Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekonomi Umat Islam
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekonomi Umat Islam

Selasa, 22 Desember 2020 | 13:59 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Said Aqil Siroj (SAS) Institute M. Imdadun Rahmat mengatakan, keberadaan Bank Syariah Indonesia dinilai sebagai langkah positif untuk memperkuat sistem perbankan syariah di Indonesia.

Menurutnya, marger Bank Syariah bisa menyatukan nilai positif dari masing-masing bank sehingga dapat mengoptimalkan sistem perbankan syariah.

“Saya kira dengan marger bisa menyatukan seluruh poin-poin positif yang dimiliki masing-masing cabang syariah di bank-bank yang ada. kita menganggap upaya baik, upaya positif dari pemerintah, tentu saja untuk memperkuat sistem perbankan syariah di negara kita,” ujar Imdadun, Selasa (22/12/2020).

Imdadun yang juga Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini menyebut sistem ekonomi syariah merupakan suatu kekuatan ekonomi potensial dimana umat islam sebagai mayoritas dari penduduk Indonesia yang ingin meminimalisir terjadinya riba dan hal itu berhasil difasilitasi oleh pemerintah.

“Sistem ekonomi syariah itu sesuatu kekuatan ekonomi yang potensial karena makin hari kesadaran umat islam sebagai mayoritas di Indoneisa itu makin tinggi, jadi menyediakan sistem perbankan yang compatible dengan keyakinan keagamaan itu kan masuk ke dalam norma hak asasi yang juga harus di lindungi, dijamin dan disediakan sarana nya oleh negara,” ungkapnya.

Selain itu, kata Imdadun, sistem perbankan syariah merupakan suatu yang integral menjadi bagian dari sistem ekonomi nasional yang dapat berkontribusi positif bagi pemulihan dan perkembangan ekonomi nasional, asalkan bersifat terbuka tidak inklusif atau ‘memusuhi pasar’.

“Sistem perbankan syariah ini kan bagian yang integral dengan sistem ekonomi nasional, jadi tetap harus terbuka menjadi bagian dari sistem ekonomi yang dimana dia menjadi bagian. Jadi tidak boleh berorientasi ekslusif, mengapa karena kalau perbankan syariah ini memusuhi pasar maka dia tidak akan berkembang,” ulasnya.

Imdadun menambahkan, ekonomi syariah harus mengakomodir semua golongan lapisan masyarakat, tidak memunculkan kekhawatiran atau ancaman bagi kelompok lain agar diterima dan dapat tumbuh berkembang.

“Saya sebut sebagai twin accommodation, twin tolerance, toleransi yang timbal balik, toleransi ganda, karena apa pemerintah Indonesia telah mengakui dengan sangat positif dan memberikan fasilitas-fasilitas baik berupa kebijakan dalam bentuk payung Undang-Undang maupun kelembagaan dan itu baik, menguntungkan ekonomi syariah akan menguntungkan ekonomi umat islam,” tuntasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily, mendukung kelahiran PT Bank Syariah Indonesia Tbk. Ace menilai kelahiran bank syariah hasil merger ini bisa memperkuat perekonomian nasional.

Ace juga menyatakan peran dan kontribusi PT Bank Syariah Indonesia Tbk akan sangat ditunggu apalagi dalam upaya melakukan pemulihan ekonomi pasca pandemi.

“Sudah saatnya potensi ekonomi umat Islam disatukan dalam satu kekuatan ekonomi agar kita dapat segera memulihkan perekonomian di saat pandemi dan pasca-pandemi,” kata Ace di Jakarta, Senin (21/12/2020)

Ace menyebut langkah merger bank-bank syariah yang bernaung dalam Bank Himbara dengan membentuk Bank Syariah Indonesia akan membuatnya menjadi bank syariah terbesar di Indonesia.

Nantinya, Bank Syariah Indonesia akan mampu memiliki jangkauan pasar yang lebih besar kepada masyarakat Indonesia. Luasnya daya jangkau bank ini akan membantu upaya pemerintah menaikkan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya dalam hal keuangan syariah.

Layanan perbankan syariah dengan cakupan modal besar dan sasaran yang lebih merata, lanjut Ace, diharapkan akan diikuti dengan langkah mobilisasi dan investasi tabungan untuk pembangunan perekonomian dengan cara yang adil. Apabila hal tersebut terjadi, keuntungan yang adil dapat dijamin bagi semua pihak.

Menurutnya, mobilisasi investasi syariah yang adil merupakan hal penting karena Islam secara tegas melarang penimbunan tabungan, dan menganjurkan penggunaan sumber dana secara produktif dalam rangka mencapai tujuan sosial-ekonomi Islam.

“Dalam hal ini, bank syariah melakukannya tidak dengan prinsip bunga (riba), melainkan dengan prinsip-prinsip yang sesuai dengan syariat Islam, terutama mudharabah (bagi hasil) dan wadi’ah (titipan),” sambungnya.

Ace menambahkan, keberadaan Bank Syariah Indonesia tentu juga harus diiringi dengan layanan yang lebih merata dan memanfaatkan IT atau teknologi digital. Hal ini akan mempermudah Bank Syariah Indonesia dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

“Bank Syariah Indonesia harus menjadi pioneer terdepan dalam menerapkan prinsip-prinsip syariah dalam memobilisasi investasi keuangan, serta berkontribusi membangun bangsa Indonesia yang mayoritas berpenduduk muslim,” pungkas Ace.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Presiden: Ekonomi Kita Segera Bangkit

Optimisme itu disampaikan Kepala Negara seiring menguatnya kerja sama dan sinergitas di kalangan sesama anak bangsa dalam situasi pandemi saat ini.

EKONOMI | 22 Desember 2020

RI Siap Tangkap Peluang untuk Pulihkan Ekonomi di 2021

Pemerintah menggunakan momentum ini untuk meraih peluang dalam mendorong pemulihan ekonomi, dengan melakukan reformasi struktural.

EKONOMI | 22 Desember 2020

Pertama di Indonesia, PT Cosmax Indonesia Memperoleh Sertifikasi Eve Vegan

Pada tanggal 25 November 2020, PT Cosmax Indonesia telah memperoleh sertifikat vegan dari Expertise VĂ©gane Europe (Eve).

EKONOMI | 22 Desember 2020

Brand Harus Berdaptasi di Era Pandemi

Indonesia Best Brand Award (IBBA) adalah survei rutin setiap tahun yang mengukur nilai suatu merek dengan memaparkan elemen yang menentukan nilai tersebut.

EKONOMI | 22 Desember 2020

Jeda Siang IHSG Terpangkas 51 Poin ke 6.113

Indeks LQ45 melemah 14,3 poin (1,47%) ke level 956,2.

EKONOMI | 22 Desember 2020

Jokowi: Awal 2021 Indonesia Investment Authority Diluncurkan

INA merupakan sumber pembiayaan pembangunan yang baru dan tidak berbasis pinjaman, tetapi dalam bentuk penyertaan modal atau ekuitas.

EKONOMI | 22 Desember 2020

Rekomendasi Aksesoris Handphone Terbaik dari Brand Mars

Aksesoris handphone saat ini merupakan barang yang paling banyak diincar.

EKONOMI | 22 Desember 2020

Pusat Inovasi Digital Grab Bantu Percepat Digitalisasi UMKM

Percepatan digitalisasi bagi UMKM juga membutuhkan keterlibatan sektor swasta.

EKONOMI | 22 Desember 2020

Emas Antam Berkurang ke Rp 970.000 Per Gram

Untuk pecahan 500 gram: Rp 455,320 juta.

EKONOMI | 22 Desember 2020

Awal Perdagangan, Rupiah Melemah Seiring Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.137-Rp 14.170 per dolar AS.

EKONOMI | 22 Desember 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS