Xendit Ekspansi Bisnis ke Filipina
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Xendit Ekspansi Bisnis ke Filipina

Selasa, 8 Desember 2020 | 12:39 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Xendit, perusahaan fintech (financial technology) yang menyediakan infrastruktur pembayaran asal Indonesia, kini melebarkan sayap bisnis ke Filipina.

Kehadiran Xendit diharapkan mendorong peningkatan transaksi digital bisnis di Filipina melalui pembangunan infrastruktur digital, sekaligus mengukuhkan Xendit sebagai payment gateway terbaik di Asia Tenggara yang membantu membentuk generasi unicorn berikutnya dengan memberdayakan para startup untuk tumbuh eksponensial.

Managing Director Xendit Filipina, Yang Yang Zhang mengatakan, dengan beragam produk, sistem Xendit dapat menerima pembayaran dari rekening bank, kartu kredit dan debit, e-wallet, gerai ritel, dan cicilan online, Xendit Filipina akan menumbuhkan digitalisasi bisnis dan membantu para startup maupun pebisnis kecil hingga besar di Filipina.

"Meskipun kami melihat peningkatan permintaan untuk transaksi digital, kami memahami banyak bisnis di Filipina yang belum sepenuhnya tersentuh digitalisasi,” kata Yang Yang Zhang dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Selasa (8/12/2020).

Menurut Yang Yang Zhang, Xendit unik karena membangun secara mendalam setiap pasar dan budaya lokal, memungkinkan perusahaan untuk bekerja sama dengan bisnis tradisional dan startup untuk berinovasi bersama sepanjang perjalanan transformasi digital.

"Ini sangat penting sekarang, karena banyak orang Filipina terus bergantung pada transaksi online untuk pembayaran dan pembelian penting,” tandas Yang Yang Zhang.

Fitur utama lain dari rangkaian produk Xendit yang disukai penggunanya di Filipina adalah struktur keamanannya yang kuat, didukung oleh sistem internal yang menilai transaksi kartu kredit untuk risiko penipuan. Di bangun dengan data analitik canggih dan dioptimalkan dengan pembelajaran mesin, sistem deteksi penipuan ini secara pre-emptive memblokir pembayaran yang dianggap berisiko tinggi.

CEO dan founder Xendit Group, Moses Lo, mengatakan, rangkaian layanan Xendit dirancang untuk membuat pembayaran menjadi sederhana, aman, dan mudah bagi pelanggan sekaligus memungkinkan bisnis tumbuh secara eksponensial.

"Sebagai platform yang berakar kuat di Asia Tenggara, kami terus mendengarkan untuk lebih mengenali kebutuhan dan keinginan spesifik dari setiap bisnis di pasar,” jelas Moses Lo.

Dikatakan, Xendit berupaya agar pembayaran di Filipina lebih terjangkau dan dapat diakses, bahkan bagi mereka yang tidak memiliki akses tetap ke internet. "Dengan beroperasi dalam skala besar, seperti yang telah dilakukan dengan sangat baik di Indonesia dan pasar Asia Tenggara lainnya, Xendit mampu memberikan harga paling kompetitif dan solusi inovatif untuk basis pelanggan," tandas Moses Lo.

Kepala GrabPay Filipina Jonathan Bates menyebut, dompet GrabPay menggunakan Direct Debit Xendit, di mana pelanggan dapat menautkan rekening bank mereka hanya sekali untuk mengisi saldo GrabPay mereka dengan lancar. Menurutnya, portofolio produk Xendit memungkinkan bisnis dengan cepat menerima metode pembayaran utama dengan waktu aktivasi yang cepat.

"Ada tren yang berkembang menuju pembayaran digital dan mereka yang telah menerimanya mengatakan, mereka menikmati kenyamanan, waktu transaksi yang cepat, dan biaya pemrosesan yang rendah. Dengan bekerja sama dengan Xendit untuk meningkatkan aksesibilitas pembayaran digital bagi pengguna, kami dapat berkontribusi pada inklusi keuangan yang menjangkau jauh, inovasi, dan biaya yang kompetitif," kata Jonathan Bates.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Siang Ini Rupiah Ambles Sejalan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.117-Rp 14.135 per dolar AS.

EKONOMI | 8 Desember 2020

Mayoritas Bursa Asia Siang Ini Dilanda Aksi Jual

Shanghai SE composite di Tiongkok melemah 8,7 poin (0,25%) mencapai 3.407.

EKONOMI | 8 Desember 2020

Jeda Siang, IHSG Naik 9 Poin ke level 5.939

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 193.151 miliar saham senilai Rp 11,278 triliun.

EKONOMI | 8 Desember 2020

Hunian Berbasis TOD Jadi Incaran Konsumen

Kawasan hunian berbasis TOD mengintegrasikan hunian masyarakat dengan sarana transportasi.

EKONOMI | 8 Desember 2020

Emas Antam Naik ke Rp 966.000 Per Gram

Untuk pecahan 500 gram: Rp 453,320 juta.

EKONOMI | 8 Desember 2020

Awal Perdagangan, Rupiah Melemah Sejalan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.105-Rp 14.125 per dolar AS.

EKONOMI | 8 Desember 2020

Awali Perdagangan IHSG Melompat ke Zona Hijau

Pukul 09.05 WIB, indeks harga saham gabungan naik 27,8 poin (0,46%) menjadi 5.958.

EKONOMI | 8 Desember 2020


Bagaimana Arah IHSG Hari Ini? Simak Rekomendasi Sahamnya

IHSG akan berada di support 5.900 sampai 5.775 dan resistance di level 5.941 sampai 6.000.

EKONOMI | 8 Desember 2020

Emas Melonjak 1,4% Dipicu Harapan Stimulus AS

Kontrak emas paling aktif pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange naik US$ 26 atau 1,41% menjadi US$ 1.866,00 per ounce.

EKONOMI | 8 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS