Ini Syarat Pemulihan Ekonomi Bisa Terwujud di 2021
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

Ini Syarat Pemulihan Ekonomi Bisa Terwujud di 2021

Kamis, 3 Desember 2020 | 13:36 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo optimistis pemulihan ekonomi nasional pada tahun 2021 dapat terwujud dengan penguatan sinergi melalui satu prasyarat dan lima strategi.

Satu prasyarat tersebut adalah vaksinasi dan disiplin protokol Covid-19, dan lima strategi respons kebijakan yaitu pembukaan sektor produktif dan aman, percepatan stimulus fiskal (realisasi anggaran), peningkatan kredit dari sisi permintaan dan penawaran, stimulus moneter dan kebijakan makroprudensial, dan digitalisasi ekonomi dan keuangan, khususnya UMKM.

“Pemulihan ekonomi nasional yang tengah berlangsung diperkirakan semakin meningkat. Pada tahun 2021, ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh mencapai 4,8%-5,8%, didukung oleh peningkatan kinerja ekspor, konsumsi swasta dan pemerintah, serta investasi baik dari belanja modal Pemerintah maupun dari masuknya PMA (Penanaman Modal Asing) sebagai respons positif terhadap UU Cipta Kerja,” kata Perry Warjiyo dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Tahun 2020 “Bersinergi Membangun Optimisme Pemulihan Ekonomi” yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (3/12/2020).

Perry menambahkan, pertumbuhan di seluruh wilayah juga akan meningkat, khususnya Jawa serta wilayah Sulawesi-Maluku-Papua. Stabilitas makroekonomi terjaga dengan inflasi yang akan terkendali sesuai sasaran 3±1% serta nilai tukar rupiah yang akan bergerak stabil dan berpotensi menguat.

“Stabilitas eksternal terjaga, dengan surplus neraca pembayaran didukung defisit transaksi berjalan yang rendah di sekitar 1,0%-2,0% PDB. Stabilitas sistem keuangan juga semakin membaik, dengan rasio permodalan yang tinggi, NPL (Non Performing Loan) yang rendah, serta pertumbuhan DPK (Dana Pihak Ketiga) dan kredit yang masing-masing meningkat ke sekitar 7%-9% pada 2021,” papar Perry.

Ia juga menegaskan bahwa momentum pemulihan ekonomi nasional perlu terus didorong dengan memperkuat sinergi membangun optimisme oleh semua pihak baik Pemerintah (Pusat dan Daerah), Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), perbankan dan berbagai pihak lainnya.

Perry menambahkan, Bank Indonesia mendukung pemulihan ekonomi nasional melalui stimulus kebijakan moneter yang akan dilanjutkan di tahun 2021 yang antara lain ditempuh melalui stabilitas nilai tukar rupiah sesuai fundamental dan mekanisme pasar tetap dijaga; suku bunga yang akan tetap rendah, sampai dengan muncul tanda-tanda tekanan inflasi meningkat; dan melanjutkan pembelian SBN (Surat Berharga negara) dari pasar perdana untuk pembiayaan APBN Tahun 2021 sebagai pembeli siaga (non-competitive bidder) dan kebijakan makroprudensial yang juga tetap akan akomodatif pada tahun 2021.

“Bank Indonesia juga akan terus mengakselerasi implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025, mempercepat Pendalaman pasar uang sesuai Blueprint Pendalaman Pasar Uang (BPPU) 2025, terus mendukung pengembangan ekonomi-keuangan Syariah dan UMKM, dan terus aktif dalam berbagai forum internasional dari sisi kebijakan internasional," tegasnya.

Bank Indonesia menurutnya juga akan terus mengarahkan seluruh instrumen kebijakan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, yang terkoordinasi erat dengan Pemerintah dan KSSK, dengan tetap menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Joko Widodo juga menekankan bahwa momentum pertumbuhan positif yang sudah mulai terlihat di kuartal III-2020 harus dijaga. Pelaksanaan protokol kesehatan harus terus dilakukan dengan disiplin dan terus waspada, serta tidak lengah agar tidak ada gelombang kedua pandemi yang akan merugikan upaya dan pengorbanan yang telah dilakukan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Manulife Peduli Kesehatan Nasabah

Kesehatan dan tantangan ekonomi akibat pandemi Covid-19 menjadi salah satu fokus perhatian Manulife Indonesia.

EKONOMI | 3 Desember 2020

Siang Ini Rupiah Terkoreksi di Tengah Bervariasi Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.120-Rp 14.136 per dolar AS.

EKONOMI | 3 Desember 2020

Jokowi: Buang Ego Sektoral, BI Harus Ambil Bagian Gerakkan Sektor Riil

Semua harus berbagi beban dan tanggung jawab untuk urusan bangsa dan negara.

EKONOMI | 3 Desember 2020

BI Targetkan Kredit Bank Tahun 2021 Tumbuh 7-9%

BI menyebutkan ada 13 sektor dari hasil pemetaan 52 sektor yang akan bertumbuh tahun depan.

EKONOMI | 3 Desember 2020

RPTRA Kamal Bahari Garap Program Sedekah Minyak Jelantah

Tersenyum adalah Terima Sedekah Minyak Jelantah Untuk Masyarakat.

MEGAPOLITAN | 3 Desember 2020

Siang Ini Bursa Tokyo dan Shanghai Tergerus, Hong Kong Naik

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 23,0 (0,09%) mencapai 26.777 poin.

EKONOMI | 3 Desember 2020

Gubernur BI: Krisis Covid-19 Telah Terlewati

Perekonomian Indonesia akan semakin membaik pada kuartal IV/2020 dan akan kembali positif pada kisaran pertumbuhan 4,8% hingga 5,8% pada 2021.

EKONOMI | 3 Desember 2020

Jeda Siang, IHSG Turun Tipis ke 5.813

Sebanyak 202 saham naik, 217 saham melemah dan 181 saham stagnan.

EKONOMI | 3 Desember 2020

BKPM Cari Formula Eksekusi Proyek Mangkrak Krakatau Steel Rp 3,9 T

PT MJIS mengalami kendala antara lain bahan baku, infrastruktur, dan pemasaran.

EKONOMI | 3 Desember 2020

Kolaborasi dan Teknologi Kunci Pengembangan Produk UMKM

Dengan kekayaan budaya lokal dan potensi daerah di Indonesia, peluang bisnis masih terbuka bagi pelaku UMKM.

EKONOMI | 3 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS