Kontainer Langka, Industri Mebel Kesulitan Ekspor
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-7.6)   |   COMPOSITE 6413.89 (-106.77)   |   DBX 1221.71 (-6.51)   |   I-GRADE 188.988 (-3.35)   |   IDX30 542.994 (-9.18)   |   IDX80 145.925 (-3.17)   |   IDXBUMN20 438.706 (-13.3)   |   IDXESGL 150.111 (-3.04)   |   IDXG30 148.081 (-3.15)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-7.88)   |   IDXQ30 153.853 (-2.35)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.8)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-15.72)   |   IDXV30 149.364 (-4.83)   |   INFOBANK15 1084.54 (-8.19)   |   Investor33 464.502 (-6.89)   |   ISSI 189.074 (-4.16)   |   JII 668.709 (-17.74)   |   JII70 233.837 (-6.47)   |   KOMPAS100 1296.34 (-25.94)   |   LQ45 1011.21 (-19.63)   |   MBX 1772.39 (-32.57)   |   MNC36 342.942 (-5.12)   |   PEFINDO25 336.865 (-11.6)   |   SMInfra18 332.042 (-9.57)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-5.25)   |  

Kontainer Langka, Industri Mebel Kesulitan Ekspor

Rabu, 2 Desember 2020 | 20:34 WIB
Oleh : Leonard AL Cahyoputra / HK

Jakarta, Beritasatu.com - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki) mengeluhkan kelangkaan kontainer dan keterbatasan ruang di kapal saat ingin mengekspor. Hal ini menyulitkan pebisnis mebel dalam mengekspor.

“Bahkan, jika kurang beruntung, tidak ada kontainer sama sekali. Hal ini jelas merugikan dan dapat berakibat pada pemutusan hubungan kerja (PHK),” ujar Ketua Presidium Himki Abdul Sobur, Rabu (2/12/2020).

Dia menuturkan, dari total 10-15 kontainer per minggu yang dibutuhkan, hanya 5-6 kontainer saja yang tersedia. Selanjutnya, untuk eksportir besar, dari kebutuhan 100 kontainer per minggu hanya bisa mendapatkan 25-50 kontainer saja. Kelangkaan kontainer telah mengerek naiknya harga freight hingga lima kali lipat lebih.

Selain itu, dia mengungkapkan, keterbatasan ruang di kapal membuat eksportir terkena demurage, sehingga sebagian terpaksa membatalkan ekspor dan membongkar kembali kontainer. “Apabila kondisi tersebut terus berlanjut, ujung-ujungnya mereka gagal ekspor dan berakibat terkena wanprestasi dan kena penalti, karena tidak bisa memenuhi kontrak sesuai jadwal,” ujar dia.

Sobur menerangkan, masalah kelangkaan dan naiknya harga kontainer juga akan berdampak signifikan terhadap pengurangan jam operasional industri. Pada akhirnya berpengaruh terhadap pengurangan atau merumahkan tenaga kerja hingga PHK.

“Untuk itu kami dari kalangan dunia usaha memohon kepada pemerintah untuk segera turun tangan menyelesaikan permasalahan ini, dan bisa memberikan solusi untuk membantu eksportir Indonesia,” harap dia.

Sobur menerangkan, penyebab dari kelangkaan kontainer antara lain turunnya operasional di transshipment port yang belakangan ini hanya 50%. Selain itu, hal itu akibat menurunnya volume impor. Kelangkaan kontainer ini hampir terjadi di semua pelabuhan, termasuk Medan dan Tanjung Emas, terutama untuk tujuan ekspor ke Asia.

Untuk kenaikan harga, di Intra-Asia atau general rate increase (GRI) sebesar US$ 150 per 20DC dan US$ 2.000/40/4HDC, yang efektif berlaku 1 Desember 2020. Kontainer untuk ke Eropa naik sebesar US$ 2.509 menjadi US$ 6.800. Untuk ke Amerika Serikat, saat ini harga lontainer sekitar US$ 8.000/40”.

Sobur menerangkan, untuk proses ekspor tidak ada biaya demurrage, pelayaran akan release DO jika sudah confirm equipment dan ruang di kapal. Kalau di pelabuhan transhipment di rollover, biaya storage di transhipment port akan menjadi tanggung jawab pelayaran.

Saat ini, dia menegaskan, kebanyakan pelayaran memberikan harga ocean freight per kapal, bukan lagi rate valid per bulan. Untuk mengulangi penimbunan full container di transhipment port, beberapa pelayaran sudah menghentikan pemesanan untuk destinasi tertentu. “Kenaikan rate sangat tinggi sekali dan seakan tak terkendali. Ini sangat menyulitkan dunai usaha,” kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Komitmen Investasi ke RI Perlu Disikapi Secara Cepat dan Responsif

Aliran investasi asing bisa menjadi alat untuk menggenjot pemulihan ekonomi nasional.

EKONOMI | 2 Desember 2020

BP2MI Respons Cepat Suspensi Otoritas Taiwan terhadap Penempatan PMI

BP2MI merespons cepat tindakan otoritas Taiwan menghentikan sementara penempatan PMI.

EKONOMI | 2 Desember 2020

Bank Sampoerna Perluas Layanan Nasabah di Jatim

Melalui 300 gerai Alfamart di Jawa Timur, Bank Sampoerna memberikan layanan menerima dan menarik tabungan bagi seluruh nasabah.

EKONOMI | 2 Desember 2020

Kemperin Terus Kawal Realisasi Penurunan Harga Gas Industri

Pemerintah telah memberlakukan harga gas untuk industri sebesar US$ 6 per MMBTU.

EKONOMI | 2 Desember 2020

Dukung Pengembangan Kawasan Danau Toba, Jembatan Aek Tano Pongol Mulai Konstruksi

Kempupera memulai pekerjaan konstruksi Jembatan Aek Tano Ponggol di Sumut.

EKONOMI | 2 Desember 2020

Pelindo III dan Pertamina Kerja Sama Distribusi Bahan Baku Bioenergi

Pelindo III akan mendukung transportasi bahan baku energi terbarukan milik Pertamina.

EKONOMI | 2 Desember 2020

Kontainer Langka, Pelaku Usaha Kesulitan Ekspor

Eksportir mengeluhkan bahwa dari 10 - 15 kontainer per minggu yang dibutuhkan, hanya lima atau enam kontainer saja yang tersedia.

EKONOMI | 2 Desember 2020

Gita Wirjawan: Testing Covid-19 Rendah Sebabkan Ketidakpastian Usaha

Jumlah testing Covid-19 di Indonesia baru mencakup 2,1 persen dari populasi.

EKONOMI | 2 Desember 2020


Aturan Pelaksana UU Cipta Kerja Reformasi Izin Usaha Bidang Komunikasi

RPP NSPK mengatur jenis perizinan berusaha sektor pos, telekomunikasi, penyiaran, dan e-commerce yang disusun berdasarkan analisis perizinan berbasis risiko.

EKONOMI | 2 Desember 2020

Telkom Perkenalkan BigBox, Solusi Satu Data Indonesia

Jakarta, 2 Desember 2020 – Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memberikan tantangan tersendiri bagi industri di mana data kian tersebar

EKONOMI | 2 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS