Logo BeritaSatu

Bursa AS Mixed setelah Varian Baru Covid-19 Membuat Inggris Terkunci

Selasa, 22 Desember 2020 | 05:52 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Bursa AS Wall Street ditutup bervariasi pada perdagangan Senin (21/12/2020) karena antusiasme kesepakatan stimulus virus corona diliputi kekhawatiran varian baru Covid-19 di Inggris.

Indeks S&P merosot 0,4%, atau 14,49 poin, menjadi 3.694,92 setelah sempat jatuh hampir 2%. Komposit Nasdaq turun 0,1%, atau 13,12 poin, menjadi 12.742,52. Dow Jones Industrial Average menghapus pelemahan 400 poin dan ditutup naik 0,1%, atau 37,40 poin, menjadi 30.216,45 ditopang saham Nike dan perbankan.

Nike naik hampir 5% mencapai rekor tertinggi didukung pendapatan yang kuat. Saham bank melonjak bersamaan dengan JPMorgan dan Goldman masing-masing bertambah 3,8% dan 6,1%, setelah Federal Reserve mengumumkan melanjutkan pembelian kembali saham pada kuartal pertama 2021.

Saham terkait perjalanan pada awalnya turun tajam di tengah berita varian baru Covid-19 di Inggris, yang memicu penguncian dan pembatasan perjalanan di seluruh Eropa. Namun, beberapa orang percaya kekhawatiran atas varian itu bisa dibesar-besarkan. Virus Covid-19 tampaknya tidak bermutasi secepat flu musiman dan memperkirakan bahwa vaksin perlu diperbarui setiap tiga tahun.

Saham Norwegia melemah 1,6% dan Royal Caribbean merosot 0,7%. American Airlines turun 2,5% setelah meluncur lebih 5% sebelumnya. Sementara United Airlines merosot 1,5%. Lebih dari 24 negara mulai Italia, India hingga El Salvador telah melarang penerbangan dari Inggris atau pelancong yang pernah ke negara itu.

Sementara Tesla turun lebih dari 6% saat memasuki S&P 500 dengan bobot 1,69% dalam indeks, terbesar kelima.

Perdagangan berfluktuatif ketika anggota parlemen mencapai kesepakatan paket bantuan US$ 900 miliar, yang akan memberikan pembayaran langsung dan bantuan pada pengangguran. Pengumuman itu muncul setelah negosiator menyelesaikan masalah utama dengan mengembalikan kekuatan pinjaman darurat Federal Reserve.

Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan bahwa uang stimulus akan keluar secepatnya minggu depan. Anggota parlemen akan memberikan suara pada RUU bantuan dan pendanaan hari Senin.

Dengan kurang dari dua minggu perdagangan tersisa pada tahun 2020, S&P 500 naik 14,4% untuk tahun ini, sementara Dow telah naik 5,9%. Nasdaq Composite telah menguat 42,0% tahun ini karena investor menyukai perusahaan teknologi dengan pertumbuhan tinggi.

Indeks utama mencapai rekor tertinggi baru-baru ini di tengah optimisme stimulus virus corona serta peluncuran vaksin. Moderna mengirimkan batch dosis vaksin pertamanya setelah menerima persetujuan untuk penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS. Sementara vaksin dari Pfizer dan BioNTech didistribusikan ke petugas kesehatan garis depan di seluruh negeri.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pemerintah Diminta Masifkan Uji Coba Kompor Listrik Induksi

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah meminta pemerintah memasifkan uji coba kompor listrik.

EKONOMI | 26 September 2022

Karabha Digdaya Komitmen Fasilitasi Kemajuan Pelaku UMKM

PT Karabha Digdaya bersama-sama stakeholders meresmikan gerai UMKM di wilayah Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok.

EKONOMI | 26 September 2022

Green Pramuka City Optimistis Pemerintah Mampu Atasi Pandemi

Green Pramuka City turut merasakan pandemi Covid-19 telah membentuk suatu ketidakpastian dan mendorong turunnya indeks demand properti.

EKONOMI | 26 September 2022

Multifinance Bidik Peluang Pembiayaan Kendaraan Listrik

Inpres 7/2022 terkait Percepatan Penggunaan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai, menjadi angin segar untuk industri multifinance.

EKONOMI | 26 September 2022

Anson Company dan Mayekawa Perkuat Bisnis Rantai Pendingin

Kerja sama strategis Anson Company dan Mayekawa selama 49 tahun pecahkan rekor pembelian produk dengan 29 unit kompresor rantai pendingin industri.

EKONOMI | 26 September 2022

Proshop Card, Strategi Daikin Perkuat Layanan Konsumen

Ketatnya persaingan bisnis AC di Indonesia memacu PT Daikin Airconditioning Indonesia untuk memperkenalkan Daikin Proshop Card.

EKONOMI | 26 September 2022

Konversi Kompor LPG ke Listrik Dinilai Bisa Sia-sia Jika...

Program konversi kompor LPG ke listrik dengan membagikan kompor induksi gratis tanpa melakukan penarikan tabung LPG 3 kg akan sia-sia.

EKONOMI | 26 September 2022

Sri Mulyani Catat Realisasi PC-PEN Capai Rp 214,9 Triliun

Sri Mulyani menyatakan, program PC-PEN telah terealisasi Rp 214,9 triliun hingga 16 September 2022 atau 47,2% dari pagu anggaran Rp 455,62 triliun.

EKONOMI | 26 September 2022

Ambisius, RHB Sekuritas Targetkan Masuk Peringkat 10 Besar

PT RHB Sekuritas Indonesia sebagai anak perusahaan dari RHB Investment Bank, memiliki misi menjadi salah satu dari 10 sekuritas terbaik di Indonesia.

EKONOMI | 26 September 2022

Heboh Minuman Berpemanis Kena Cukai? Ini Kata Kemenkeu

Askolani menyampaikan, pemerintah berencana untuk mengenakan cukai terhadap minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK).

EKONOMI | 26 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 26 September 2022

Data Kasus Aktif Covid-19 Nasional sampai 26 September 2022

NEWS | 4 jam yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings