Industri Performa Tidak Bagus Diusulkan Kena Tarif Gas di Atas US$ 6
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-0)   |   COMPOSITE 5970 (-5)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (2)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-0)   |   IDX30 472 (-0)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-5)   |   IDXBUMN20 362 (-1)   |   IDXCYCLIC 737 (0)   |   IDXENERGY 740 (1)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-3)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 960 (-1)   |   IDXINFRA 873 (1)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (0)   |   IDXPROPERT 875 (0)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-0)   |   IDXTECHNO 3345 (-4)   |   IDXTRANS 1045 (-2)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-2)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-0)   |   ISSI 175 (0)   |   JII 573 (0)   |   JII70 204 (-0)   |   KOMPAS100 1132 (-2)   |   LQ45 888 (-1)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-2)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-0)   |   PEFINDO25 291 (1)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-0)   |   SRI-KEHATI 341 (-0)   |   TRADE 872 (0)   |  

Industri Performa Tidak Bagus Diusulkan Kena Tarif Gas di Atas US$ 6

Jumat, 11 Desember 2020 | 17:40 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perindustrian (Kemperin) bisa mengusulkan indutri dengan performa tidak bagus bisa dikenakan harga gas naik menjadi US$ 6,5 per million british thermal units (MMBTU)-US$ 7 per MMBTU. Adapun saat ini enam sektor yakni pupuk, oleochemical, baja, keramik, petrokimia, kaca dan sarung tangan karet dikenakan tarif murah yakni US$ 6 per MMBTU.

"Jika performa tidak bagus, ada perusahaan yang dinaikkan (harga gas) menjadi US$ 6,5 per MMBTU-US$ 7 per MMBTU," kata Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kemperin, Muhammad Khayam, dalam Oil & Gas Stakeholders Gathering 2020.

Dalam keterangan yang diterima Jumat (12/11/2020) disebutkan kebijakan harga gas sebesar US$ 6 per MMBTU ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 40 tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi. Perpres ini menyatakan bahwa penurunan harga gas harus diiringi kenaikan kontribusi pajak kepada negara.

Khayam mengatakan, pemerintah mendorong industri yang mendapatkan penurunan harga gas untuk melakukan ekspansi dan efisiensi. Harapannya akan memberi kontribusi pajak.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menetapkan harga gas industri sebesar US$ 6 per MMBTU yang berlaku mulai 1 April 2020.

Kemeprin sebelumnya optimistis, penurunan harga gas industri tersebut bakal mengatrol produktivitas dan utilitas sektor manufaktur di dalam negeri. Hal ini sesuai tekad pemerintah dalam upaya memacu kinerja sektor industri pengolahan nonmigas, dengan menjaga ketersediaan bahan baku dan energi, termasuk mendorong agar harganya bisa kompetitif.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dubes Kim: Hubungan AS-Indonesia Alami Momentum Positif

Keterlibatan aktif kedua negara terlihat dari saling tukar kunjungan antara para pejabat kedua negara.

EKONOMI | 11 Desember 2020

Suzuki Finance Incar Pembiayaan 24.000 Unit Kendaraan di 2021

Suzuki Finance Indonesia meluncurkan aplikasi Sufi Smart guna mengejar target pembiayaan kendaraan.

EKONOMI | 11 Desember 2020

Pasar Asuransi Jiwa Syariah Menguat di Masa Pandemi

Literasi masyarakat terkait asuransi jiwa syariah mengalami kenaikan di masa pandemi Covid-19.

EKONOMI | 11 Desember 2020

Kemenperin Sinergikan Sektor Industri dan Pertanian

Pemerintah menyinergikan sektor industri dan pertanian untuk memangkas impor industri agro

EKONOMI | 11 Desember 2020

Harga Bitcoin Mengatrol Uang Kripto Ethereum dan XRP

Lonjakan dramatis yang dialami Bitcoin ternyata belum ada apa-apanya dibandingkan kenaikan beberapa mata uang kripto lainnya.

EKONOMI | 11 Desember 2020

District 2 Meikarta Mulai Topping Off

Meikarta menargetkan penutupan atap menara lainnya yang telah dijadwalkan pada bulan berikutnya, sehingga dapat handover kepada konsumen akhir 2021.

EKONOMI | 11 Desember 2020

Hingga November, Generali Bayarkan Klaim Covid-19 Rp 32,9 M

Hingga November 2020, perusahaan asuransi jiwa Generali Indonesia telah membayarkan klaim Covid-19 sebesar Rp 32,9 miliar untuk 202 keluarga di Indonesia.

EKONOMI | 11 Desember 2020

RPP Kawasan Ekonomi Khusus Berikan Banyak Kemudahan bagi Investor

Rancangan Peraturan Pemerintah Kawasan Ekonomi Khusus sebagai peraturan pelaksana Undang-Undang Cipta Kerja akan memberikan kemudahan bagi investor.

EKONOMI | 11 Desember 2020

Dorong Aktivitas Riset dan Inovasi, Peruri Luncurkan PRIfA

Peluncuran PRIfA diharapkan dapat menjadi bekal bagi Peruri untuk mengembangkan bisnis di era industri 4.0 ke depan.

EKONOMI | 11 Desember 2020

SehatQ Jadi Mitra Resmi Angkasa Pura II untuk Layanan Booking Tes Covid-19 Penumpang

SehatQ dan Angkasa Pura II berupaya menghadirkan layanan kesehatan dan penerbangan optimal bagi para calon penumpang.

EKONOMI | 11 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS