Logo BeritaSatu

Jadi Pengusaha Logistik Tak Perlu Modal Besar

Minggu, 13 Desember 2020 | 11:28 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Sektor logistik tumbuh pesat dan menjadi pendorong perekonomian di masa pandemi. Prospek cerah bisnis ini diprediksi masih tetap tumbuh di tahun depan, apalagi masyarakat banyak melakukan aktivitasnya secara daring.

"Justru di saat usaha lainnya sedang sulit, sektor logistik menjadi salah satu penggerak ekonomi nasional,"kata pendiri dan CEO startup aplikasi logistik Trawlbens, Beni Syarifudin, dalam keterangan yang diterima Minggu (13/12/2020).

Berkembangnya bisnis logistik membuat Trawlbens berupaya menggandeng mereka yang ingin menjadi pengusaha logistik untuk menjadi partner melalui pola kemitraan bisnis. Hal ini untuk mengantisipasi melonjaknya pengiriman barang ke seluruh nusantara. "Kami buka peluang bagi teman-teman yang ingin menjadi pengusaha logistik, tidak perlu modal besar, melalui garasi pun bisa," katanya.

Dia menjelaskan, pola kemitraan akan memangkas modal untuk menjadi pengusaha logistik. Di sisi lain, dengan jaringan yang luas hingga ke pelosok, mitra akan mendapatkan keunggulan dengan bergabung ke Trawlbens. "Mereka juga akan kami latih hingga menjadi pengusaha logistik yang andal," tambahnya.

Trawlbens kini membuka peluang lima kemitraan, yaitu mitra bisnis, mitra space, mitra pool warehouse, mitra kurir motor, dan mitra transporter mobil. Pola bisnis tersebut mampu menyesuaikan dengan kemampuan para calon mitra. Dari usaha tersebut, para mitra disebut akan mampu memperoleh pendapatan hingga Rp 30-50 juta per bulannya.

Ketua Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), Yukki Nugrahwan Hanafi pernah mengatakan, sektor logistik tumbuh menjanjikan di masa pandemi. "Semua anggota kami mengalami lonjakan pertumbuhan pendapatan di tengah pandemi Covid-19," kata Yukki.

ALFI merujuk data Kementerian Keuangan yang mencatat bahwa segmen logistik relatif stabil selama pandemi Covid-19. Bahkan, transaksi pembelian lewat e-commerce meningkat 18,1% menjadi 98,3 juta transaksi dengan total nilai transaksi naik 9,9% menjadi Rp 20,7 triliun. "Hal ini terjadi karena aktivitas belanja daring selama pandemi meningkat. Tidak hanya itu pemerintah sampai saat ini harus membuat pembangunan infrastruktur, harus tetap berjalan sebagai upaya mendorong ekonomi agar tetap bertumbuh," kata Yukki.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Urus Film Horor hingga Kawasan Industri, Ini yang Dilakukan Danareksa Sekarang

Sejak diberi mandat sebagai BUMN transformasi, Danareksa bertugas menyehatkan BUMN sakit seperti Balai Pustaka hingga scaling up BUMN-BUMN lain.

EKONOMI | 29 November 2022

Mentan Yakin Produksi Beras Bisa Penuhi Kebutuhan Nasional

Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo meyakini produksi beras lokal mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

EKONOMI | 29 November 2022

Buwas Beberkan Hal yang Harus Dibenahi agar Polemik Beras Tidak Terulang

Dirut Perum Bulog Budi Waseso atau Buwas menyampaikan, hal yang perlu dibenahi agar polemik impor beras tidak lagi terjadi di kemudian hari.

EKONOMI | 29 November 2022

Kejar Target Penjualan, Emdeki Utama Fokus Pasar Domestik

Produsen kalsium karbida atau karbit, PT Emdeki Utama Tbk (MDKI) tahun ini lebih berkonsentrasi di pasar domestik untuk mencapai target penjualan 22.006 ton.

EKONOMI | 29 November 2022

Gubernur Edy Tetapkan UMP Sumatera Utara 2023 Naik 7,45%

Pemprov Sumut resmi menetapkan upah minimum provinsi atau UMP Sumatera Utara 2023 naik 7,45% atau menjadi Rp 2.710.493,93. Senin (28/11/2022). 

EKONOMI | 29 November 2022

Dedi Mulyadi Beri Catatan jika Impor Beras Dilakukan

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi memberi catatan khusus jika nantinya impor beras menjadi opsi yang diambil untuk memenuhi cadangan beras pemerintah 

EKONOMI | 28 November 2022

UMP DKI 2023 Naik Jadi Rp 4,9 Juta, Ini Respons Pengusaha

Menurut Nurjaman, Apindo DKI keberatan terhadap kenaikan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta yang mencapai 5,6%.

EKONOMI | 28 November 2022

Buwas: Impor Beras untuk Antisipasi Kekurangan Produksi Dalam Negeri

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) menegaskan, di tengah kondisi stok beras di gudang Bulog yang kian menipis, impor beras perlu dipertimbangkan.

EKONOMI | 28 November 2022

Pelaku Parekraf Bergotong Royong Bantu Korban Gempa Cianjur

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengapresiasi  upaya gotong royong pelaku Parekraf untuk membantu korban gempa Cianjur

EKONOMI | 28 November 2022

Indonesia Ternyata Masih Impor Beras, untuk Apa Saja?

Perum Bulog pada akhir tahun ini berencana melakukan impor beras untuk memenuhi cadangan beras pemerintah (CBP).

EKONOMI | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Urus Film Horor hingga Kawasan Industri, Ini yang Dilakukan Danareksa Sekarang

Urus Film Horor hingga Kawasan Industri, Ini yang Dilakukan Danareksa Sekarang

EKONOMI | 2 jam yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE