Ekonom Core: RPP Klaster UMKM dan Koperasi Sudah Akomodatif
INDEX

BISNIS-27 537.873 (-1.54)   |   COMPOSITE 6307.13 (-48.56)   |   DBX 1215.21 (-5.42)   |   I-GRADE 185.638 (-0.44)   |   IDX30 533.814 (-2.1)   |   IDX80 142.76 (-0.73)   |   IDXBUMN20 425.411 (-4.99)   |   IDXESGL 147.067 (-0.47)   |   IDXG30 144.927 (0.21)   |   IDXHIDIV20 469.552 (-2.43)   |   IDXQ30 151.508 (0.19)   |   IDXSMC-COM 286.952 (-2.83)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (-1.26)   |   IDXV30 144.532 (-2.19)   |   INFOBANK15 1076.36 (2.19)   |   Investor33 457.615 (-2.19)   |   ISSI 184.91 (-1.68)   |   JII 650.972 (-4.67)   |   JII70 227.363 (-1.7)   |   KOMPAS100 1270.4 (-8.29)   |   LQ45 991.58 (-3.63)   |   MBX 1739.82 (-14.27)   |   MNC36 337.819 (-1.76)   |   PEFINDO25 325.262 (6.76)   |   SMInfra18 322.474 (-5.58)   |   SRI-KEHATI 391.563 (-2.01)   |  

Ekonom Core: RPP Klaster UMKM dan Koperasi Sudah Akomodatif

Selasa, 1 Desember 2020 | 08:19 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Ekonom Center of Reform on Economics Indonesia (Core) Yusuf Rendy Manilet menilai, Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menenegah (UMKM) sudah relatif lengkap dan cukup ideal dalam mengakomodir berbagai hal yang selama ini menghambat UMKM dan koperasi. Tinggal fungsi pengawasan yang menurutnya harus diperkuat.

Dalam UU Cipta Kerja dan peraturan pelaksananya, beberapa hal yang diatur terkait kemudahan dan kepastian dalam proses perizinan melalui OSS (Online Single Submission), kemudahan dalam mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektual (Haki), pendampingan, kemudahan mendapatkan pembiayaan, kepastian legalitas bagi pelaku UMKM, serta adanya peluang yang lebih besar terkait kemitraan antara usaha besar dan UMKM.

Misalnya saja dalam Pasal 64 RPP Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menenegah (UMKM), disebutkan bahwa Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah memfasilitasi, mendukung, dan menstimulasi kegiatan kemitraan yang saling membutuhkan, mempercayai, memperkuat, dan menguntungkan antara usaha besar dan Usaha Menengah dengan Usaha Mikro dan Kecil. Kemudian Pasal 67 juga mengatur berbagai kemudahan dan insentif yang diberikan dari kemitraan ini.

“Kalau dilihat dari RPP, sepertinya sudah mengakomodasi berbagai evaluasi dari pengembangan UMKM di Indonesia. Salah satunya mendorong usaha besar untuk menggandeng UMKM dalam pengembangan usahanya. Ini kan masalah yang seringkali dibahas, bahwa linkage antara usaha besar dan UMKM selama ini masih relatif kecil,” kata Yusuf Rendy, Senin (30/11/2020).

Yusuf menyampaikan, dalam tataran tujuan, yang diatur di UU Cipta Kerja dan RPP sebagai peraturan pelaksananya sudah relatif baik. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana komitmen pemerintah dalam menjalankan berbagai aturan yang sudah dibuat tersebut.

“Sisi pengawasan menurut saya jadi hal yang sangat penting. Misalnya saja terkait linkage antara usaha besar dan UMKM, perlu dipastikan komitmennya seperti apa, skemanaya seperti apa, keuntungan yang didapat seperti apa bagi usaha besar dan UMKM, sehingga benar-benar terjadi linkage yang saat ini masih minim,” kata Yusuf

Terkait koperasi, beberapa kemudahan juga sudah diatur dalam RPP, antara lain dalam hal kemudahan pendirian koperasi. Misalnya dalam Pasal 3 disebutkan bahwa koperasi primer dibentuk paling sedikit oleh sembilan orang.

Kemudahan lainnya, koperasi juga diberikan dasar hukum yang kuat untuk melaksanakan prinsip usaha syariah, selain juga kemudahan dalam pemanfaatan teknologi.

“Yang diatur dalam UU Cipta Kerja dan peraturan turunannya ini bagus untuk pengembangan koperasi di Indonesia. Selama ini kan koperasi sering disebut sebagai soko guru perekonomian, tetapi nasibnya sekarang seperti ada dan tiada. Jadi saya kira adanya UU Cipta Kerja ini bisa menjadi momentum proses revitalisasi koperasi. Tinggal dibuktikan saja apakah kemudian UU Cipta Kerja ini akan membuat masyarakat semakin tertarik menjalankan usaha koperasi,” kata Yusuf.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bursa Asia Menguat di Awal Perdagangan Desember

Nikkei225 Tokyo naik 0,92%, indeks komposit Shanghai datar, ASX 200 Australia naik 0,87%, dan Kospi Korsel naik 1,35%.

EKONOMI | 1 Desember 2020

Akhiri November, Bursa Eropa Ditutup Melemah

Indeks Stoxx600 turun 0,98%, DAX Jerman turun 0,33%, FTSE Inggris turun 1,59%, CAC Prancis turun 1,42%, FTSE MIB Italia turun 1,3%.

EKONOMI | 1 Desember 2020

Wall Street Ditutup Melemah Tertekan Aksi Profit Taking

Dow Jones Industrial Average melemah 0,9% ke 29.638,64, S&P 500 turun 0,5% ke 3.621,23, dan Nasdaq turun 0,1% ke 12.198,74.

EKONOMI | 1 Desember 2020

Inovasi Jadi Kunci Memenangkan Persaingan di Masa Pandemi

Tras N Co memberikan apresiasi untuk BUMN dan brand inovatif di masa pandemi Covid-19.

EKONOMI | 1 Desember 2020

GBRK Wadahi Industri Startup Baja Ringan

Keberadaan GBRK sebagai wadah bagi startup baja ringan ini mendapat dukungan dari Kementerian Perindustrian.

EKONOMI | 30 November 2020

Rewang Bidik Peluang Bisnis Jasa Bersih-bersih Rumah di Masa Pandemi

Aplikasi Rewang yang mewadahi jasa asisten rumah tangga (ART) telah memudahkan masyarakat.

EKONOMI | 30 November 2020

Pegadaian Boyong 3 Penghargaan BUMN Award

Pegadaian dinilai terus menujukkan kinerja positif di masa pandemi Covid-19.

EKONOMI | 30 November 2020

Erick Thohir Sebut 35 BUMN Masuk dalam Restrukturisasi Bisnis

Terdapat 35 BUMN yang tengah ditangani tim khusus guna direstrukturisasi.

EKONOMI | 30 November 2020

OY! Bisnis Berikan Kemudahan Pelaku UMKM Indonesia

OY! Indonesia selalu berkomitmen untuk terus membantu pertumbuhan UMKM di Indonesia dengan menyediakan produk–produk keuangan digital yang memberikan kemudahan.

EKONOMI | 30 November 2020

Setoran Modal Rp 1,551 Triliun Bank Banten Direstui OJK

Bank Banten telah resmi mendapatkan persetujuan OJK atas dana setoran modal sebesar Rp 1,551 triliun.

EKONOMI | 30 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS