Logo BeritaSatu

Varian Baru Covid-19 Guncang Pasar, Harga Emas Ambles

Selasa, 22 Desember 2020 | 06:54 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Chicago, Beritasatu.com - Harga emas berjangka jatuh pada perdagangan Senin (21/12/2020) ketika investor khawatir pada varian baru virus corona sehingga mengguncang pasar dan investor berbondong-bondong beralih ke dolar AS. Sementara logam mulia memperoleh beberapa dukungan dari paket stimulus AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, jatuh US$ 6,10 atau 0,32% menjadi US$ 1.882,80 per ounce.

"Pedagang pasar emas secara umum melihat Senat di AS dan itu merupakan kesimpulan yang sudah pasti bahwa kesepakatan stimulus yang dilakukan tadi malam akan disahkan sore ini," kata ahli strategi pasar senior RJO Futures, Bob Haberkorn.

"Emas akan diperdagangkan lebih tinggi seiring berjalannya waktu, tapi hari ini saya pikir para pedagang mulai mempertimbangkan varian baru virus corona di Inggris."

Emas telah melonjak lebih dari 1% di awal sesi, ditopang laporan bahwa para pemimpin kongres AS mencapai kesepakatan pada paket bantuan US$ 900 miliar.

Namun kemudian turun sebanyak 1,3% karena indeks dolar rebound ketika kekhawatiran varian baru virus corona yang sangat menular menyeret pound sterling dan euro jatuh.

Berita varian baru virus corona juga menekan sentimen risiko, yang menyebabkan penurunan ekuitas di Eropa dan indeks-indeks utama Wall Street.

Emas, yang dianggap sebagai pelindung nilai terhadap inflasi, telah naik sekitar 24% tahun ini di tengah stimulus besar-besaran yang dikeluarkan secara global.

"Aksi harga emas hari ini mengingatkan para pedagang tentang panic selling di bulan Maret. Prospek lebih banyak stimulus telah mendorong emas lebih tinggi, tetapi lonjakan dolar jangka pendek hari ini mengganggu tesis itu," analis pasar senior OANDA Edward Moya, kata dalam sebuah catatan.

Logam mulia lainnya, perak pengiriman Maret naik 34,6 sen atau 1,33 % menjadi US$ 26,379 per ounce. Platinum pengiriman Januari turun US$ 27 atau 2,59% menjadi US$ 1.016,1 per ounce.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: CNBC

TAG: 
BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ekonomi Makin Kuat, Penerimaan Pajak Tercatat Tumbuh 58,1%

Sri Mulyani menegaskan, penerimaan pajak hingga Agustus 2022 mencapai Rp 1.171,8 triliun atau 78,9% dari target Rp 1.485 triliun.

EKONOMI | 26 September 2022

Sri Mulyani: APBN Surplus Rp 107,4 Triliun Per Agustus 2022

"APBN kita juga dalam kondisi surplus Rp 107,4 triliun dibandingkan tahun lalu yang defisit Rp 383,1 triliun," kata Sri Mulyani.

EKONOMI | 26 September 2022

Sri Mulyani Sebut Realisasi BLT BBM Capai Rp 6,2 Triliun

Sri Mulyani menyebutkan, realisasi BLT BBM telah disalurkan sebesar Rp 6,2 triliun kepada 20,65 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) per 16 September 2022.

EKONOMI | 26 September 2022

ABM Group Rampungkan Proses Pembelian 30 Persen Saham GEMS

ABM Group melakukan penyelesaian proses pembelian 1.764.705.900 saham atau setara 30 persen saham di PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS).

EKONOMI | 26 September 2022

Sri Mulyani: Dana Pemda Mengendap di Bank Rp 203,42 Triliun

Sri Mulyani menyampaikan, tingginya saldo dana pemda di perbankan disebabkan belum optimalnya realisasi belanja daerah sampai dengan Agustus 2022.

EKONOMI | 26 September 2022

PP Properti Bayar Lunas Utang Jatuh Tempo Rp 2,5 Triliun

PT PP Properti Tbk (PPRO) berhasil melunasi utang jatuh tempo di tahun 2022 sebesar Rp 2,5 triliun, yang terdiri dari obligasi, MTN, dan perbankan.

EKONOMI | 26 September 2022

PPRE Targetkan Pengolahan Sampah Ciliwung Selesai Akhir 2022

PT PP Presisi Tbk (PPRE) menargetkan pembangunan sistem pengambilan dan treatment sampah badan air selesai secara bertahap pada akhir 2022

EKONOMI | 26 September 2022

Jaga Ekonomi, Inaplas Bertekad Subtitusi Impor Petrokimia

Untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia, Inaplas berupaya melakukan substitusi impor petrokimia.

EKONOMI | 26 September 2022

Pahami Kebutuhan Sebelum Membeli Produk Asuransi Yang Paling Tepat

Sebelum memutuskan memiliki asuransi, sebaiknya pahami dengan benar produk dan kebutuhannya, apakah memang perlu produk tradisional atau unit link.

EKONOMI | 26 September 2022

Handojo Santosa Meninggal Dunia, Ini Kiprahnya Sebagai Dirut Japfa

Melansir laman resmi japfacomfeed, Handojo Santosa merupakan warga negara Siprus, usia 57 tahun, berdomisili di Singapura.

EKONOMI | 26 September 2022


TAG POPULER

# Iran


# Kudeta Tiongkok


# Guru Besar UGM Tergulung Ombak


# Xi Jinping


# Lukas Enembe


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Dicecar Dokter KPK, Tim Medis Lukas Enembe Tak Mampu Jawab

Dicecar Dokter KPK, Tim Medis Lukas Enembe Tak Mampu Jawab

NEWS | 14 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings