Pelaku UMKM Wajib Pahami 3 Konsep Keberlangsungan Usaha
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Pelaku UMKM Wajib Pahami 3 Konsep Keberlangsungan Usaha

Senin, 14 Desember 2020 | 20:33 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Bisnis yang makin dinamis dan juga pandemi Covid-19 menuntut adanya pemahaman terhadap dunia keuangan dan akuntansi yang lebih mendalam. Di sisi lain, peranan akuntansi tak hanya sekedar mencari untung rugi, namun lebih dari itu.

Menurut Konsultan Akuntasi dan Manajemen, Temy Setiawan, akuntansi dapat menunjang keberlangsungan usaha, tak terkecuali bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Apalagi, selama pandemi, sektor UMKM paling terdampak.

Berdasarkan perkiraan Kementerian Koperasi dan UKM, hingga Oktober 2020 ada sekitar 90 persen UMKM yang kegiatan usahanya terganggu akibat pandemi. Bahkan, pemerintah secara khusus telah mengalokasikan stimulus sebesar Rp 123,46 triliun untuk mendongkrak sektor UMKM melalui dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

"Bicara akuntansi tak hanya hanya mencari laba rugi, tapi menjaga aset perusahaan secara jangka panjang. Ada pengendalian internal, itu kunci pokok akuntansi. Kalau bicara laba rugi saja, sekarang sudah banyak software yang harganya murah bahkan ada yang gratis. Tapi, ada konsep yang harus disampaikan bagaimana pengusaha menguasai akuntansi, bukan hanya menghasilkan laba tapi dia bisa melindungi asetnya. Ini menjadi sangat penting khususnya saat ada guncangan,” kata Temy di Jakarta, Senin (14/12/2020).

Temy menambahkan, ada tiga hal penting yang harus disadari pengusaha dalam membangun roda usahanya agar bertahan dan berkembang. Yakni, pengelolaan investasi, pengelolaan akuntansi, dan pengelolaan arus kas (cash flow). Di mana, bagi perusahaan skala besar, tiga hal penting ini memiliki sub divisi masing-masing, beda halnya dengan UMKM.

"Itu bekal bisnis mereka agar sustain secara jangka panjang. Jangan sampai buka usaha tapi 10 tahun kemudian hasilnya zero atau bawa utang untuk anaknya. Jadi, jika pengusaha UMKM mau bertumbuh, maka peganglah tiga konsep tadi,” pungkasnya.

Oleh karena itu, kata Temy, edukasi dan pemahaman soal dasar-dasar akuntansi mutlak diperlukan. Apalagi, saat ini banyak generasi muda yang memiliki cita-cita untuk menjadi seorang entrepreuner.

"Ini kekhawatiran sejak dini, meski bukan sinyal yang urgent, tapi ini tidak bisa diabaikan. Ini sudah harus mulai diwaspadai. Apalagi kita mengarah ke generasi emas 2045. Disitu banyak generasi muda jadi entrepreneur. Situasi saat ini meski bukan sebuah kegentingan, tapi ini vitamin yang bisa menjadi back up antibodi 20-30 tahun kedepan,” kata penulis buku Mahir Akuntasi itu.

Lebih lanjut, menyoal cash flow, saat ini UMKM tengah dipermudah dengan kemudahan pinjaman dari perbankan dan juga adanya kucuran stimulus yang diberikan pemerintah terkait penangan Covid-19, serta dana CSR dari perusahaan-perusahaan. Namun, menurutnya yang lebih penting tak sekedar dana, namun juga tanggung jawab secara moral. Di mana, pelaku UMKM yang diberikan pendanaan bisa memiliki usaha yang bisa bertahan secara jangka panjang.

Untuk itu, pentingnya tutor keuangan dan akuntansi sehingga pelaku UMKM bisa mengatur keuangan, kreatif dan bisa memanfaatkan peluang untuk berinvestasi demi bertahan di tengah persaingan usaha saat ini yang kiat sengit di era digitalisasi dan pandemi saat ini.

"Jangan hanya kasih bantuan, pinjaman saja. Tapi juga bertanggungjawab secara moral supaya pelaku UMKM itu bisa berkembang. Misalnya, memberikan pendampingan atau training pengelolaan operasional, keuangan secara jangka panjang. Karena hal ini cenderung diabaikan. Ketika punya uang banyak tanpa bisa mengaturnya itu akan jadi sia-sia. Sifatnya vitamin bisa jadi racun, kalau pengelolaannya tidak terkendali,” tegas Temy.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BTN Targetkan 1 Juta Pengunjung Pameran Virtual

BTN menargetkan transaksi pameran properti virtual bisa mencapai Rp 500 miliar.

EKONOMI | 14 Desember 2020

OJK Resmikan Asosiasi Layanan Urun Dana Digital

ALUDI akan menjadi wadah bagi para perusahaan penyelenggara layanan urun dana atau equity crowdfunding (ECF).

EKONOMI | 14 Desember 2020

Vaksin Covid-19 dan UU Cipta Kerja Bangkitkan Industri Pelayaran di 2021

Industri pelayaran diyakini akan bangkit di tahun 2021, seiring keberadaan Undang-Undang (UU) Cipta Kerja dan juga penerapan vaksinasi Covid-19.

EKONOMI | 14 Desember 2020

Smart Green House, Upaya Kemtan Tingkatkan Kualitas SDM Pertanian

Menurut Mentan, smart green house merupakan sistem pertanian modern dengan memanfaatkan teknologi.

EKONOMI | 14 Desember 2020

Menko Airlangga Optimistis Indonesia Bisa Leading di Asean

Menko Airlangga meyakini, tahun 2021 akan menjadi tahun pemulihan ekonomi.

EKONOMI | 14 Desember 2020

AS Mulai Vaksinasi, IHSG Tembus Level 6.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) menembus level psikologis 6.000 pada perdagangan awal pekan, Senin (14/12/2020).

EKONOMI | 14 Desember 2020

Kemperin Racik IKM Pangan Inovatif lewat Kompetisi IFI 2020

Program Indonesia Food Innovation diperuntukkan bagi industri kecil dan menengah (IKM) pangan dengan melibatkan akademisi, praktisi, dan industri pangan.

EKONOMI | 14 Desember 2020

Natal dan Tahun Baru, Trafik Layanan Data Telkomsel Diprediksi Naik 49,3%

Berdasarkan prediksi trafik tersebut, Telkomsel mengambil langkah antisipatif dengan melakukan optimalisasi jaringan.

EKONOMI | 14 Desember 2020

Maybank Fasilitasi Pembiayaan Rp 2,68 Triliun ke Bio Farma

Fasilitas pembiayaan senilai Rp 2,68 triliun tersebut untuk pengadaan vaksin Covid-19.

EKONOMI | 14 Desember 2020

Lippo Group Borong 11 Penghargaan Indonesia Property Awards 2020

Lippo Group menerima sebelas awards untuk berbagai proyek pengembangan di bawah Lippo Homes.

EKONOMI | 14 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS