OY! Bisnis Berikan Kemudahan Pelaku UMKM Indonesia
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 524.475 (-9.09)   |   COMPOSITE 6109.17 (-135.97)   |   DBX 1194.89 (-13.88)   |   I-GRADE 181.466 (-4.89)   |   IDX30 517.087 (-12.29)   |   IDX80 138.626 (-3.81)   |   IDXBUMN20 407.246 (-18.33)   |   IDXESGL 143.602 (-3.37)   |   IDXG30 142.274 (-3.45)   |   IDXHIDIV20 456.023 (-12.3)   |   IDXQ30 148.355 (-3.63)   |   IDXSMC-COM 276.257 (-7.93)   |   IDXSMC-LIQ 347.018 (-13.99)   |   IDXV30 137.723 (-3.87)   |   INFOBANK15 1047.79 (-16.14)   |   Investor33 444.391 (-8.82)   |   ISSI 179.418 (-4.71)   |   JII 631.935 (-19.26)   |   JII70 220.815 (-6.52)   |   KOMPAS100 1231.17 (-30.15)   |   LQ45 963.139 (-24.05)   |   MBX 1681.26 (-40.24)   |   MNC36 327.223 (-6.77)   |   PEFINDO25 325.051 (-6.81)   |   SMInfra18 313.073 (-11.46)   |   SRI-KEHATI 379.382 (-7.05)   |  

OY! Bisnis Berikan Kemudahan Pelaku UMKM Indonesia

Senin, 30 November 2020 | 19:02 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Sebagai salah satu pilar penting ekonomi nasional, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlu terus dibantu agar dapat bertahan, terutama saat terjadinya pelemahan ekonomi dimasa pandemi saat ini. Salah satunya adalah dengan mempercepat peralihan UMKM ke era digital.

Beberapa UMKM yang melakukan inovasi digitalisasi dengan cara mengoptimalkan teknologi, terbukti bisa memperoleh keuntungan lebih untuk mengembangkan usaha mereka. Riset dari International Data Corporation (IDC) dan Cisco menunjukkan, digitalisasi UMKM dapat meningkatkan pendapatan negara.

Diprediksi setidaknya Produk Dosmetik Bruto (PDB) bisa bertambah kisaran Rp 2,3 triliun – Rp 2,4 triliun pada 2024. Peningkatannya bisa lebih tinggi lagi, apabila pelaku usaha mahir menggunakan berbagi platform digital dalam memasarkan produknya.

Dengan hadirnya OY! Bisnis, OY! Indonesia selalu berkomitmen untuk terus membantu pertumbuhan UMKM di Indonesia dengan menyediakan produk–produk keuangan digital yang memberikan kemudahan serta efisiensi dalam menjalankan bisnis.

CEO OY! Indonesia, Jesayas Ferdinandus mengatakan tahun ini pandemi membawa dampak ke dalam setiap aspek kehidupan, tak terkecuali dengan UMKM. Kondisi ini memaksa pelaku usaha untuk mencari alternatif lain, salah satunya dengan cara beralih ke digital.

"Proses UMKM memasuki fase digitalisasi bukanlah hal mudah. Dengan adanya OY! Bisnis, kami menjawab kebutuhan konsumen, terutama pelaku usaha, dengan menyediakan fitur transfer pembayaran ke banyak rekening sekaligus dan juga menyederhanakan proses pembayaran hanya dari satu link pembayaran. Kedepannya kami akan terus berkomitmen untuk melakukan inovasi dalam setiap produk keuangan kami," ujar Jesayas.

OY! Bisnis sendiri mempunyai dua produk unggulan yaitu Bulk Disbursement dan Payment Checkout Link.

Dengan menggunakan layanan Bulk Disbursement ini, memungkinkan pelaku usaha untuk men-transfer pembayaran ke banyak rekening sekaligus secara langsung, hanya dengan menggugah CSV file daftar pembayaran ke dalam dashboard OY! Bisnis.

Berapa pun banyaknya jumlah transaksi yang dilakukan, semua bisa diselesaikan dalam waktu satu hari.

Lain halnya dengan Payment Checkout Link, layanan ini memungkinkan pelaku usaha untuk menyederhanakan proses pembayaran. Dengan mengintegrasikan link pembayaran dengan bisnis, pelaku usaha dapat memberika keleluasan bagi pembeli untuk memilih metode pembayaran serta tagihan dapat langsung dikirimkan melalui e-mail setelah proses transaksi berhasil dilakukan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Setoran Modal Rp 1,551 Triliun Bank Banten Direstui OJK

Bank Banten telah resmi mendapatkan persetujuan OJK atas dana setoran modal sebesar Rp 1,551 triliun.

EKONOMI | 30 November 2020

Oktober 2020, Uang Beredar Naik Jadi Rp 6.780,8 Triliun

Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) meningkat pada Oktober 2020.

EKONOMI | 30 November 2020

Pemanfaatan Teknologi Minim, Produktivitas Pertanian Turun Sejak 2011

Produktivitas faktor total atau total factor productivity (TFP) sektor pertanian cenderung lebih rendah dibandingkan TFP ekonomi secara keseluruhan.

EKONOMI | 30 November 2020

Teleport Siap Mendukung Pengiriman Vaksin Covid-19

Teleport yang merupakan unit usaha logistik AirAsia Digital, siap mendukung distribusi vaksin Covid-19 dengan kemampuan menjangkau jaringan ke 125 kota di Asia

EKONOMI | 30 November 2020

Tugu Insurance Raih Dua Penghargaan di Anugerah Humas Indonesia

Tugu Insurance meraih dua penghargaan sekaligus pada ajang Anugerah Humas Indonesia 2020.

EKONOMI | 30 November 2020

Mentan: Dorong Produktivitas, Pertanian Perlu Intervensi Teknologi

Intervensi teknologi menjadi hal penting untuk mendorong sektor pertanian memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian.

EKONOMI | 30 November 2020

Apjati Harus Ikut Berantas Sindikat Mafia PMI

BP2MI harap Ketua Apjati yang baru terpilih hasil Munas Apjati, Ayub Basalamah dan seluruh anggota Apjati terlibat dalam memberantas mafia PMI.

EKONOMI | 30 November 2020

Kasus Covid-19 Bikin Cemas Investor, IHSG Terkoreksi Hampir 3%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terkoreksi hampir 3% pada perdagangan awal pekan, Senin (30/11/2020).

EKONOMI | 30 November 2020

BCA Raih Payment Channel Award 2020

BCA senantiasa menghadirkan beragam solusi perbankan demi menunjang kebutuhan nasabah.

EKONOMI | 30 November 2020

Luncurkan Proyek Baru, GNA Group Bidik Milenial

GNA Group kembali menghadirkan proyek terbaru di kawasan Golden Stone @ Serpong, yang diperuntukkan bagi kalangan milenial.

EKONOMI | 30 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS