Bangun Pariwisata Harus Sepaket dengan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Bangun Pariwisata Harus Sepaket dengan Pemberdayaan Ekonomi Kreatif

Kamis, 3 Desember 2020 | 07:04 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Kuningan, Beritasatu.com - Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, Rully Indrawan, mengatakan, sebelum pandemi Covid-19, sektor pariwisata merupakan penyumbang terbesar kedua bagi pendapatan negara. Namun, pandemi membuat banyak destinasi wisata di Indonesia lumpuh tak bergerak.

"Oleh karena itu, sektor pariwisata harus bangkit kembali di era kenormalan baru saat ini dengan tetap disiplin menjaga Protokol Kesehatan" tegas Rully, dalam acara Focus Group Discussion (FGD) bertema “Penguatan Pengelolaan UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Koperasi di Sektor Pariwisata”, di Kabupaten Kuningan, Rabu (2/12/2020) sebagaimana dalam siaran persnya.

Bagi Rully, dalam mengembangkan pariwisata di daerah, harus satu paket dengan pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif di wilayah masing-masing. "Setelah lelah berwisata menikmati keindahan alam, tentunya para wisatawan akan mencari wisata kuliner dan belanja oleh-oleh," jelas Rully.

Untuk itu, lanjut Rully, pemerintah sudah menyiapkan banyak skema pemulihan ekonomi nasional. Bahkan, ada skema khusus untuk membangkitkan usaha mikro, termasuk yang ada di wilayah destinasi wisata.

"Salah satunya adalah Banpres Produktif Usaha Mikro atau BPUM, yang merupakan hibah sebesar Rp 2,4 juta per orang, untuk membantu permodalan yang tergerus akibat dampak pandemi," tukas Rully.

Rully mengakui, ada tiga masalah klasik yang membelit UMKM selama ini, dan makin terlihat kala pandemi melanda. Yaitu, permodalan, perijinan usaha, hingga masalah logistik. "Masalah tersebut sudah terjawab dalam UU Cipta Kerja," kata Rully.

Untuk membangkitkan UMKM dan pelaku ekonomi kreatif di kawasan pariwisata, Rully mengajak mereka untuk bergabung dalam wadah koperasi. Karena, peran koperasi menjadi penting saat ini karena sudah menjadi agreator bagi pelaku usaha.

"Kalau mereka mengurus usahanya sendiri-sendiri, maka akan susah dan tidak mendapatkan skala keekonomian," tandas Rully.
Dengan begitu, para UMKM bisa lebih fokus dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas produksi. "Koperasi yang akan mengurus permodalan, pemasaran produk, sampai menyiapkan bahan baku," terang Rully.

Dengan sekitar 140 potensi objek wisata yang ada di Kuningan yang sebagian besar merupakan wisata alam, Prof Rully mendorong untuk memperkuat ekosistem usaha diantara pariwisata, UMKM, dan sektor ekonomi kreatif.

Mereka harus berkelompok untuk memproduksi produk-produk unik di wilayah destinasi wisata. "Saya berharap Pemda melahirkan kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada UMKM, khususnya di sektor pariwisata," tukas Rully.

Harus Kolaborasi

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kuningan M Ridho Suganda mengatakan bahwa pihaknya terus fokus untuk meningkatkan sektor pariwisata dan pemulihan ekonomi Kuningan melalui UMKM dan ekonomi kreatif.

"Harus ada kolaborasi antara pariwisata, UMKM, dan sektor ekonomi kreatif, untuk memulihkan perekonomian Kuningan," ucap Ridho.

Bagi Ridho, keberadaan UMKM itu melekat erat dengan sektor pariwisata, termasuk menjadi branding image. Hanya saja, diakui masih ada kendala yang membelenggu pelaku UMKM di Kuningan. Diantaranya, mereka masih mengambil bahan baku dari daerah lain.

Selain itu, kata Ridho, pemasaran produk juga terhambat dengan pemberlakuan PSBB di banyak daerah yang menjadi target pasarnya. "Namun, UMKM harus tetap jalan agar ekonomi wilayah tetap bergerak," tegas Ridho.

Ke depan, Ridho berharap kebijakan perijinan usaha dari pemerintah pusat bisa dilakukan pada satu pintu layanan. Dengan tujuan agar lebih cepat dan masyarakat tidak pusing lagi. "Saya juga berharap produk asal Kuningan bisa mendunia. Salah satunya, Tape Ember," pungkas Ridho.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sodetan Cisangkuy Akan Tambah Kapasitas Penanganan Banjir di Bandung

Akhir tahun 2020, Kempupera telah menuntaskan pembangunan Sudetan (Floodway) Cisangkuy.

EKONOMI | 3 Desember 2020

Proyek Integrasi Tarif JakLinko Diminati Banyak Calon Mitra Strategis

Proyek Integrasi Tarif dan Pembayaran Antarmoda Jabodetabek mendapat tanggapan positif dari para calon mitra strategis.

EKONOMI | 3 Desember 2020

Bank BJB Dorong Akselerasi Pemulihan Ekonomi RI

Bank BJB menyongsong kebangkitan ekonomi nasional dengan optimisme dan inovasi.

EKONOMI | 3 Desember 2020

S&P 500 Melesat Cetak Rekor Didukung Pembicaraan Stimulus

Indeks S&P 500 naik 0,2% menjadi 3.669,01 menambah rekor penutupan tertinggi.

EKONOMI | 3 Desember 2020

Sebagian Bursa Eropa Melemah, Inggris Naik Ditopang Persetujuan Vaksin

Pan-European Stoxx 600 ditutup turun 0,1%.

EKONOMI | 3 Desember 2020

Luhut Tugas ke Luar Negeri, Mentan Ditunjuk Sebagai Menteri Kelautan Ad Interim

Luhut melakukan perjalanan dinas ke luar negeri pada 2-10 Desember 2020.

EKONOMI | 3 Desember 2020

Pertamina EP Bantu Tangani Semburan Gas di Sumur Air Warga Blora

Pertamina EP telah memasang rangkaian pipa guna menyalurkan gas ke halaman belakang rumah pemilik sumur.

EKONOMI | 2 Desember 2020

Vasaka Nines Luncurkan Konsep Desain Interior New Normal

Konsep folded unit merupakan suatu inovasi yang dibutuhkan calon konsumen di era new normal seperti saat ini.

EKONOMI | 2 Desember 2020

Equity LIfe dan Akulaku Proteksi Pasien Covid-19

Preminya relatif terjangkau dan proses klaim sederhana.

EKONOMI | 2 Desember 2020

PTK dan PMS Teken Kerja Sama Penyediaan Satu Unit Armada Laut

Kerja sama PMS dengan PTK merupakan bagian dari pelaksanaan sinergisitas sesama anak perusahaan BUMN.

EKONOMI | 2 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS