Atasi Banjir DKI, Bendungan Ciawi dan Sukamahi Rampung 2021
INDEX

BISNIS-27 537.873 (30.05)   |   COMPOSITE 6307.13 (223.75)   |   DBX 1215.21 (4.76)   |   I-GRADE 185.638 (9.62)   |   IDX30 533.814 (34.96)   |   IDX80 142.76 (7.7)   |   IDXBUMN20 425.411 (28.19)   |   IDXESGL 147.067 (6.53)   |   IDXG30 144.927 (6.74)   |   IDXHIDIV20 469.552 (27.52)   |   IDXQ30 151.508 (7.38)   |   IDXSMC-COM 286.952 (4.19)   |   IDXSMC-LIQ 357.858 (10.51)   |   IDXV30 144.532 (5.41)   |   INFOBANK15 1076.36 (63.82)   |   Investor33 457.615 (27.27)   |   ISSI 184.91 (3.57)   |   JII 650.972 (18.12)   |   JII70 227.363 (5.64)   |   KOMPAS100 1270.4 (59.67)   |   LQ45 991.58 (59.46)   |   MBX 1739.82 (70.23)   |   MNC36 337.819 (19.25)   |   PEFINDO25 325.262 (1.45)   |   SMInfra18 322.474 (9.89)   |   SRI-KEHATI 391.563 (25.56)   |  

Atasi Banjir DKI, Bendungan Ciawi dan Sukamahi Rampung 2021

Minggu, 6 Desember 2020 | 08:29 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane tengah menyelesaikan pembangunan dua bendungan kering (dry dam) yakni Bendungan Sukamahi dan Ciawi di Kabupaten Bogor. Pembangunan kedua bendungan merupakan bagian dari rencana induk pengendalian banjir (flood control) Jakarta yang sesuai kontrak kerja akan rampung tahun 2021.

Menpupera Basuki Hadimuljono menyampaikan, bendungan Kering di Ciawi dan Sukamahi merupakan yang pertama kalinya dibangun di Indonesia. Kedua bendungan ini bukan untuk keperluan irigasi atau air baku, namun untuk meningkatkan kapasitas pengendalian banjir.

"Sebagai bendungan kering, maka pengoperasinnya akan berbeda dengan bendungan lain, di mana kedua bendungan ini baru akan digenangi air pada musim hujan. Sementara pada musim kemarau bendungan ini kering," kata Basuki Hadimuljono dalam keterangan resminya, Minggu (6/12/2020).

Basuki menjelaskan, pembangunan Bendungan Sukamahi yang sudah direncanakan sejak tahun 1990-an, mulai dibangun tahun 2017 dan progresnya saat ini sudah mencapai 60%. Sedangkan progres lahan yang sudah bebas telah mencapai 40,86 hektare atau 92,67% dari kebutuhan 46,7 hektare. Pekerjaan berjalan kini meliputi galian tubuh bendungan, grouting tubuh bendungan, bangunan pelimpah (clearing dan pengecoran), pekerjaan hidromekanikal, pembangunan fasilitas umum (gardu pandang, masjid, gudang, landscaping), dan clearing area lahan.

Kontrak pembangunan Bendungan Sukamahi senilai Rp 447,39 miliar ditandatangani pada 20 Desember 2016 dengan kotraktor PT Wijaya Karya-Basuki KSO. Bendungan Sukamahi memiliki daya tampung 1,68 juta m3 dan luas area genangan 5,23 hektare.

Sementara progres konstruksi Bendungan Ciawi saat ini sudah sebesar 73%. Progres konstruksi bendungan ini lebih cepat dari rencana sebesar 71,5%. Kontrak pekerjaan Bendungan Ciawi ditandatangani pada 23 November 2016 dengan kontraktor pelaksana PT Brantas Abipraya dan PT Sacna. Pembangunannya telah mulai pada 2 Desember 2016. Pengadaan lahan kedua bendungan dilakukan dengan skema dana talangan di mana kontraktor membiayai terlebih dahulu dan nantinya akan dibayarkan melalui Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

Bendungan Ciawi direncanakan memiliki volume tampung 6,05 juta m3 dan luas genangan 39,40 hektar dengan biaya pembangunan sebesar Rp 798,7 miliar. Bendungan ini didesain untuk mengurangi debit banjir yang masuk ke Jakarta dengan menahan aliran air dari Gunung Gede dan Gunung Pangrango sebelum sampai ke Bendung Katulampa yang kemudian mengalir ke Sungai Ciliwung. Rampungnya pembangunan Bendungan Ciawi akan mereduksi banjir sebesar 111,75 m3 per detik.

Dengan dibangunnya Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi, maka dapat mengurangi debit banjir di Pintu Air Manggarai sebesar 577,05 m3/detik. Bila dikurangi dengan debit Sungai Ciliwung yang nantinya dialirkan Kanal Banjir Timur melalui Sudetan Ciliwung sebesar 60 m3/detik, maka debit di Pintu Air Manggarai sebesar 517,05 m3/detik.

Di samping pembangunan infrastruktur fisik, Basuki mengatakan Kempupera juga memiliki sistem peringatan dini banjir telemetri yang mencatat tinggi muka air di beberapa pintu air dan pos pengamatan seperti Pos Katulampa, Pintu Air Depok, dan Pintu Air Manggarai. Selain itu juga telah diatur tingkat siaga dan kewenangan buka tutup pintu air.

Kempupera melalui BBWSCC setiap jam-nya melakukan pembaharuan informasi Tinggi Muka Air (TMA) sungai di pintu air/pos pengamatan, cuaca di lokasi dan kategori statusnya, tidak hanya di Sungai Ciliwung tetapi juga sungai-sungai lainnya di area Jabodetabek.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

URBN Buka Kantor Pemasaran Urban Suites

Urban Suites menampilkan kolaborasi desain kelas dunia dengan konsep Transit Oriented Development (TOD).

EKONOMI | 5 Desember 2020

Doran Gadget Catat Penjualan Tumbuh 40% Selama Pandemi

Doran Gadget optimistis rencana perluasan pasar dengan membuka toko baru di beberapa kota seperti Bali, Semarang dan Sulawesi, akan terwujud.

EKONOMI | 5 Desember 2020

Creative Fest Pacu Pertumbuhan Industri Kreatif

Industri kreatif menjadi salah satu sektor yang memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.

EKONOMI | 5 Desember 2020

Pelindo 1 dan Pertamina Bersinergi Bangun Insfrastruktur Energi di Pelabuhan Kuala Tanjung

Kuala Tanjung Industrial Estate dirancang sebagai Kawasan industri modern dan berkelanjutan di wilayah yang seluas 3.400 hektare dalam beberapa tahap pengembang

EKONOMI | 5 Desember 2020

BCA Berhasil Raih 33 Penghargaan di Ajang Contact Center World - Asia Pasifik 2020

BCA dalam hadirkan layanan dan produk perbankan yang menyeluruh serta berkelanjutan bagi stakeholder kembali mengukir prestasi.

EKONOMI | 5 Desember 2020

Kemkop dan UKM Perkuat Korporatisasi Peternak di Industri Persusuan

Indonesia masih mengimpor susu dalam jumlah besar.

EKONOMI | 5 Desember 2020

UU Ciptaker Merupakan Terobosan Hukum untuk Perlindungan KUMKM

UU Ciptaker adalah terobosan hukum untuk memberikan kemudahan, pemberdayaaan dan perlindungan bagi koperasi dan UMKM.

EKONOMI | 5 Desember 2020

Pertanian Perlu Dijadikan Sumber Pertumbuhan 2021

Ketika sebagian besar sektor usaha mengalami kontraksi selama pandemi, sektor pertanian tetap bertumbuh positif.

EKONOMI | 5 Desember 2020

Hingga September 2020, Kinerja Dewa Tetap Solid

Hingga akhir kuartal ketiga 2020, pendapatan Dewa tumbuh menjadi US$ 239,31 juta, atau naik 0,58% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

EKONOMI | 5 Desember 2020

Bukukan Pendapatan US$ 239,31 Juta, Kinerja Darma Henwa Tetap Solid

Pendapatan perseroan tumbuh menjadi US$ 239,31 juta, atau naik 0,58 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

EKONOMI | 5 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS