Manfaatkan RCEP, Indonesia Perlu Tingkatkan Daya Saing
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

Manfaatkan RCEP, Indonesia Perlu Tingkatkan Daya Saing

Senin, 30 November 2020 | 15:10 WIB
Oleh : Sanya Dinda / HK

Jakarta, Beritasatu.com - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memandang Indonesia bisa terintegrasi dengan rantai pasok global, dengan memanfatkan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) yang baru ditandatangani pada 15 November 2020.

Ketua Umum Kadin Rosan Roeslani mengatakan, berbagai pelaku kepentingan di Indonesia baik pemerintah maupun pelaku usaha mesti bekerja sama untuk meningkatkan daya saing ekonomi guna memanfaatkan RCEP secara maksimal. Indonesia harus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), mempermudah perizinan investasi, meningkatkan produktivitas, membuat biaya logistik lebih efisien, dan birokrasi yang lebih baik serta transparan.

"Kita harus persiapkan secara matang. Waktu kita tidak banyak, karena berkompetisi jua dengan negara tetangga. Mereka tetap menyempurnakan dan hal ini juga mesti kita lakukan," kata Rosan dalam webinar "Pemanfaatan Kerja sama RCEP untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional yang Berkualitas", Senin (30/11/2020).

Pemerintah, kata Rosan, juga mesti menyesuaikan kebijakan untuk mengimplementasi RCEP. Dia meyakini, usaha kikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga bisa terlibat dalam rantai pasok global melalui RCEP. Pasalnya, saat ini, beberapa UMKM sudah menjadi bagian dari rantai produksi perusahaan-perusahaan besar di Indonesia.

"Ini akan berdampak positif tidak hanya untuk perusahaan besar, tetapi UMKM. Kami harap akan ada transfer teknologi, kemampuan, dan bagaimana dunia usaha merespons standardisasi dari produk, baik barang maupun jasa, sehingga kita bisa lebih aktif di rantai nilai global dengan RCEP," imbuh dia.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, RCEP akan mampu memperluas pasar ekspor Indonesia. Perluasan akses pasar lebih baik dibandingkan perjanjian dagang Asean dengan negara-negara lain. RCEP juga akan memperkiat rantai pasok regional dan menarik lebih banyak investasi masik ke indonesia.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (PPI) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Iman Pambagyo mengatakan, salah satu fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha ialah certificate of origin (COO) atau surat keterangan asal (SKA) RCEP. Dengan ini, eksportir tidak perlu repot membuat SKA yang berbeda ketika hendak mengekspor barang ke negara-negaraa anggota RCEP.

Dia mencontohkan, sebelum RCEP, pelaku usaha yang hendak mengekspor ke Australia dan Tiongkok mesti memiliki SKA Asean-Australia NZ FTA dan Asean-Tiongkok FTA. "Dengan RCEP ini, kita harmonisasi semua, dengan COO RCEP, bisa ekspor produk yang sama sekaligus ke negara-negara RCEP tanpa haruh memenuhi syarat-syarat origin status berdasarkan perjanjian Asean+one yang berbeda-beda," ucap Iman.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Serap Aspirasi Peraturan Pelaksana UU Cipta Kerja ke Daerah

Kegiatan sosialisasi UU Cipta Kerja dan serap aspirasi ini sudah dilakukan di Jakarta, Bali, Palembang, Surabaya, Banjarmasin, Manado.

EKONOMI | 30 November 2020

Siang Ini Rupiah Menguat di Tengah Pelemahan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.070-Rp 14.095 per dolar AS.

EKONOMI | 30 November 2020

Siang Ini Mayoritas Bursa Asia di Teritori Negatif

Kospi di Korea Selatan melemah 15,23 (0,57%) mencapai 2.618.

EKONOMI | 30 November 2020

Pemprov-PT Timah Optimalkan Wisata Bawah Laut Pulau Bangka

Minat wisatawan dalam dan luar negeri berwisata bawah laut di Bangka Belitung cukup tinggi.

NASIONAL | 30 November 2020

IHSG Turun 30 Poin ke Level 5.748 di Sesi I

Sebanyak 185 saham naik, 268 saham melemah dan 165 saham stagnan.

EKONOMI | 30 November 2020

Alfamart dan Danone Indonesia Gelar Pelatihan untuk Ribuan UKM

Alfamart dan Nutricia Sarihusada menggelar pelatihan untuk lebih dari 1.000 pelaku usaha kecil menengah (UKM) di seluruh Indonesia

EKONOMI | 30 November 2020

Pertama di RI, Swab Massal Guru se-Sulsel Diluncurkan

Ini bentuk langkah Pemprov Sulsel memastikan seluruh guru sehat dan aman bagi anak-anak didik jelang pembelajaran tatap muka.

EKONOMI | 30 November 2020

Pebisnis Indonesia Didorong Garap Pasar Timur Tengah

Kawasan Timur Tengah dinilai sebagai salah satu pasar ekspor yang potensial dan terus berkembang.

EKONOMI | 30 November 2020

Event Lari Virtual Maybank Marathon Anywhere Digelar Akhir Pekan Ini Diikuti lebih dari 17.113 Pelari dari Berbagai Lokasi

Sebagai puncak penyelenggaraan event lari virtual, Maybank Marathon Anywhere akan melangsungkan run challenge (tantangan lari) pada akhir pekan Sabtu dan Minggu

EKONOMI | 30 November 2020

Program Padat Karya Bedah Rumah Capai 93,46%

Tujuannya mempertahankan daya beli masyarakat dan mengurangi pengangguran.

EKONOMI | 30 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS