Logo BeritaSatu

Kasus Covid-19 Bikin Cemas Investor, IHSG Terkoreksi Hampir 3%

Senin, 30 November 2020 | 16:35 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Jakarta, Beritasatu.com - Kasus Covid-19 yang melonjak signifikan dalam sepekan terakhir membuat investor di pasar modal cemas. Akibatnya, banyak investor yang melakukan aksi jual, sehingga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi hampir 3% pada perdagangan awal pekan, Senin (30/11/2020).

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di zona merah dan menyentuh level terendah di 5.563,862 serta tertinggi di 5.798,292. IHSG sempat bergerak stagnan di kisaran level 5.710,178 hingga 5.780,335, namun menjelang penutupan sesi II perdagangan, IHSG mendadak anjlok hingga akhirnya ditutut terkoreksi 170,920 poin atau 2,96% di level 5.612,415.

Melemahnya IHSG terkait dengan kecemasan investor terhadap lonjakan kasus Covid-19 yang cukup signifikan dalam sepekan terakhir. Hal itu, memunculkan kekhawatiran pemerintah akan kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Data perdagangan BEI mencatat, investor asing melakukan aksi profit taking (ambil untung) nilai jual bersih sebesar Rp 2,6 triliun di pasar reguler. Total nilai transaksi pada perdagangan hari ini mencapai Rp 32,839 triliun.

Volume salah yang ditransaksikan sebanyak 35,808 miliar dengan frekuensi mencapai1.690.583 kali. Sebanyak 405 saham mengalami penurunan harga, 115 saham stagnan, dan hanya 112 saham yang mengalami kenaikan harga.

Saham-saham yang paling banyak dilepas investor asing, antara lain saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dengan net sell sebesar Rp 430 miliar disusul saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan jual bersih sebesar Rp 235 miliar, dan saha PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) juga dilego asing senilai Rp 400 miliar.

Sentimen negatif pelemahan IHSG datang dari dalam dan luar negeri, seiring melonjaknya kasus Covid-19. Dari dalam negeri kecemasan investor muncul seiring pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyampaikan rasa kecewanya, karena penanganan Covid-19 di Indonesia bukan semakin membaik, malah memburuk.

Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat memimpin rapat terbatas dengan topik pembahasan Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, di Istana Merdeka, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta (30/11/2020).

Meskipun masih lebih baik dari angka dunia, namun ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata kasus aktif minggu lalu yang berada di 12,78%. "Tingkat kesembuhan juga sama. Minggu lalu 84,03%, sekarang 83,44%," kata Jokowi.

Tercatat sebanyak 4 kali Indonesia mencetak rekor pertambahan kasus harian sepanjang November 2020. Yang tertinggi terjadi pada Minggu (29/11/2020) dengan 6.267 pasien Covid-19 dalam sehari.

Selain itu, juga ada rekor kasus kematian dengan 169 pasien meninggal dalam sehari pada 27 November 2020. Kemarin, kasus kematian juga menyamai rekor tersebut.

Meski terjadi aksi profit taking yang cukup besar, analis menilai hal itu masih wajar. Pasalnya, IHSG mencatat kenaikan yang cukup dalam beberapa pekan terakhir. Pada awal November lalu IHSG masih berada di posisi 5.115, sedangkan pada perdagangan akhir pekan lalu, IHSG telah menyentuh level 5.700.

Sementara itu, bursa asia pada perdagangan awal pekan juga ditutup di zona merah. Indeks Nikkei 225 di Bursa Tokyo terkoreksi 211,092 poin atau 0,79% ke level 26.433,619. Hang Seng Index di Bursa Hong Kong juga ditutup melemah 553,189 poin atau 2,06% ke posisi 26.341,490. Sedangkan Straits Times Index di Bursa Singapura ditutup melemah 49,870 poin atau 1,75% ke level 2.805,950.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ekonomi Indonesia 2023 Diyakini Tak Segelap Perkiraan

Sri Adiningsih mengatakan, ekonomi Indonesia sebetulnya punya modal yang baik untuk menghadapi kondisi tahun 2023 yang dikatakan banyak pihak akan lebih gelap.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Pemerintah Diminta Hapus Pembayaran Subsidi Bunga Obligasi Rekap Eks BLBI

Hardjuno Wiwoho meminta pemerintah fokus pada upaya penghapusan pos pembayaran subsidi bunga obligasi rekap eks BLBI.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Penunjukkan Mantan Petinggi Google dan Tokopedia untuk Rebranding Fazz

Fazz kini punya dua eksekutif senior yang ditunjuk untuk melaksanakan rebranding perusahaan.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Pengendalian Harga Kebutuhan Pokok Dinilai Mendesak

Burhanuddin Muhtadi mengatakan, responden yang menginginkan pengendalian harga-harga kebutuhan pokok dalam survei betul-betul dominan mencapai 42,9%.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Terapkan Praktik Tambang Baik, PPA Diapresiasi ESDM

PT Putra Perkasa Abadi (PPA) mendapatkan penghargaan pemegang Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP) terbaik dari Kementerian ESDM.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Tidak Hanya MBR, Kelas Menengah Butuh Stimulus Perumahan

Kebijakan dan stimulus perumahan terutama untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dinilai perlu diperluas untuk kelas menengah.

EKONOMI | 2 Oktober 2022

Danone Indonesia Fokus Keberlanjutan Lingkungan dan Sosial

Danone Indonesia fokus mengedepankan aspek keberlanjutan lingkungan dan sosial dalams setiap tahap bisnisnya.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Sandiaga Uno Minta ASEAN Tourism Forum 2023 Dimatangkan

Sandiaga Uno terkesima dengan inovasi layanan akomodasi kekinian di pinggiran Yogyakarta menjelang perhelatan ASEAN Tourism Forum (ATF) 2023.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

Arab Saudi Sediakan Ratusan Ribu Peluang Kerja bagi Warga Indonesia

Afriansyah Noor, mengatakan, Arab Saudi membuka kesempatan bagi 200.000 pekerja dari Indonesia untuk bekerja di negeri itu.

EKONOMI | 1 Oktober 2022

KSP: Masih Banyak yang Salah Memahami Garis Kemiskinan Bank Dunia

Bank Dunia menaikkan garis kemiskinan ekstrem dari US$1,9 menjadi US$2,15 per kapita per hari.

EKONOMI | 1 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Oliveira Juara di Thailand, Bagnaia Tinggal 2 Poin dari Quartararo

Oliveira Juara di Thailand, Bagnaia Tinggal 2 Poin dari Quartararo

SPORT | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings