Aprindo: Protokol Ketat, Operasional Mal dan Restoran Tidak Perlu Dibatasi
Logo BeritaSatu

Aprindo: Protokol Ketat, Operasional Mal dan Restoran Tidak Perlu Dibatasi

Rabu, 16 Desember 2020 | 10:09 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) meminta pemerintah mengecualikan ritel modern, mal serta kafe dan restoran di dalamnya dari rencana menerapkan pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Menurut Aprindo, mal dan restoran bukanlah klaster Covid-19 karena sudah menerapkan protokol ketat.

Ketua Umum Aprindo Roy N Mandey mengatakan pelaku usaha mendukung kebijakan pemerintah mencegah gelombang kedua kasus positif Covid-19, tetapi pemerintah juga semestinya membuat kebijakan yang tidak sampai kembali menggerus omzet pelaku usaha mal, ritel modern, dan restoran.

"Keseimbangan 'gas & rem' antara mengutamakan kesehatan dan menggerakan ekonomi sangat diperlukan oleh bangsa ini, sehingga kita dapat survive menghadapi pandemik Covid-19. Melakukan pembatasan operasional mal, ritel modern serta kafe dan restoran di dalam mal tidak sesuai karena selama ini ketiganya bukan klaster penyebaran Covid-19," kata Roy dalam siaran persnya hari ini, Rabu (16/12/2020).

"Ritel modern dan Mall bukan klaster pandemi, karena yang berkunjung ke ritel dan mal masih sangat terbatas di PSBB transisi ini, masih banyak kalangan masyarakat menahan diri untuk melakukan belanja konsumsi di ritel & mal, sehingga bukan kerumunan atau keramaian seperti yang dikhawatirkan berbagai pihak. Selain itu, kita berkomitmen dan juga terus menjalankan protokol kesehatan," kata Roy.

Aprindo berharap pemerintah tidak lagi membatasi dengan ketat jam operasional atas gerai ritel modern dan mal, tetapi berharap pemerintah memperketat PSBB untuk membuat masyarakat meningkatkan disiplin tegas dalam menerapkan protokol kesehatan dan pihak-pihak yang melanggar protokol kesehatan 3M terutama seperti berkerumun dan membuat keramaian mendapatkan sanksi yang tegas dari pemerintah, tanpa pandang bulu siapapun, sesuai perundang-undangan karantina yang berlaku.

"Kalaupun ada pengetatan silakan saja, itu kebijakan dan kewenangan pemerintah, tetapi khusus ritel modern, mal, dan kafe restoran di dalam mal, kami berharap pemerintah tidak memperketat dan membatasi jam operasional. Kami siap berkomitmen dan konsisten melakukan protokol kesehatan dan siap berkoordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah untuk evaluasi dan upaya peningkatan protokol kesehatan ke depan, kami jelas bukan klaster penyebaran pandemi Covid-19 seperti yang diduga diperkirakan," papar Roy.

Roy mengatakan, ada potensi multiplier effect yang hilang signifikan bila ritel modern dan mal dibatasi karena tidak adanya pemahaman fungsi ritel yang mendalam sebagai kontributor terbesar pada produk domestik bruto (PDB) melalui konsumsi rumah tangga.

"Seharusnya para peritel didorong untuk terus dapat beroperasi dengan kontrol protokol kesehatan dan bukan sebaliknya dibatasi jam operasionalnya karena hal tersebut memberi dampak akan dirumahkan kembali para pekerja, gelombang PHK yang pasti akan memprihatinkan hingga menutup gerai ritel modern, yang berdampak tergerusnya pemasok dari manufaktur makanan minumam dan para UMKM yang bergantung dan menjajakan produknya di gerai ritel modern dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dan sehari-harinya," tutupnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) sekaligus Wakil Ketua Komite Kebijakan Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Luhut B Pandjaitan meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk memperketat kebijakan bekerja dari rumah (work from home) hingga 75%.

Dia juga meminta Anies untuk meneruskan kebijakan pembatasan jumlah orang dan jam operasional dk tempat makan, mal, dan tempat hiburan hingga pukul 19.00.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

CoHive Tunjuk Chris Angkasa Jadi CEO Baru

Chris Angkasa, seorang angel investor di ekosistem startup Indonesia, telah akrab dengan industri coworking sejak mendirikan Clapham Collective di Medan 2015.

EKONOMI | 16 Desember 2020

Kurs Rupiah Melemah Tipis ke Rp 14.100

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pagi hari ini, Rabu (16/12/2020), terpantau melemah ke kisaran Rp 14.100.

EKONOMI | 16 Desember 2020

Valbury Rekomendasikan Koleksi Saham Astra, Telkom, dan Mandiri

Valbury merekomendasikan saham ASII, TLKM, BMRI, JSMR, ICBP, INTP.

EKONOMI | 16 Desember 2020

Dibuka, IHSG Langsung Menguat 1%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,02% ke kisaran 6.071,6 pada awal perdagangan hari ini, Rabu (16/12/2020).

EKONOMI | 16 Desember 2020

Bursa Asia Menguat Seiring Pergerakan Wall Street

Nikkei 225 naik 0,29%, indeks komposit Shanghai naik 0,05%, Hang Seng Hong Kong naik 0,49%, ASX 200 Australia naik 1,22%, Kospi Korsel naik

EKONOMI | 16 Desember 2020

Bantuan Produktif UMKM Jadi Oase Pemulihan Ekonomi

Pengamat ekonomi UIN Syarief Hidayatullah Jakarta, Azrul Tanjung, menilai BPUM sebagai salah satu program terbaik pemerintah dalam mengatasi dampak pandemi.

EKONOMI | 16 Desember 2020

Pemegang Saham Restui Rencana Private Placement IMPC

Jika private placement terealisasi sepenuhnya, maka modal ditempatkan dan disetor Perseroan akan bertambah dan menjadi sekitar 53,16 miliar.

EKONOMI | 16 Desember 2020

Bursa Eropa Menguat Berkat Optimisme Vaksin

Indeks Stoxx600 naik 0,25%, DAX Jerman naik 1,06%, FTSE Inggris turun 0,28%, CAC Prancis naik 0,05%, FTSE MIB Italia naik 0,81%.

EKONOMI | 16 Desember 2020

Wall Street Melesat Ditopang Optimisme Stimulus

Dow Jones Industrial Average naik 1,1% ke 30.199,31. S&P 500 naik 1,3% ke 3.649,62. Nasdaq naik 1,3% ke 12.595,06, rekor penutupan baru.

EKONOMI | 16 Desember 2020

Pemkab Tabalong Gandeng Mbizmarket Kelola Pengadaan Barang dan Jasa

Kesepakatan Pemkab Tabalong dengan Mbizmarket merupakan inovasi untuk membuat mekanisme pengadaan barang dan jasa menjadi lebih baik.

EKONOMI | 15 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS