Pemanfaatan Teknologi Minim, Produktivitas Pertanian Turun Sejak 2011
INDEX

BISNIS-27 537.873 (30.05)   |   COMPOSITE 6307.13 (223.75)   |   DBX 1215.21 (4.76)   |   I-GRADE 185.638 (9.62)   |   IDX30 533.814 (34.96)   |   IDX80 142.76 (7.7)   |   IDXBUMN20 425.411 (28.19)   |   IDXESGL 147.067 (6.53)   |   IDXG30 144.927 (6.74)   |   IDXHIDIV20 469.552 (27.52)   |   IDXQ30 151.508 (7.38)   |   IDXSMC-COM 286.952 (4.19)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (10.51)   |   IDXV30 144.532 (5.41)   |   INFOBANK15 1076.36 (63.82)   |   Investor33 457.615 (27.27)   |   ISSI 184.91 (3.57)   |   JII 650.972 (18.12)   |   JII70 227.363 (5.64)   |   KOMPAS100 1270.4 (59.67)   |   LQ45 991.58 (59.46)   |   MBX 1739.82 (70.23)   |   MNC36 337.819 (19.25)   |   PEFINDO25 325.262 (1.45)   |   SMInfra18 322.474 (9.89)   |   SRI-KEHATI 391.563 (25.56)   |  

Pemanfaatan Teknologi Minim, Produktivitas Pertanian Turun Sejak 2011

Senin, 30 November 2020 | 17:40 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Ekonom Senior Indef, Bustanul Arifin menilai pemanfaatan teknologi untuk mendorong produktivitas pertanian di Indonesia masih lambat.

Hal ini juga tergambar dari produktivitas faktor total atau total factor productivity (TFP) sektor pertanian yang cenderung lebih rendah dibandingkan TFP ekonomi secara keseluruhan.

Bustanul memaparkan, dalam kurun waktu 1996-2017, pertumbuhan pertanian lebih banyak didorong oleh pertumbuhan kapital. Sejak 2011, pertumbuhan TFP pertanian juga bernilai negatif, artinya terjadi penurunan produktivitas pertanian.

“TFP pertanian negatif, ada unsur teknologi di situ. Artinya kita punya problem dalam konteks mendorong produktivitas pertanian karena penggunaan teknologi kita lambat, inovasi lambat. Kalaupun ada, inovasinya belum banyak terserap dan teraktualisasi dalam konteks pertumbuhan ekonomi," kata Bustanul Arifin dalam webinar “Kedaulatan Pangan dan Energi” yang digelar Indef, Senin (30/11/2020).

Karenanya, Bustanul berharap agar Kementerian Pertanian (Kemtan) melalui Badan Litbang Pertanian dapat melakukan terobosan untuk perkembangan teknologi, guna mewujudkan kedaulatan pangan.

“Kalau kita tidak punya terobosan dalam teknologi, dengan TFP yang negatif, kita punya masalah. Kedaulatan pangan bisa terganggu,” kata Bustanul.

Dijelaskan Bustanul, kedaulatan pangan adalah hak negara dan bangsa yang secara mandiri menentukan kebijakan pangan yang menjamin hak atas pangan bagi rakyat, dan yang memberikan hak bagi masyarakat untuk menentukan sistem pangan yang sesuai dengan potensi sumber daya lokal. "Kedaulatan pangan akan tercapai dengan perubahan kebijakan yang efektif,” tegas Bustanul.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Teleport Siap Mendukung Pengiriman Vaksin Covid-19

Teleport yang merupakan unit usaha logistik AirAsia Digital, siap mendukung distribusi vaksin Covid-19 dengan kemampuan menjangkau jaringan ke 125 kota di Asia

EKONOMI | 30 November 2020

Tugu Insurance Raih Dua Penghargaan di Anugerah Humas Indonesia

Tugu Insurance meraih dua penghargaan sekaligus pada ajang Anugerah Humas Indonesia 2020.

EKONOMI | 30 November 2020

Mentan: Dorong Produktivitas, Pertanian Perlu Intervensi Teknologi

Intervensi teknologi menjadi hal penting untuk mendorong sektor pertanian memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian.

EKONOMI | 30 November 2020

Apjati Harus Ikut Berantas Sindikat Mafia PMI

BP2MI harap Ketua Apjati yang baru terpilih hasil Munas Apjati, Ayub Basalamah dan seluruh anggota Apjati terlibat dalam memberantas mafia PMI.

EKONOMI | 30 November 2020

Kasus Covid-19 Bikin Cemas Investor, IHSG Terkoreksi Hampir 3%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi hampir 3% pada perdagangan awal pekan, Senin (30/11/2020).

EKONOMI | 30 November 2020

BCA Raih Payment Channel Award 2020

BCA senantiasa menghadirkan beragam solusi perbankan demi menunjang kebutuhan nasabah.

EKONOMI | 30 November 2020

Luncurkan Proyek Baru, GNA Group Bidik Milenial

GNA Group kembali menghadirkan proyek terbaru di kawasan Golden Stone @ Serpong, yang diperuntukkan bagi kalangan milenial.

EKONOMI | 30 November 2020

Penjualan Industri Kemasan Terkerek Perkembangan Teknologi

Penerapan teknologi industri 4.0 dan adaptasi kebiasaan baru diyakini dapat mengerek penjualan industri kemasan.

EKONOMI | 30 November 2020

Manfaatkan RCEP, Indonesia Perlu Tingkatkan Daya Saing

Pemerintah maupun pelaku usaha mesti bekerja sama untuk meningkatkan daya saing ekonomi guna memanfaatkan RCEP secara maksimal.

EKONOMI | 30 November 2020

Pemerintah Serap Aspirasi Peraturan Pelaksana UU Cipta Kerja ke Daerah

Kegiatan sosialisasi UU Cipta Kerja dan serap aspirasi ini sudah dilakukan di Jakarta, Bali, Palembang, Surabaya, Banjarmasin, Manado.

EKONOMI | 30 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS