Gunawan Dianjaya Steel Optimistis Penjualan Domestik dan Ekspor Tumbuh
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Gunawan Dianjaya Steel Optimistis Penjualan Domestik dan Ekspor Tumbuh

Jumat, 11 Desember 2020 | 07:58 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FMB

Surabaya, Beritasatu.com - Perusahaan pelat baja, PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) optimistis kinerjanya di tahun 2021 akan lebih baik karena banyak proyek-proyek infrastruktur di dalam negeri serta mulai berjalannya megaproyek di beberapa negara lain. GDST memproyeksikan pertumbuhan penjualan di pasar domestik sebesar 10% dan pasar ekspor sebesar 30% di tahun 2021.

Direktur Pemasaran GDST, Gwie Gunadi Gunawan, mengungkapkan, rencana pemerintah yang akan menambah anggaran untuk pembangunan infrastruktur sebesar Rp 20 triliun menjadi Rp 160 trliun pada tahun 2021 tentu akan berdampak positif pada pasar baja dalam negeri. Partisapasi GDST dalam proyek-proyek infrastruktur pemerintah itu juga tentu akan turut mendongkrak penjualan produk bajanya di pasar dalam negeri. Ditambah lagi, ada juga sektor-sektor lain yang sangat penting bagi peningkatan penjualan, seperti galangan kapal, perminyakan, proyek pembuatan tank dan lainnya.

“Jadi penambahan budget dari dana APBN untuk proyek-proyek infrastruktur ini memberikan confidance bagi kami. Kami proyeksikan paling tidak ada kenaikan minimal 10%. Yang paling penting, pasar cukup stabil, tidak naik turun karena bisa menyulitkan kami,” kata Gunawan saat paparan publik PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk di Surabaya, Kamis (10/12/2020).

Gunawan juga mengatakan, komitmen pemerintah melalui Kementerian Perindustrian yang terus mendorong peningkatan kapasitas industri baja dalam negeri untuk menuju swasembada baja nasional juga akan berimbas pada peningkatan konsumsi baja dalam negeri. “Kita mengapresiasi langkah pemerintah ini untuk menuju swasembada baja karena ini juga akan berdampak postif bagi kita di industri baja ini,” ujarnya.

Tah hanya di pasar domestik, lanjut Gunawan, penjualan ekspor juga berpotensi tumbuh di tahun 2021, karena banyak negara-negara yang selama pandemi Covid-19 menunda mega proyeknya, termasuk negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Thailand dan beberapa negara Eropa. Dalam dua bulan terakhir mereka mulai melanjutkan megaproyeknya. “Potensi ekspor untuk produk GDST masih terbuka lebar terutama ke negara-negara tersebut. Kita menargetkan peningkatan ekspor bisa 30% di tahun 2021,” terang Gunawan.

Sementara itu, Direktur GDST, Hadi Sutjipto mengatakan, semaksimal mungkin akan dilakukan penetrasi pasar ekspor terutama ke negara-negara tujuan yang secara historis sebelum krisis ekonomi di belahan Eropa pada tahun 2012 pernah menjadi tujuan ekspor GDST dan menyumbang banyak penjualan ekspor. Di antaranya, Inggris, Italia, Spanyol serta Arab Saudi. Kendala selama ini untuk eskpansi ke negara-negara tujuan ekspor berkaitan dengan kebijakan negara-negara tersebut yang sedang melakukan proteksi indusrtri baja domestiknya. Bahkan AS sejak tahun 2000 melakukan antidumping, lalu Meksiko dan Australia juga masih melakukan proteksi sejak tahun 2014.

“Fluktuasi harga baja internasional berkaitan dengan dua hal itu. Sebab, impor bahan baku baja umumnya integrated, karena dia juga produksi hilir,” ungkap Hadi.

Lebih lanjut Hadi memapapatkan, bahwa GDST menargetkan penjualan tahun 2020 sebesar Rp 1,9 triliun dengan target laba setelah pajak sebesar 2% hingga 3% dari penjualan bersih. Sampai akhir September 2020 target penjualan tersebut sudah terealisasi sebesar Rp 977 miliar dan rugi sebesar setelah pajak sebesar Rp 103 miliar atau minus 10% dari penjualan.

Sampai akhir tahun 2020, GDST memperkirakan capaian penjualan sampai dengan akhir tahun 2020 sebesar 74% dari target penjualan atau Rp 1,4 triliun dan rugi sekitar Rp 75 miliar atau -5,3% dari penjualan bersih dengan asumsi kurs pada akhir tahun Rp 14.000 per USD.

“Tidak tercapainya penjualan laba yang kita targetkan di tahun 2020, secara otomatis kita juga melakukan koreksi target penjualan dan laba yang telah ditetapkan untuk tahun buku 2020,” pungkas Hadi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Hasil Merger Bank Syariah BUMN Dinamakan Bank Syariah Indonesia

Nama Bank Syariah Indonesia akan digunakan secara efektif oleh PT Bank BRIsyariah Tbk selaku Bank Yang Menerima Penggabungan.

EKONOMI | 11 Desember 2020

Tidak Punya Kamar, "Hotel Online" Ini Jauh Lebih Besar dari Marriott dan Hilton

Saham perusahaan penyewaan kamar Airbnb melesat hingga 112% dalam perdagangan perdananya di bursa AS, Kamis (10/12/2020).

EKONOMI | 11 Desember 2020

Terganjal Negosiasi Brexit, Mayoritas Bursa Eropa Melemah

Stoxx600 Eropa turun 0,44%, DAX Jerman turun 0,33%, FTSE Inggris naik 0,54%, CAC Prancis naik 0,05%, FTSE MIB Italia turun 0,25%.

EKONOMI | 11 Desember 2020

Wall Street Relatif Datar, Pasar Terus Pantau Stimulus AS

Dow Jones Industrial Average turun 0,2%, S&P 500 turun 0,1%, dan Nasdaq menguat 0,5%.

EKONOMI | 11 Desember 2020

Paramount Land Genjot Pemasaran Jelang Akhir Tahun

Paramount Land menghadirkan Year End Selebration 2020 yang menawarkan dua pilihan produk hunian, yaitu Zuma@Malibu Village dan Granada@Menaggio Village.

EKONOMI | 10 Desember 2020

Penyerapan Dana PEN Capai Rp 87,083 Triliun

Saat ini penyerapan dana PEN telah mencapai Rp 87,083 triliun atau 70,37 persen dari total alokasi anggaran Rp 123,46 triliun.

EKONOMI | 10 Desember 2020

Astra Infra Pastikan Tol Tangerang-Merak Siap Layani Libur Nataru

Di tengah pandemi Covid-19 ini pengguna jalan tol hendaknya bijak merencanakan libur Nataru 2021.

EKONOMI | 10 Desember 2020

Citi Indonesia Dukung Generasi Muda Berwirausaha

Citi Indonesia menyerahkan dana hibah senilai Rp 9 miliar dari Citi Foundation kepada tiga mitra terpilih.

EKONOMI | 10 Desember 2020

Harga Bitcoin Diprediksi Melampaui Rp 300 Juta di 2021

Tahun 2020 menjadi sejarah penting bagi perjalanan dunia cryptocurrency atau aset kripto di seluruh dunia.

EKONOMI | 10 Desember 2020

Go Home Residence Tawarkan Rumah Bergaya Jepang di Selatan Tangerang

Perumahan yang terletak Cisauk, Serpong, Tangerang ini ditawarkan dengan harga mulai Rp 600 jutaan.

EKONOMI | 10 Desember 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS