Penerapan SNI untuk Tingkatkan Daya Saing Produk UMKM
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

Penerapan SNI untuk Tingkatkan Daya Saing Produk UMKM

Kamis, 17 Desember 2020 | 08:56 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kemampuan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) menerapkan Standar Nasional Indonesia (SNI) menjadi benchmark bagi yang lain agar lebih mudah menembus pasar ekspor dan berjejaring dalam rantai nilai global (global value chain).

Hal itu ditekankan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pada acara Talkshow daring dengan tema “Sukses Bisnis UMKM Melalui Penerapan SNI”, Rabu (16/12) sebagaimana dalam siaran persnya.

Teten mengapresiasi kegiatan ini sebagai sarana untuk berdialog dan menambah literasi serta inspirasi bagi UMKM. “Urgensi dari SNI itu adalah untuk peningkatan daya saing UMKM di tingkat nasional dan global," ujar Teten.

Menurut Teten, momentum ini sebagai bentuk keberpihakan pemerintah dalam rangka peningkatan daya saing UMKM di tingkat nasional dan global. "Apalagi 99% usaha di Indonesia didominasi UMKM, yang berkontribusi sebesar 60% terhadap PDB dan 14% terhadap total ekspor Indonesia," kata Teten.

Meski demikian, Teten mengakui masih terdapat beberapa tantangan dalam penerapan SNI, khususnya bagi UMK. Di antaranya, kualitas produk yang belum konsisten, pembiayaan terkait dengan biaya pendaftaran, uji laboratorium, biaya tarif pengujian, dan persyaratan sertifikat oleh negara lain.

Tantangan inilah yang coba diatasi melalui Undang-undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2010. "Undang-undang Cipta Kerja merupakan terobosan hukum yang memudahkan dan melindungi koperasi dan UMKM di Indonesia. Peluang ini harus kita manfaatkan," tandas Teten.

Menurut Teten, tujuan UU Cipta Kerja adalah menjawab masalah utama koperasi dan UMKM. Salah satunya, memudahkan pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) untuk membuka lapangan kerja baru.

Pendaftaran usaha juga dipermudah dengan perizinan tunggal dan perpanjangan bagi usaha mikro dan kecil tidak dikenakan biaya dan menjadi lebih sederhana melalui OSS (online single submission).

"Perizinan tunggal yang dimaksud meliputi perizinan berusaha, standar nasional Indonesia (SNI), dan sertifikasi jaminan produk halal," imbuh Teten.

Kementerian Koperasi dan UKM telah memberikan fasilitasi sertifikasi SNI dan sertifikasi lainnya terhadap 12.985 KUMKM yang meliputi Hak Merek dan Cipta Halal, Standar ISO, SNI dan sertifikasi untuk persiapan rantai pasok global (BRC Global Standards, FSSC, HACCP, ISO 22000, USDA Organic, dan EU organic).

Tahun 2020 ini, Kemkop dan UKM juga sudah memberikan fasilitasi pendampingan penerapan SNI kepada lima pelaku koperasi dan UKM yaitu CV Putra Rhodas Mandiri di Kabupaten Sukabumi (Cangkul), Koperasi Industri Kerajinan Rakyat, Industri Pande Besi dan Las (Kopinkra 18) di Kabupaten Klaten (Cangkul), Koperasi Produsen Angudi Logam Abadi di Kabupaten Tulungagung (Cangkul), UKM Gunung Kokosan NF Kabupaten Tasikmalaya (Air Minum Dalam Kemasan/AMDK), serta UKM Ananda di Kabupaten Pekalongan (Air Minum Dalam Kemasan/AMDK).

Teten berharap dapat bersinergi dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN) di tahun 2021 untuk mewujudkan strategi pengembangan UMKM berbasis kawasan dan penerapan factory sharing atau rumah produksi bersama dengan teknologi modern untuk penerapan SNI.

"Maka, langkah kolaboratif ini merupakan kunci sukses untuk memajukan UMKM. Untuk itu, saya berharap kolaborasi antar K/L akan terus berlanjut untuk kemajuan UMKM," pungkas Teten.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Alam Sutera Hadirkan Hunian Bernuansa Resort Living Experience

Tren tinggal di apartemen kini semakin meningkat.

EKONOMI | 17 Desember 2020

Tugu Insurance Catat Laba Bersih Rp 235,1 Miliar

Meski di tengah pandemi Covid-19, Tugu Insurance masih mampu mencatatkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 235,1 miliar per akhir September 2020.

EKONOMI | 17 Desember 2020

Lebih Optimistis, The Fed Revisi Outlook Ekonomi AS

Menurut the Fed, Produk Domestik Bruto (PDB) AS diperkirakan terkoreksi 2,4% tahun ini, lebih baik dibandingkan proyeksi sebelumnya 3,7% di September.

EKONOMI | 17 Desember 2020

Bursa Eropa Menguat di Tengah-tengah Negosiasi Brexit

Indeks Stoxx600 naik 0,82%, DAX Jerman naik 1,52%, FTSE Inggris naik 0,88%, CAC Prancis naik 0,31%, FTSE MIB Italia naik 0,23%.

EKONOMI | 17 Desember 2020

The Fed Revisi Outlook Ekonomi, Wall Street Menguat

Dow Jones Industrial Average turun 0,15%, S&P 500 naik 0,2%, Nasdaq naik 0,5% berkat saham Apple dan Microsoft yang masing-masing naik 2%.

EKONOMI | 17 Desember 2020

Pabrik Tepung Terigu Bungasari di Makassar dan Medan Resmi Beroperasi

Bungasari menanamkan investasi sebesar US$ 75 juta untuk pembangunan pabrik di Kawasan Industri Medan, yang dikerjakan di atas tanah seluas 6,2 hektare.

EKONOMI | 17 Desember 2020

Jalankan 4 Tips Ini untuk Tingkatkan Omset UMKM

Sebanyak 90% kegiatan UMKM terganggu oleh Covid-19 sehingga memunculkan tekanan yang berdampak pada penurunan omset.

EKONOMI | 17 Desember 2020

Pandemi Dorong Pasar Online Semakin Membesar

Kalangan pemilik brand harus menggarap secara maksimal semakin membesarnya porsi pasar online.

EKONOMI | 16 Desember 2020

Bekerja di Rumah, Bisnis IRT Ini Capai Miliaran Rupiah

Tuti Rahmi mendapat penghasilan hingga miliaran rupiah dengan menjadi reseller Dusdusan.

EKONOMI | 16 Desember 2020

Pasar Modal Bullish Refleksi Pemulihan Ekonomi Makin Cepat

Kebijakan yang diambil oleh otoritas yang tergabung dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) selama 2020 dalam merespons pandemi Covid-19 sangat baik.

EKONOMI | 12 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS