yang dilaksanakan Pertamina,” lanjut Sugeng.

Sugeng menjelaskan, proyek tersebut dilakukan secara bersih dan transparan, termasuk pada proses awal, antara lain beauty contest. Proyek yang akan menelan investasi sekitar Rp 50 triliun tersebut dikawal ketat oleh Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung dan Bareskrim Polri.

Dalam kaitan itu pula, sangat dipertanyakan, jika ada pihak yang mencoba menghalangi proyek ini. "Jika ada yang menghalangi pembangunan TPPI, berarti anasionalis,” tegas Sugeng.

Sebagai tindak lanjut kunjungan kerja, Sugeng memastikan, Komisi VII akan melakukan rapat dengan Pertamina sebagai holding. Selain itu, menggelar rapat lintas komisi untuk membahas agar proyek tersebut berjalan sesuai target dan bersama Komisi VI, karena menyangkut BUMN serta Komisi XI karena menyangkut anggaran dan kepemilikan saham.

“Terpenting, kami ingin agar Pertamina fokus supaya proyek ini tetap jalan,” tegas dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bantu Pemulihan Ekonomi, Kemendag Jaga Pasar Domestik

Guna memulihkan perekonomian yang terdampak pandemi Covid-19, Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan fokus menjaga konsumsi dan pasar dalam negeri.

EKONOMI | 30 November 2020

UU Cipta Krja Beri Ruang Berkembangnya KUMKM

Kehadiran UU Cipta Kerja adalah untuk menambah investasi dalam rangka meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Indonesia.

EKONOMI | 29 November 2020

Surge Bangun Infrastruktur Internet Gratis di Ruang Publik

Fokus utama Surge adalah digitalisasi lingkungan publik, dengan mengembangkan konsep offline-to-online aset media dan aplikasi smartphone.

EKONOMI | 29 November 2020

Kempupera Telah Lelang Dini 4.060 Paket Senilai Rp 46,64 Triliun

Kempupera telah memulai pelelangan dini untuk percepatan realisasi pelaksanaan kegiatan infrastruktur Tahun Anggaran 2021.

EKONOMI | 29 November 2020

Kemperin Bidik Sektor Industri Tumbuh 3,95% Tahun 2021

Kemperin memproyeksi industri pengolahan nonmigas akan mengalami pertumbuhan sebesar 3,95% pada tahun 2021.

EKONOMI | 29 November 2020

Aset Kripto Tadpole Finance Listing di Bithumb Global

TAD merupakan protokol blockchain DeFi pertama di Indonesia yang mendunia.

EKONOMI | 29 November 2020

Lancar, DDT KA Manggarai–Cikarang Ditargetkan Selesai 2022

Menhub mengungkapkan progres pembangunan proyek DDT KA Manggarai–Cikarang sudah berjalan cukup baik dan ia meminta dilakukan percepatan-percepatan.

EKONOMI | 29 November 2020

Optimisme Sektor Properti Mulai Meningkat

Suplai properti 2020 menunjukkan penurunan pada kuartal pertama, tetapi secara berturut-turut menunjukkan kenaikan pada kuartal kedua dan ketiga.

EKONOMI | 29 November 2020

Libur Natal dan Tahun Baru, AP II Antisipasi Penambahan Slot Penerbangan

AP II berkoordinasi dengan maskapai dalam mengantisipasi kelancaran angkutan Natal dan Tahun Baru.

EKONOMI | 29 November 2020

METI Dorong Pemerintah Percepat Bauran Energi Terbarukan

Dari 2006 hingga saat ini bauran EBT baru mencapai sekitar 14%, sedangkan targetnya 23% pada 2025.

EKONOMI | 29 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS