Pemerintah Serap Aspirasi Peraturan Pelaksana UU Cipta Kerja ke Daerah
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Pemerintah Serap Aspirasi Peraturan Pelaksana UU Cipta Kerja ke Daerah

Senin, 30 November 2020 | 14:05 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Untuk menyerap masukan dari masyarakat serta pemangku kepentingan perihal peraturan pelaksana Undang-Undang Cipta Kerja, pemerintah membentuk tim independen yang akan berkunjung ke beberapa kota. Kegiatan sosialisasi UU Cipta Kerja dan serap aspirasi ini sudah dilakukan di Jakarta, Bali, Palembang, Surabaya, Banjarmasin, Manado, dan akan digelar di beberapa kota lainnya.

“Kami ingin menjelaskan pokok-pokok substansi yang telah diatur dalam UU Cipta Kerja, sekaligus mendapat masukan atau menyerap aspirasi dari masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso saat menyampaikan keynote speech dalam kegiatan Serap Aspirasi Implementasi UU Cipta Kerja di Surabaya seperti dalam keterangan tertulisnya, Senin (30/11/2020).

Serap aspirasi di Kota Pahlawan ini menyasar sektor Perindustrian, Perdagangan, Jaminan Produk Halal, Keagamaan, Kesehatan, serta Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Di waktu bersamaan, Pemerintah pun menggelar kegiatan serap aspirasi dua kota lainnya.

“Di Banjarmasin fokus membahas sektor Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, UMKM, serta Ketenagakerjaan. Sementara di Manado memberi perhatian pada sektor Pertanian, Kelautan dan Perikanan, Kemudahan Berusaha di Daerah, serta Energi dan Sumber Daya Mineral,” sambung Susiwijono.

Sebelumnya, kegiatan serupa telah diselenggarakan di Jakarta yang membahas Sektor Perpajakan dan di Palembang membahas Sektor Penataan Ruang, Pertanahan, dan Proyek Strategis Nasional. Lalu di Bali fokus pada Sektor Pajak dan Retribusi Daerah, Koperasi, UMKM, serta Ketenagakerjaan.

Selain melaksanakan kegiatan sosialisasi di beberapa kota, pemerintah juga membuka ruang kepada publik untuk memberikan masukan langsung melalui portal UU Cipta Kerja (www.uu-ciptakerja.go.id).

Susiwijono menerangkan, saat ini Pemerintah tengah menyelesaikan 44 peraturan pelaksanaan UU Cipta Kerja, yang terdiri dari 40 Peraturan Pemerintah (PP) dan empat Peraturan Presiden (Perpres). “Per hari ini, sudah ada 30 RPP dan RPerpres yang diunggah di portal resmi UU Cipta Kerja. Masyarakat dapat mengunduh dan memberikan masukan secara langsung melalui portal tersebut,” tutur Sesmenko Perekonomian.

Ia pun kembali menegaskan, produk hukum yang diundangkan pada tanggal 2 November 2020 lalu ini dirancang tidak hanya untuk mendorong pemulihan ekonomi dan transformasi ekonomi, namun juga untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada serta tantangan ke depan. “Mulai dari memanfaatkan bonus demografi, mengurangi angka pengangguran, hingga memberikan perlindungan dan kemudahan bagi UMKM dan Koperasi,” sambung Susiwijono.

Selain itu, UU ini menggarisbawahi penyederhanaan, sinkronisasi, dan pemangkasan regulasi atas banyaknya aturan dan regulasi yang diterbitkan di pusat dan daerah (hyper-regulation). Selain itu, menciptakan lapangan kerja baru melalui peningkatan investasi, dengan tetap memberikan peningkatan kesejahteraan dan perlindungan bagi pekerja.

Sesmenko Perekonomian menjabarkan, luasnya cakupan UU Cipta Kerja dimaksudkan untuk mengharmonisasikan berbagai sistem perizinan yang ada di berbagai UU sektor yang belum terintegrasi dan harmonis, bahkan cenderung sektoral, tumpang tindih, dan saling mengikat. “Hal inilah yang membuat para Pelaku Usaha, dari yang terkecil yaitu pelaku UMK sampai dengan pelaku Usaha Menengah dan Besar, mengalami kesulitan untuk mendapatkan perizinan, memulai kegiatan usaha, dan bahkan sulit untuk mengembangkan usaha yang telah ada. Itu yang akan kita benahi bersama,” pungkas Susiwijono.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Siang Ini Rupiah Menguat di Tengah Pelemahan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.070-Rp 14.095 per dolar AS.

EKONOMI | 30 November 2020

Siang Ini Mayoritas Bursa Asia di Teritori Negatif

Kospi di Korea Selatan melemah 15,23 (0,57%) mencapai 2.618.

EKONOMI | 30 November 2020

Pemprov-PT Timah Optimalkan Wisata Bawah Laut Pulau Bangka

Minat wisatawan dalam dan luar negeri berwisata bawah laut di Bangka Belitung cukup tinggi.

NASIONAL | 30 November 2020

IHSG Turun 30 Poin ke Level 5.748 di Sesi I

Sebanyak 185 saham naik, 268 saham melemah dan 165 saham stagnan.

EKONOMI | 30 November 2020

Alfamart dan Danone Indonesia Gelar Pelatihan untuk Ribuan UKM

Alfamart dan Nutricia Sarihusada menggelar pelatihan untuk lebih dari 1.000 pelaku usaha kecil menengah (UKM) di seluruh Indonesia

EKONOMI | 30 November 2020

Pertama di RI, Swab Massal Guru se-Sulsel Diluncurkan

Ini bentuk langkah Pemprov Sulsel memastikan seluruh guru sehat dan aman bagi anak-anak didik jelang pembelajaran tatap muka.

EKONOMI | 30 November 2020

Pebisnis Indonesia Didorong Garap Pasar Timur Tengah

Kawasan Timur Tengah dinilai sebagai salah satu pasar ekspor yang potensial dan terus berkembang.

EKONOMI | 30 November 2020

Event Lari Virtual Maybank Marathon Anywhere Digelar Akhir Pekan Ini Diikuti lebih dari 17.113 Pelari dari Berbagai Lokasi

Sebagai puncak penyelenggaraan event lari virtual, Maybank Marathon Anywhere akan melangsungkan run challenge (tantangan lari) pada akhir pekan Sabtu dan Minggu

EKONOMI | 30 November 2020

Program Padat Karya Bedah Rumah Capai 93,46%

Tujuannya mempertahankan daya beli masyarakat dan mengurangi pengangguran.

EKONOMI | 30 November 2020

Harga Emas Antam Dibanderol Rp 942.000 Per Gram

Untuk pecahan 500 gram: Rp 441,320 juta.

EKONOMI | 30 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS