Varian Baru Covid-19 Picu Kekhawatiran Permintaan Minyak, Harga Anjlok
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Varian Baru Covid-19 Picu Kekhawatiran Permintaan Minyak, Harga Anjlok

Selasa, 22 Desember 2020 | 07:53 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Harga minyak mentah dunia anjlok hampir 3% pada akhir perdagangan Senin (21/12/2020) karena varian baru virus corona yang menyebar cepat telah menutup sebagian besar Inggris dan pembatasan lebih ketat di Eropa. Hal ini memicu kekhawatiran pemulihan lebih lambat permintaan bahan bakar.

Minyak mentah berjangka Brent pengiriman Februari merosot US$ 1,35 atau 2,6% menjadi US$ 50,91 per barel. Sementara harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) pengiriman Januari turun US$ 1,36 atau 2,8% ke US$ 47,74 menjelang kedaluwarsa. Kontrak WTI Februari yang lebih aktif jatuh US$ 1,27 atau 2,6% menjadi US$ 47,97 per barel.

Penguatan dolar AS juga membebani pasar minyak. Greenback yang kuat membuat komoditas dalam denominasi dolar seperti minyak mentah lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Pelemahan harga minyak terjadi setelah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Sabtu (19/12/2020) mengumumkan pembatasan lebih ketat bagi London dan bagian lain Inggris untuk memerangi lonjakan infeksi yang mengkhawatirkan.

“Laporan jenis baru virus corona telah membebani sentimen risiko dan minyak. Pembatasan mobilitas di seluruh Eropa juga membuat permintaan minyak akan terganggu,” kata analis minyak UBS, Giovanni Staunovo.

“Investor harus menyadari bahwa permintaan dan kenaikan harga minyak tetap berfluktuasi.”

Brent naik di atas 50 dolar AS minggu lalu untuk pertama kalinya sejak Maret, didukung oleh optimisme yang berasal dari vaksin Covid-19.

Namun varian baru Covid-19, yang 70% lebih menular telah menambah kekhawatiran tentang virus yang menewaskan 1,7 juta orang di seluruh dunia.

Banyak negara menutup perbatasan ke Inggris pada Senin (21/12/2020), dan menyebabkan kekacauan perjalanan serta meningkatkan prospek kekurangan pangan di Inggris.

"Jenis baru virus corona di Inggris telah menunjukkan kepada kita bahwa optimisme vaksin yang menahan Brent di atas US$ 50 per barel dapat padam dalam sekejap," kata analis Rystad Energy, Louise Dickson.

Varian baru virus ini diketahui telah terdeteksi di negara lain, termasuk Australia, Belanda dan Italia.

Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak mengatakan ketegangan baru tersebut berdampak pada harga minyak. Hal ini membuat pemulihan pasar minyak global lebih lambat dari perkiraan sebelumnya dan dapat memakan waktu dua hingga tiga tahun. "Pembatasan perjalanan selama beberapa minggu ke depan akan mempersulit rencana OPEC+ secara bertahap meningkatkan produksi," kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA di New York.

Sentimen negatif sebagian besar membayangi peluncuran vaksin di Amerika Serikat, kesepakatan pemimpin kongres AS untuk paket bantuan virus corona senilai US$ 900 miliar dan persetujuan regulator Eropa pada Senin (21/12/2020) untuk penggunaan vaksin Covid-19 oleh perusahaan AS Pfizer Inc dan mitranya dari Jerman BioNTech.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bursa Asia Pasifik Terkoreksi Jelang Data Penjualan Ritel Australia

Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,42%, sementara indeks Topix melemah 0,78%.

EKONOMI | 22 Desember 2020

Varian Baru Covid-19 Guncang Pasar, Harga Emas Ambles

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi COMEX New York Exchange, jatuh US$ 6,10 atau 0,32% menjadi US$ 1.882,80 per ounce.

EKONOMI | 22 Desember 2020

LPK Presiden Tingkatkan Kompetensi K3 di Kawasan Industri

Salah satu tujuan kerja sama ini adalah agar LPK Presiden bisa menjadi center of competence bidang K3 di kawasan industri.

EKONOMI | 22 Desember 2020

Bursa AS Mixed setelah Varian Baru Covid-19 Membuat Inggris Terkunci

Indeks S&P merosot 0,4%, atau 14,49 poin, menjadi 3.694,92 setelah sempat jatuh hampir 2%.

EKONOMI | 22 Desember 2020

Bursa Eropa Ambles karena Kekhawatiran Varian Baru Covid-19 di Inggris

Varian baru tersebut sejauh ini telah diidentifikasi di Denmark, Belanda dan Australia.

EKONOMI | 22 Desember 2020

2015-2020, Kempupera Selesaikan 18 Bendungan Baru

Kempupera telah membangun 18 bendungan baru selama 2015-2020 untuk menambah volume tampungan air di Indonesia.

EKONOMI | 21 Desember 2020

Pemerintah akan Kembangkan Industri Jamu

Kemperin akan serius memperhatikan dan mengembangkan industri jamu. Sebab, sektor ini memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

EKONOMI | 21 Desember 2020

Kemperin Bertekad Wujudkan Kemandirian Industri Obat

Industri farmasi dan alat kesehatan merupakan salah satu sektor yang mampu mencatatkan kinerja gemilang di tengah gempuran dampak pandemi Covid-19.

EKONOMI | 21 Desember 2020

Pelabuhan Patimban Dorong Pertumbuhan Sentra Ekonomi Baru

PTPP berhasil menuntaskan pembangunan fase pertama proyek Pelabuhan Internasional Patimban tepat waktu.

EKONOMI | 21 Desember 2020

Omzet Merchant Akulaku Melonjak 50%

Akulaku telah mendulang sukses saat 11.11 November lalu dengan meningkatkan jumlah transaksi harian lebih 300% dari transaksi hari biasa.

EKONOMI | 21 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS