Menkeu: Partisipasi Perempuan di Ekonomi Bisa Tingkatkan Produktivitas Negara
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (0.43)   |   COMPOSITE 6290.8 (-6.3)   |   DBX 1362.34 (2.48)   |   I-GRADE 180.342 (-0.04)   |   IDX30 506.102 (-1.26)   |   IDX80 136.192 (-0.65)   |   IDXBUMN20 397.025 (-2.13)   |   IDXESGL 139.555 (-0.14)   |   IDXG30 142.425 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-1.22)   |   IDXQ30 145.469 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-1.3)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-3.7)   |   IDXV30 134.488 (-0.98)   |   INFOBANK15 1048.13 (8.42)   |   Investor33 435.467 (0.22)   |   ISSI 181.572 (-1.16)   |   JII 618.362 (-5.38)   |   JII70 218.204 (-2)   |   KOMPAS100 1215.76 (-2.71)   |   LQ45 948.468 (-2.52)   |   MBX 1702.13 (-2.94)   |   MNC36 323.237 (0.33)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.36)   |   SMInfra18 308.555 (-4.36)   |   SRI-KEHATI 369.754 (0.91)   |  

Menkeu: Partisipasi Perempuan di Ekonomi Bisa Tingkatkan Produktivitas Negara

Jumat, 18 Desember 2020 | 07:00 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani Indrawati mengatakan bahwa perjuangan untuk mempertahankan kesetaraan gender adalah suatu perjuangan yang masih panjang. Banyak studi yang menunjukan bahwa perempuan terhalang oleh berbagai hal, mulai dari keluargan hingga norma budaya.

Padahal, studi menunjukan bahwa apabila perekonomian memberikan kesempatan yang sama kepada perempuan dan laki-laki, maka perekonomian itu akan mendapatkan keuntungan dalam produktivitas yang lebih tinggi dan kualitas yang lebih baik.

“Kalau negara memberi kesempatan yang sama kepada perempuan di dalam berpartisi di ekonomi, maka produktivitas negara itu akan meningkat nilainya bahkan mencapai 28 triliun atau 26 persen dari GDP dunia,” ucap Sri Mulyani dalam webinar Katadata bertema Menuju Planet 50:50 Kontribusi Bisnis Pada Pencapaian SDG 5, Rabu (16/12/2020).

Hal itu bisa terjadi hanya apabila negara tersebut memberikan kesempatan dan mendorong agar peranan perempuan makin besar di dalam perekonomian.

Namun, untuk mewujudkan hal tersebut membutuhkan persyaratan. Sebab, perempuan tidak sama seperti laki-laki. Secara biologis, perempuan lah yang akan menanggung proses reproduksi, paling tidak selama sembilan bulan.

“Belum pada saat dia harus merawat dan membesarkan putra putrinya. Ini yang menyebabkan perempuan tidak dalam posisi yang sama dengan laki-laki,” ungkap Sri Mulyani.

Maka dari itu, berbagai kebijakan harus bisa mengenali berbagai perbedaan kebutuhan tersebut tanpa menimbulkan diskriminasi.

“Kebijakan ini harus didesain agar halangan bagi perempuan menjadi seminimal mungkin. Sehingga, mereka bisa terus berpartisipasi secara maksimal baik dalam kehidupan keluarganya maupun di dalam pekerjaan dan kariernya. Inilah yang menjadi pemikiran bagi kami untuk mendesain kebijakan publik yang mengenali pentingnya peranan atau kesamaan ekualitas gender ini,” beber Sri Mulyani.

Lebih lanjut Shinta Kamdani selaku Anggota Dewan Pembina IBCWE (Indonesia Business Coalition For Women Empowerment), mengungkapkan pentingnya kesetaraan gender di dunia kerja merupakan salah satu langkah untuk memperkecil celah ketidaksetaraan gender.

“Hal ini dapat diwujudkan salah satunya dengan menjadikan beberapa indikator kesetaraan gender di dunia kerja sebagai bagian dalam standar sustainability report atau laporan keberlanjutan,” imbuh Shinta.

Dalam laporan The Global Gender Gap Index 2020 yang dirilis oleh World Economic Forum, Indonesia berada di peringkat 85 dari 153 negara dengan skor 0.70. Angka tersebut tidak mengalami perubahan dari 2018.

“Dalam kurun 12 tahun, Indonesia berhasil mempersempit kesenjangan gender sebanyak kurang lebih delapan persenm terutama di bidang pendidikan dan kesehatan. Namun, kesenjangan yang masih besar adalah dalam partisipasi dan kesempatan ekonomi serta pemberdayaan politik, juga masih menjadi faktor utama yang menghambat kemajuan Indonesia dalam mencapai kesetaraan gender,” ujar Shinta.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

SNNU Akan Beri Jaminan Sosial dan Perkuat Ekonomi Nelayan

Indonesia mempunyai potensi ekonomi yang tinggi dari sektor kelautan dan perikanan.

EKONOMI | 18 Desember 2020

Wall Street Cetak Rekor Ditopang Harapan Kesepakatan Stimulus Fiskal

S&P 500 naik 0,6% mengakhiri perdagangan di 3.722,48.

EKONOMI | 18 Desember 2020

Bursa Eropa Ditutup Menguat karena Dukungan Fed

Pan-European Stoxx 600 ditutup naik sekitar 0,4%.

EKONOMI | 18 Desember 2020

BKPM-Polri Bersinergi Permudah Perizinan dan Jamin Keamanan Investasi

Kerja sama ini diharapkan mempermudah dan mempersingkat waktu pelaku usaha dalam pengurusan perizinan SIO BUJP.

EKONOMI | 18 Desember 2020

Apresiasi QRIS Bank Indonesia, QuickQRIS Diluncurkan

QuickQRIS hadir untuk mendukung pertumbuhan transaksi non-tunai dapat tercapai dengan cepat secara merata di Indonesia.

EKONOMI | 17 Desember 2020

Anak Usaha PTPP Tandatangani Penjaminan Proyek Air Minum di Pekanbaru

Proyek SPAM Kota Pekanbaru yang digarap PT Pembangunan Perumahan Tirta Madani mendapat penjaminan dari PT PPI.

EKONOMI | 17 Desember 2020

Pemerintah Terbitkan PP Lembaga Pengelola Investasi

Pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 74 Tahun 2020 tentang Lembaga Pengelola Investasi.

EKONOMI | 17 Desember 2020

Fash Futur Fest Ajak Masyarakat Rasakan Sensasi Belanja Online dengan Teknologi 3D

Belanja online telah menjadi sebuah gaya hidup baru di tengah masyarakat di hampir seluruh penjuru dunia.

EKONOMI | 17 Desember 2020

Pengalaman Pelanggan Jadi Poin Strategi Pemasaran Era Disrupsi Digital

Mengelola pengalaman pelanggan (customer experience) menjadi isu penting dalam mengelola strategi perusahaan pada era disrupsi digital

EKONOMI | 17 Desember 2020

Harga Bitcoin Tembus Rp 300 Juta, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Kenaikan signifikan harga Bitcoin terjadi karena tingkat permintaan yang masif di seluruh dunia.

EKONOMI | 17 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS