Aprindo: Protokol Ketat, Operasional Mal dan Restoran Tidak Perlu Dibatasi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Aprindo: Protokol Ketat, Operasional Mal dan Restoran Tidak Perlu Dibatasi

Rabu, 16 Desember 2020 | 10:09 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) meminta pemerintah mengecualikan ritel modern, mal serta kafe dan restoran di dalamnya dari rencana menerapkan pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Menurut Aprindo, mal dan restoran bukanlah klaster Covid-19 karena sudah menerapkan protokol ketat.

Ketua Umum Aprindo Roy N Mandey mengatakan pelaku usaha mendukung kebijakan pemerintah mencegah gelombang kedua kasus positif Covid-19, tetapi pemerintah juga semestinya membuat kebijakan yang tidak sampai kembali menggerus omzet pelaku usaha mal, ritel modern, dan restoran.

"Keseimbangan 'gas & rem' antara mengutamakan kesehatan dan menggerakan ekonomi sangat diperlukan oleh bangsa ini, sehingga kita dapat survive menghadapi pandemik Covid-19. Melakukan pembatasan operasional mal, ritel modern serta kafe dan restoran di dalam mal tidak sesuai karena selama ini ketiganya bukan klaster penyebaran Covid-19," kata Roy dalam siaran persnya hari ini, Rabu (16/12/2020).

"Ritel modern dan Mall bukan klaster pandemi, karena yang berkunjung ke ritel dan mal masih sangat terbatas di PSBB transisi ini, masih banyak kalangan masyarakat menahan diri untuk melakukan belanja konsumsi di ritel & mal, sehingga bukan kerumunan atau keramaian seperti yang dikhawatirkan berbagai pihak. Selain itu, kita berkomitmen dan juga terus menjalankan protokol kesehatan," kata Roy.

Aprindo berharap pemerintah tidak lagi membatasi dengan ketat jam operasional atas gerai ritel modern dan mal, tetapi berharap pemerintah memperketat PSBB untuk membuat masyarakat meningkatkan disiplin tegas dalam menerapkan protokol kesehatan dan pihak-pihak yang melanggar protokol kesehatan 3M terutama seperti berkerumun dan membuat keramaian mendapatkan sanksi yang tegas dari pemerintah, tanpa pandang bulu siapapun, sesuai perundang-undangan karantina yang berlaku.

"Kalaupun ada pengetatan silakan saja, itu kebijakan dan kewenangan pemerintah, tetapi khusus ritel modern, mal, dan kafe restoran di dalam mal, kami berharap pemerintah tidak memperketat dan membatasi jam operasional. Kami siap berkomitmen dan konsisten melakukan protokol kesehatan dan siap berkoordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah untuk evaluasi dan upaya peningkatan protokol kesehatan ke depan, kami jelas bukan klaster penyebaran pandemi Covid-19 seperti yang diduga diperkirakan," papar Roy.

Roy mengatakan, ada potensi multiplier effect yang hilang signifikan bila ritel modern dan mal dibatasi karena tidak adanya pemahaman fungsi ritel yang mendalam sebagai kontributor terbesar pada produk domestik bruto (PDB) melalui konsumsi rumah tangga.

"Seharusnya para peritel didorong untuk terus dapat beroperasi dengan kontrol protokol kesehatan dan bukan sebaliknya dibatasi jam operasionalnya karena hal tersebut memberi dampak akan dirumahkan kembali para pekerja, gelombang PHK yang pasti akan memprihatinkan hingga menutup gerai ritel modern, yang berdampak tergerusnya pemasok dari manufaktur makanan minumam dan para UMKM yang bergantung dan menjajakan produknya di gerai ritel modern dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dan sehari-harinya," tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) sekaligus Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Luhut B Pandjaitan meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memperketat kebijakan bekerja dari rumah (work from home) hingga 75%.

Dia juga meminta Anies untuk meneruskan kebijakan pembatasan jumlah orang dan jam operasional dk tempat makan, mal, dan tempat hiburan hingga pukul 19.00.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pertumbuhan Penjualan Lahan Industri LPCK Dongkrak Kinerja LPKR

LPCK melaporkan bahwa penjualan lahan industri naik 18% year one year (YoY) menjadi Rp 316 miliar per September 2021 dibandingkan September 2020.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Bursa Asia Beragam Jelang Rilis Data Industri Tongkok

Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,13%, sedangkan indeks Topix melemah 0,15%.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

IHSG Akan Menguat Terbatas, Pantau EMTK, ASSA, hingga BRIS

IHSG pada perdagangan hari ini akan berada di kisaran 6.638-6.687.

EKONOMI | 27 Oktober 2021


Harga Minyak di Level Tertinggi Sejak 2014 karena Kekurangan Pasokan

Harga minyak Brent berjangka naik 41 sen, atau 0,5%, menjadi US$ 86,40 per barel.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Kuartal III, Laba Bank BJB Menguat 17% Jadi Rp 1,4 Triliun

Bank bjb hingga kuartal III 2021 berhasil membukukan laba bersih Rp 1,4 triliun atau tumbuh 17,5%.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Dow Naik 3 Hari Beruntun Perpanjang Rekor Ditopang Kuatnya Pendapatan

Dow Jones Industrial Average naik 15,73 poin ke rekor tertinggi lainnya capai 35.756,88.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Bagusnya Pendapatan Perusahaan Jadi Daya Tarik Bursa Eropa

Stoxx 600 pan-Eropa ditutup naik 0,8%, dengan saham perjalanan dan liburan melonjak 1,9% memimpin kenaikan.

EKONOMI | 27 Oktober 2021

Triniti Land Luncurkan Tipe 1 Kamar Tidur di Proyek The Scott

Perintis Triniti Properti atau Triniti Land meluncurkan tipe satu kamar tidur di apartemen The Scott, Collins Boulevard.

EKONOMI | 26 Oktober 2021

Massindo Group Perkuat Pangsa Pasar Comforta

Comforta meraih predikat Superbrands 2021 berdasarkan hasil survei Nielsen Company.

EKONOMI | 26 Oktober 2021


TAG POPULER

# Kapolres Nunukan


# Cristiano Ronaldo


# Sudi Silalahi


# Upah Minimum


# Valentino Rossi



TERKINI
Bertemu Gubernur Kalbar, Wanita Emas Bicarakan Sosialisasi Ekonomi Digital

Bertemu Gubernur Kalbar, Wanita Emas Bicarakan Sosialisasi Ekonomi Digital

NASIONAL | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings