Komitmen Investasi ke RI Perlu Disikapi Secara Cepat dan Responsif
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Komitmen Investasi ke RI Perlu Disikapi Secara Cepat dan Responsif

Rabu, 2 Desember 2020 | 20:30 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Komitmen investasi dari investor asing terus mengalir ke Indonesia, bahkan sejak sebelum pandemi. Terlebih, sejak Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) disahkan, rencana investasi di Indonesia semakin marak.

Pada November ini, misalnya, dua perusahaan asal Belanda berencana berinvestasi di Indonesia. FrieslandCampina, perusahaan susu asal Belanda, akan berinvestasi sebesar Rp 4 triliun mulai 2021 sementara produsen pipa global Wavin BV akan berinvestasi senilai US$ 125 juta atau Rp 1,7 triliun.

Bahkan sejak awal tahun ini, Uni Emirat Arab (UEA) berencana menyiapkan dana jumbo sebesar US$ 22,8 miliar untuk berinvestasi di Indonesia. Sementara, Amerika Serikat (AS) disebut-sebut akan menambah kucuran investasi ke Indonesia hingga miliaran dolar AS.

Namun, komitmen investasi hanya akan menjadi janji manis belaka jika tidak direalisasikan. Bisa-bisa, rencana investasi ratusan triliun rupiah hanya akan menjadi investasi mangkrak.

Padahal, setelah babak belur karena pandemi, investasi bisa menjadi alat untuk menggenjot pemulihan ekonomi nasional dan juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru. Oleh karena itu, dibutuhkan sikap responsif dari pemerintah untuk merespons komitmen investasi yang datang hingga akhirnya bisa terealisasi.

Deputi Koordinasi Bidang Makroekonomi dan Keuangan Kementerian Koordinasi Bidang Perekonomian, Iskandar Simorangkir mengatakan, pemerintah berkomitmen untuk melanjutkan reformasi struktural dalam jangka panjang.

Menurut Iskandar, kendala yang dihadapi investor selama ini antara lain perizinan yang lama dan panjang, sulitnya pembebasan lahan, tenaga kerja yang produktivitasnya rendah, dan rumitnya peraturan tenaga kerja.

"Semua itu membuat mahalnya investasi di Indonesia yang tercermin dari ICOR yang tinggi sekali, yaitu di 6,8. Tidak efisien sekali," kata Iskandar di Jakarta, Rabu (2/12/2020).

Oleh karena itu, lanjut Iskandar, pemerintah saat ini sibuk siang malam menyiapkan peraturan pelaksana UU Cipta Kerja, baik dalam bentuk Peraturan Pemerintah maupun Peraturan Presiden (Perpres). Dengan begitu, investor, baik investor baru maupun yang telah berkomitmen bisa segera merealisasikan investasi di Indonesia.

Sementara itu, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengatakan, pihaknya juga terus berupaya agar komitmen investasi dapat direalisasikan. Dalam empat tahun terakhir, Indonesia memiliki cadangan investasi yang mangkrak senilai Rp 708 triliun. Dari jumlah tersebut, Bahlil bilang, BKPM telah memfasilitasi investasi mangkrak senilai Rp 474,9 triliun.

"Sudah kita selesaikan 67 persen, di dalamnya termasuk investasi YTL Power Tanjung Jati, Hyundai dan PLTS Terapung di Sungai Cirata. Saya yakin Indonesia akan menuju babak baru, memenangkan kompetisi investasi dan khususnya di Asia tenggara, dan global pada umumnya," tegas Bahlil.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BP2MI Respons Cepat Suspensi Otoritas Taiwan terhadap Penempatan PMI

BP2MI merespons cepat tindakan otoritas Taiwan menghentikan sementara penempatan PMI.

EKONOMI | 2 Desember 2020

Bank Sampoerna Perluas Layanan Nasabah di Jatim

Melalui 300 gerai Alfamart di Jawa Timur, Bank Sampoerna memberikan layanan menerima dan menarik tabungan bagi seluruh nasabah.

EKONOMI | 2 Desember 2020

Kemperin Terus Kawal Realisasi Penurunan Harga Gas Industri

Pemerintah telah memberlakukan harga gas untuk industri sebesar US$ 6 per MMBTU.

EKONOMI | 2 Desember 2020

Dukung Pengembangan Kawasan Danau Toba, Jembatan Aek Tano Pongol Mulai Konstruksi

Kempupera memulai pekerjaan konstruksi Jembatan Aek Tano Ponggol di Sumut.

EKONOMI | 2 Desember 2020

Pelindo III dan Pertamina Kerja Sama Distribusi Bahan Baku Bioenergi

Pelindo III akan mendukung transportasi bahan baku energi terbarukan milik Pertamina.

EKONOMI | 2 Desember 2020

Kontainer Langka, Pelaku Usaha Kesulitan Ekspor

Eksportir mengeluhkan bahwa dari 10 - 15 kontainer per minggu yang dibutuhkan, hanya lima atau enam kontainer saja yang tersedia.

EKONOMI | 2 Desember 2020

Gita Wirjawan: Testing Covid-19 Rendah Sebabkan Ketidakpastian Usaha

Jumlah testing Covid-19 di Indonesia baru mencakup 2,1 persen dari populasi.

EKONOMI | 2 Desember 2020


Aturan Pelaksana UU Cipta Kerja Reformasi Izin Usaha Bidang Komunikasi

RPP NSPK mengatur jenis perizinan berusaha sektor pos, telekomunikasi, penyiaran, dan e-commerce yang disusun berdasarkan analisis perizinan berbasis risiko.

EKONOMI | 2 Desember 2020

Telkom Perkenalkan BigBox, Solusi Satu Data Indonesia

Jakarta, 2 Desember 2020 – Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberikan tantangan tersendiri bagi industri di mana data kian tersebar

EKONOMI | 2 Desember 2020

Telkom Luncurkan BigBox, Wujudkan Solusi Satu Data Indonesia

BigBox merupakan bagian dari fokus bisnis digital Telkom, sekaligus wujud nyata kontribusi pemanfaatan data bagi masyarakat luas.

EKONOMI | 2 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS