GBRK Wadahi Industri Startup Baja Ringan
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

GBRK Wadahi Industri Startup Baja Ringan

Senin, 30 November 2020 | 23:59 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - Perusahaan baja ringan, PT Gerai Baja Ringan Kepuh (GBRK) akan mewadahi industri dari perusahaan rintisan atau startup baja ringan untuk mengembangkan usahanya.

General Manager PT Gerai Baja Ringan Kepuh, Rico Chandra B mengatakan, bermunculannya industri baja ringan akhir-akhir ini bak jamur yang dipicu oleh kebutuhan masyarakat atas produk rangka atap pengganti kayu yang lebih praktis dan kuat memunculkan kebutuhan adanya suatu standarisasi proses produksi, yaitu ISO dan standarisasi produk yaitu SNI.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, GBRK menyiapkan diri sebagai perusahaan dengan pabriknya di Mojokerto, Jawa Timur, sebagai wadah yang akan berfungsi sebagai pembina, pengayom, pembimbing bagi para calon startup yang ingin berbisnis baja ringan.

"Kita akan menyediakan mesin-mesin produksi, melatih semua karyawan, memberikan sistem teknologi informasi (TI), memasok bahan baku sesuai SNI, dan memastikan produk profil baja ringan merek berstandar SNI,” kata Rico di Surabaya, Senin (30/11/2020).

Menurut Rico, ini adalah satu kepedulian GBRK untuk mendorong para startup di industri baja untuk memajukan usaha mereka. Untuk itu, produk baja ringan yang dijual dan dihasilkan dari proses produksi berstandar ISO dan produknya berstandar SNI.

“Kami ingin bergandengan tangan dengan pemerintah dalam rangka meningkatkan kontribusi rasio industrialisasi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang makin menurun. Indonesia harus mengukuhkan diri sebagai negara industrialis, bukan hanya sebagai negara konsumtif,” ucap Rico.

Keberadaan GBRK sebagai wadah bagi startup baja ringan ini mendapat dukungan dari Kementerian Perindustrian (Kemperin). Beroperasinya GBRK juga ditandai dengan peresmian yang dilakukan oleh Dr Ir Taufiek Bawazier, M.Si, Direktur Jenderal Ilmate Kemperin, Rabu (25/11/2020).

Dalam kesempatan itu, Taufik mengatakan kebutuhan baja nasional sekarang mencapai 20 juta ton per tahun. Sementara industri dalam negeri baru bisa memenuhi 60 persen.

"Dengan hadirnya investasi baru, termasuk startup baru di industri baja yang akan memenuhi kebutuhan dalam dalam negeri, maka secara bertahap impor akan dikurangi dan industri baja kita akan kuat dengan suplay and demand yang kuat pula,” ucap Taufik.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rewang Bidik Peluang Bisnis Jasa Bersih-bersih Rumah di Masa Pandemi

Aplikasi Rewang yang mewadahi jasa asisten rumah tangga (ART) telah memudahkan masyarakat.

EKONOMI | 30 November 2020

Pegadaian Boyong 3 Penghargaan BUMN Award

Pegadaian dinilai terus menujukkan kinerja positif di masa pandemi Covid-19.

EKONOMI | 30 November 2020

Erick Thohir Sebut 35 BUMN Masuk dalam Restrukturisasi Bisnis

Terdapat 35 BUMN yang tengah ditangani tim khusus guna direstrukturisasi.

EKONOMI | 30 November 2020

OY! Bisnis Berikan Kemudahan Pelaku UMKM Indonesia

OY! Indonesia selalu berkomitmen untuk terus membantu pertumbuhan UMKM di Indonesia dengan menyediakan produk–produk keuangan digital yang memberikan kemudahan.

EKONOMI | 30 November 2020

Setoran Modal Rp 1,551 Triliun Bank Banten Direstui OJK

Bank Banten telah resmi mendapatkan persetujuan OJK atas dana setoran modal sebesar Rp 1,551 triliun.

EKONOMI | 30 November 2020

Oktober 2020, Uang Beredar Naik Jadi Rp 6.780,8 Triliun

Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) meningkat pada Oktober 2020.

EKONOMI | 30 November 2020

Pemanfaatan Teknologi Minim, Produktivitas Pertanian Turun Sejak 2011

Produktivitas faktor total atau total factor productivity (TFP) sektor pertanian cenderung lebih rendah dibandingkan TFP ekonomi secara keseluruhan.

EKONOMI | 30 November 2020

Teleport Siap Mendukung Pengiriman Vaksin Covid-19

Teleport yang merupakan unit usaha logistik AirAsia Digital, siap mendukung distribusi vaksin Covid-19 dengan kemampuan menjangkau jaringan ke 125 kota di Asia

EKONOMI | 30 November 2020

Tugu Insurance Raih Dua Penghargaan di Anugerah Humas Indonesia

Tugu Insurance meraih dua penghargaan sekaligus pada ajang Anugerah Humas Indonesia 2020.

EKONOMI | 30 November 2020

Mentan: Dorong Produktivitas, Pertanian Perlu Intervensi Teknologi

Intervensi teknologi menjadi hal penting untuk mendorong sektor pertanian memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian.

EKONOMI | 30 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS